www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Warga Positif Nihil, OPD di Rohul Meningkat Dipicu Masih Pulang- Perginya Pelajar Sekolah ke Kampung Halaman
 
Akankah Politik Identitas Masih Berlanjut di Pilkada 2020?
Selasa, 21/01/2020 - 21:49:26 WIB
Politik Identitas.
Politik Identitas.

Penggunaan politik identitas yang berlabel agama di Indonesia sesungguhnya telah digunakan sejak lama. Politik identitas biasa digunakan untuk menarik kelompok masyarakat mayoritas untuk kepentingan politik.

Penggunaan politik identitas sebenarnya jamak dilakukan partai politik. Namun, ketika itu tidak berlebihan seperti yang terjadi saat ini. Penggunaan politik identitas yang berlabelkan agama telah menyebabkan persoalan toleransi dan kemajemukan menjadi terganggu. Terutama di saat menjelang dan pasca pesta demokrasi seperti Pilkada.

Persoalan toleransi dan kemajemukan masih menjadi tantangan bersama. Semuanya sebagai akibat berlebihannya penggunaan politik identitas. Di Indonesia sendiri sampai dengan saat ini ada kelompok anti pluralisme yang berbasis macam-macam. Mulai dari berbasis ideologi, etnis, agama, dan lain sebagainya.

Ada banyak kelompok yang tidak suka pluralisme, begitu juga sebaliknya. Padahal pluralisme tidak sekedar toleransi, melainkan proses pencarian pemahaman untuk menembus batas perbedaan.

Dijelaskan, pluralitas merupakan nama lain dari kemajemukan, keanekaragaman dan bersifat alami. Sedangkan pluralisme merupakan proses pergumulan yang bertujuan menciptakan sebuah masyarakat bersama yang dibangun atas dasar pluralitas atau kebhinekaan.

Ke depannya, seiring dengan merebaknya sejumlah kelompok agama intoleran, militan dan konservatif dari berbagai elemen masyarakat, maka semua pihak perlu meningkatkan intensitas pertemuan dan dialog antaragama dan antar kelompok.

Semua untuk mewujudkan, merawat, dan menjaga kemajemukan masyarakat, toleransi agama, dan perdamaian bangsa. Jika tidak, maka sulit menciptakan kondisi tersebut.
Seperti diketahui, sebanyak 270 daerah akan menggelar Pilkada 2020, baik itu pemilihan gubernur, walikota, maupun bupati. Jika dirinci sembilan provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota yang akan mengikuti pilkada serentak.

Pendaftaran calon gubernur akan dilaksanakan pada Februari 2020. Sedangkan pendaftaran calon bupati dan walikota akan dimulai Maret 2020.

Kampanye Pilkada serentak para kandidat dimulai pada 1 Juli hingga 19 September 2020 dengan durasi 81 hari. Kemudian, tahapan pemungutan suara Pilkada akan dilaksanakan pada September 2020.

Semua pihak mesti berperan aktif untuk mengantisipasi polarisasi masyarakat karena Pilkada 2020. Khususnya, pada media sosial, yang memungkinkan setiap orang membuat konten sesuai kehendaknya masing-masing.

Kampanye hitam atau negatif yang berpotensi memecah belah masyarakat, harus dilawan, caranya dengan membuat kampanye-kampanye positif. Kemudian, politik identitas, politisasi SARA juga diduga masih akan menjadi ancaman pada Pilkada 2020.(rilis)

Penulis: Zikmal Puadi, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, Universitas Abdurrab.


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Berseri.12 Tim Millenial Siap Menangkan Pasangan 'Berseri'
Politik Identitas.Akankah Politik Identitas Masih Berlanjut di Pilkada 2020?
Penangkapan Wahyu oleh KPK.Pasca Penangkapan Wahyu oleh KPK, Kredibilitas KPU Diragukan Jelang Pilkada 2020
   Bimtek pengawasan di Kecamatan se- KuansingBawaslu Riau Motivasi Panwascam Kuansing Jelang Tahap Pencalonan Bupati dan Wakil Bupati
Ketua KPU Rohul ElfnedriMasa Jabatan Kepala Daerah Hasil Pilkada Tahun 2020 hanya 3 Tahun 8 Bulan
Pilkada 2020.KPU Riau Gelar Bimtek Simulasi Pencalonan Perseorangan Pilkada 2020

 
Berita Lainnya :
  • Warga Positif Nihil, OPD di Rohul Meningkat Dipicu Masih Pulang- Perginya Pelajar Sekolah ke Kampung Halaman
  • Ali Suseno Lakukan Penyemprotan Disinfektan ke Tempat Ibadah Cegah Covid-19
  • Di Pelalawan ODP Capai 195 Orang dan PDP 3 Orang
  • Gubri Berharap Pandemi Corona Berakhir Sebelum Lebaran
  • Antisipasi Covid-19, Dispusip Kota Pekanbaru Buka Layanan Pustaka Online
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Warga Riau Protes Tak Dapat Hak Suara
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved