www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Akibat Abrasi, 4 Pulau di Riau Terancam Tenggelam
 
Ramadan untuk Redam Efek Pilpres 2019
Senin, 06 Mei 2019 - 14:07:16 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Oleh: Nur Halimah Lubis*

WALAU Bulan Ramadan telah masuk hari pertama, namun tampaknya ketegangan pasca Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 belum mereda akibat perbedaan pilihan pada 17 April 2019 kemarin.

Pro dan kontra antar masing-masing pendukung kubu 01 Jokowi-Maruf dan kubu 02 Prabowo-Sandi tampaknya masih terus berlanjut.

Kemarin, hasil dari quick count yang dirilis sejumlah lembaga dan dipublikasikan oleh stasiun TV dan media lainnya, menunjukkan pasangan Jokowi – Maruf memperoleh kemenangan atas pasangan Prabowo – Sandi dengan kisaran angka 55% banding 45%.

Hal ini juga memberi efek tak sedikit dan seakan semakin menambah perbedaan pandangan masing-masing pendukung.

Pengumuman kemenangan yang dilakukan oleh kedua kubu juga semakin memperuncing ketegangan. Ditambah lagi dengan banyaknya berita – berita di media sosial (medsos) yang tersebar dalam hal memojokkan salah satu kubu. Belum lagi berita bohong alias hoax yang terebar kemana-mana. Lengkap sudah, seperti menambahkan minyak tanah yang kian mahal, ke dalam api yang berkobar.

Tudingan dan kecurigaan pun terlontar kian liar, masyarakat kubu 'bodo amat' yang awalnya apatis dengan 'perang politik' ini mulai ikut-ikutan panik.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) selama April 2019 mencatat 209 hoax berasal dari kategori politik.

Hoax politik yang dimaksud antara lain berupa kabar bohong yang menyerang capres-cawapres, parpol peserta pemilu, dan KPU serta Bawaslu. 

"Dari 486 hoax selama April 2019 tersebut, terdapat 209 hoax kategori politik," kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo Ferdinandus Setu dalam keterangan tertulis, Rabu (1/5/2019) di detik.com.

Lantas sebagai pengamat, bagaimana kita menyikapi hal tersebut ? Memang beragam angel berita perihal Pilpres dapat kita lihat dimana – mana. Mulai dari protes, saling klaim, tudingan kecurangan, pembelaan diri, dan klarifikasi - klarifikasi dari pihak penyelanggara Pemilu sendiri. Begitu juga fakta-fakta yang disajikan para pengawas Pemilu.

Sebagai warga awam, kita tidak tahu mana berita yang benar dan mana yang tidak. Kita juga tidak tahu pasti apakah ada keperpihakan dalam berita yang tersebar ataupun tidak. Yang jelasnya, kita masih menunggu kepastian hasil Pemilu bulan kemarin.

Namun perlu dicatat, kita saat ini dimudahkan dengan begitu banyak akses ke informasi publik. Kemudahan teknologi dan internet yang available buat semua kaum dan rentang usia jadi alasan kita harus lebih jeli.

Gunakan semua sumber daya itu untuk menyaring informasi di lapangan. Pilah mana yang fakta dan bukan. Teliti menerima bukti. Gunakan hal yang paling dasar yang telah diberikan Tuhan, yaitu nalar sebagai manusia. Ini juga yang seharusnya dijalankan para pendukung masing-masing kubu. Terlebih lagi di Ramadan yang karim ini. Harusnya lebih sellow. Layaknya memperbanyak tabayyun. Kurang-kurangi suudzon.

Kembali lagi, kemenangan bagi salah satu calon pada Pilpres ini jelas belum dipastikan. Namun 'keributan' antar masing-masing pendukung sepertinya memang akan terus menajam. Terlebih di jagad maya. Jika tidak ada solusi cepat, bisa saja persatuan Indonesia terancam nantinya. Bisa mulai dari medsos saja, lalu meluas dan keluar ke dunia nyata kita.

Menghindari hat tersebut, kedua pasang calon presiden, yakni Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi diharapkan dapat menenangkan antusiasme pendukungnya masing-masing. Ramadan ini sepertinya jadi momen yang baik, yang tepat untuk memulai. Pakai keberkahan Ramadan untuk tenangkan gejolak Pilpres 2019.

Bapak Jokowi dan Bapak Prabowo yang terhormat sebaiknya cepat-cepat mengajak pendukungnya menjadi warga yang lebih bijak, yang mau adem sembari menunggu hasil kerja KPU dengan kepastian yang mutlak.

Kedua bapak hebat ini harusnya berpesan di stasiun TV dan media lainnya: "Siapapun yang kalian dukung, kalian tetap warga Indonesia yang berada dalam naungan Pancasila. Sama seperti kami berdua. Jadi mari sama-sama tetap kita jaga Kebhinekaan dengan perdamaian. Mari kita jalani Ramadan sebaik-baiknya. Menenangkan diri usai masa-masa Pilpres."

Harapannya, kedua putra hebat bangsa itu mengungkapkan imbauan di atas. Harapannya lagi, sisa masa Pilpres ini bisa jadi betul-betul adem dan berkah hingga pemenang ditentukan dan Lebaran jadi tujuan fitrah semua. (*)

*)Mahasiswa Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Padangsidimpuan


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Tim Kuasa Hukum Prabowo saat Sidang di MK beberapa waktu lalu.Sidang Pilpres Kembali Digelar Hari Ini, 4 Kontainer Bukti Pamungkas Prabowo Tiba di MK
Prabowo-Sandi UnoRekapitulasi KPU: Prabowo Menang di 12 Kabupaten/Kota di Riau
IlustrasiRamadan untuk Redam Efek Pilpres 2019
  Prabowo SubiantoHari Ini, Prabowo Ajukan Gugatan Pilpres ke MK
IlustrasiPetugas Pemilu Meninggal di Riau 13 Orang, KPU Minta yang Masih Bertugas Jaga Kesehatan
Jokowi vs Prabowo.Data Masuk KPU 67%: Jokowi-Amin Unggul 13 Juta Suara dari Prabowo-Sandi

 
Berita Lainnya :
  • Akibat Abrasi, 4 Pulau di Riau Terancam Tenggelam
  • SKK Migas dan KKKS Serahkan Paket Sembako ke PWI Riau
  • Gagasan Webinar Komunikasi Kesehatan: Kreativitas, Sesuaikan Aktor hingga Gunakan Pantun
  • Direktur PT DSI Ditetapkan Sebagai Tersangka Pembakar Lahan di Riau
  • Soal Petugas PPDP Reaktif Rapid Test, KPU Bengkalis Tunggu Hasil Swab
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    PPP Serahkan Dukungan kepada Alfedri
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved