www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Bangun Jembatan Sungai Sei Siasam dan Ruas Jalintas, DPRD Rohul Terimakasih ke Gubri
 
Pilkada Serentak 2020, Meranti Daerah Rawan Kedua Setelah Kuansing di Riau
Kamis, 27 Februari 2020 - 13:36:23 WIB
Foto bersama.
Foto bersama.

SELATPANJANG - Peluncuran Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Pilkada serentak tahun 2020 dihadiri  Ketua dan anggota Bawaslu RI, juga Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof Dr KH Maaruf Amin yang sekaligus membuka secara resmi rangkaian kegiatan tersebut.

Peluncuran IKP tahun 2020, juga mengundang stakeholders, serta jajaran Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota se-Indonesia di Jakarta, Selasa (25/2/2020) lalu.

Dalam ekspos IKP yang disampaikan Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu RI, M Afifudin, STh.I M.Si, pemetaan IKP Pilkada serentak 2020 bertujuan sebagai upaya deteksi dini meminimalisir terjadinya dugaan pelanggaran pada pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.

Berdasarkan hasil penelitian Bawaslu, rata-rata penyelenggaraan Pilkada di kabupaten/kota berada dalam kategori rawan sedang. Sebab itu dibutuhkan pencegahan pelanggaran dan pengawasan penyelenggaraan Pilkada secara maksimal yang melibatkan semua pemangku kepentingan.

Dimensi-dimensi kerawanan pada tingkat kabupaten/kota memiliki skor rata-rata 51,65 yang masuk dalam kategori rawan sedang. Artinya, kerawanan Pilkada di tingkat kabupaten/kota berada pada level 4 yang berarti lebih dari setengah indikator kerawanan berpotensi terjadi.

Angka tersebut diambil dari pengukuran atas 4 dimensi dan 15 subdimensi yang
mencerminkan kerawanan penyelenggaraan Pilkada.

Adapun data acuan dilakukan penelitian yaitu Pemilu 2019 dan Pilkada terakhir, disusun dalam beberapa tahapan dari bulan Oktober tahun 2019 sampai dengan Februari 2020. Penelitian ini juga dilakukan oleh Bawaslu Kabupaten /Kota yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2020.

Tak hanya itu, menurutnya, dari hasil penyusunan IKP tahun 2020 ini juga direkomendasikan kepada Penyelenggara Pemilu, partai politik, pemerintah pusat dan daerah, Kepolisian, TNI, BIN, Ormas dan OKP dengan harapan seluruh pemangku kepentingan dapat bekerjasama dengan baik menindaklanjuti kerawanan dalam IKP tahun 2020 ini.

Romi Indra, Komisioner Bawaslu Kepulauan Meranti yang menghadiri launching IKP Pilkada 2020 mengungkapkan bahwa khusus Kabupaten Kepulauan Meranti, dimensi-dimensi kerawanan pada tingkat kabupaten termasuk dalam kategori rawan sedang. Artinya, kerawanan Pilkada berada pada level  4 dengan skor 54,75. Dari 270 kabupaten/kota dan provinsi yang melaksanakan Pilkada, Kepulauan Meranti paling rawan kedua se Riau, dan yang paling rawan di Kuansing.

Kemudian Romi menyampaikan kerawanan kategori sedang tersebut tetap dilakukan antisipasi oleh Bawaslu Kepulauan Meranti dalam rangka melakukan pencegahan pelanggaran.

"Walaupun begitu, jangan mudah terlena, karena dalam indeks kerawanan yang berkategori rawan sedang terdapat tanggung jawab menjadi lebih besar. Ada kemungkinan sebagian indikator rawan tersebut berpotensi terjadi. Jadi saya ingatkan kepada seluruh jajaran pengawas pemilu di Kabupaten Kepulauan Meranti agar terus berinovasi dalam upaya pencegahannya," jelasnya.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas dan Hubungan Lembaga ini juga menerangkan bahwa agar semua pihak  bersama Bawaslu mengawasi Pilkada dan mencegah potensi pelanggaran dimulai dari lingkungan tempat tinggalnya, khususnya pada potensi pelanggaran politik uang, netralitas ASN, pelibatan kepala desa  dan keterpenuhan hak pilih.

Karena Pilkada, menurutnya, sangat berbeda dengan Pemilu 2019. Justru pada Pilkada, sebutnya, konstelasi sosial politik di daerah lebih tinggi dibanding Pemilu karena kewenangan penyelenggarannya ada pada daerah masing - masing,  sehingga kerawanan harus mengedepankan prinsip pencegahan terlebih dahulu.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh stakeholders, agar bahu membahu bersama Bawaslu memberikan edukasi politik kepada masyarakat agar kerawanan pada Pilkada di kabupaten dapat dicegah. Karena bagaimanapun Pilkada bukan hanya tanggungjawab Bawaslu tapi menjadi tanggungjawab kita semua," katanya.

Penulis : Ali Imron
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Ilustrasi.Jelang Pilkada Kepulauan Meranti, Jumlah Pemilih Berpotensi Bertambah
Tampak Ketua KPU Inhu Yenni Mairida memonitoring kegiatan Verifikasi Faktual PPS di Kecamatan Lirik, Inhu.Mulai Hari Ini, 582 Panitia PPS Inhu Verifikasi Faktual Paslon NURANI dan RAJUT
Bawaslu.Bawaslu Ungkap Lima Tantangan Dalam Pilkada Serentak 2020
  Said Hasyim.Meskipun Mundur Sebagai Kader, Said Hasyim Masih Berharap Dukungan Partai PAN
Tim Gakkumdu Kepulauan Meranti yang terdiri dari pihak Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan sedang melakukan rapat untuk memetakan potensi kerawanan PilkadaBentuk Patroli Siber, Bawaslu Kepulauan Meranti Bakal Polisikan Black Campaign di Medsos
Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti, SamsurizalMeski Anggarkan untuk APD Rp300 Juta, Bawaslu Meranti Tak Minta Tambahan Dana

 
Berita Lainnya :
  • Bangun Jembatan Sungai Sei Siasam dan Ruas Jalintas, DPRD Rohul Terimakasih ke Gubri
  • XL Axiata Dukung Wujudkan Kota Bengkulu Menjadi Smart City
  • Besok, PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Sebagian Wilayah Inhu
  • Dari 1.582 Desa/Kelurahan di Riau, Baru 518 Miliki Perpustakaan Sendiri
  • Mengenang 25 Tahun Tragedi Pembantaian 8.000 Muslim Bosnia oleh Serbia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    PPP Serahkan Dukungan kepada Alfedri
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved