www.halloriau.com
Politik
BREAKING NEWS :
Pemkab Siak Siapkan Anggaran untuk Hadapi New Normal
 
Dua Kali Jokowi Kalah di Banten, Kinerja TKD Dipertanyakan
Sabtu, 20 April 2019 - 11:53:01 WIB
Joko Widodo dan Maaruf Amin
Joko Widodo dan Maaruf Amin

JAKARTA - Kinerja Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Maruf Amin di Banten dipertanyakan. Lantaran, Jokowi dua kali kalah dalam helatan Pilpres 2019 dengan rival yang sama di Pilpres 2014. Bahkan, raihan suara Jokowi-Kyai Ma'ruf pada Pemilu 2019, diperkirakan anjlok dibandingkan 2014 lalu.

Saat Pemilu 2014 lalu, Prabowo yang berpasangan dengan Hatta Rajasa mendapatkan 3.192.671 suara atau 57,10 persen. Sedangkan Jokowi-JK mendapatkan 2.398.631 suara atau 42,90 persen.

"Seharusnya TKD lebih militan dalam memperjuangkan Paslon Jokowi-Kai Ma’ruf, bukan relawan yang jauh lebih militan," kata Leo Agustino, Pengamat politik dari Untirta Banten, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Sabtu, 20 April 2019.

Leo mengamati secara langsung di lapangan bagaimana kinerja relawan dan mesin partai politik (parpol) bekerja.

Militansi dan soliditas relawan jauh lebih unggul dibandingkan parpol, yang memiliki modal finansial lebih mapan. "Selain itu, saya menilai TKD kurang berhasil bekerja sebagai tim yang solid," terangnya seperti dikutip dari Viva.co.

Kekalahan Jokowi kedua kalinya di Banten merupakan pengulangan Pilpres 2014. Meski Jokowi berkali-kali datang ke Banten, namun tidak memberikan efek positif dalam raihan suara pilpres.

Begitupun para caleg partai koalisi pada saat awal kampanye tidak berani memasang foto bersama Jokowi-Ma'ruf Amien. Mereka khawatir dengan isu negatif yang melekat pada Jokowi berpotensi menggerus suara para caleg.

"Celakanya isu itu kurang mendapat perhatian TKD, sehingga minim counter terhadap isu-isu miring," jelasnya.

Sebelumnya Ketua TKD Banten Asep Rahmatullah mengakui kekalahan Jokowi-Ma'ruf Amin atas Prabowo-Sandi di Banten. Ia sedang menganalisis penyebab kekalahan dan faktor Ma'ruf Amin yang tak sanggup mendongkrak suara Jokowi Banten. Padahal, Ma'ruf Amin  asli Banten.

"Bayangkan saja, pengaruh Kiai Ma'ruf Amien saja tidak bisa mengubah posisi itu. Dan ini biasanya di kalangan macam apa ya," ujarnya.

Politikus PDIP ini lantas mengkambinghitamkan warga Bumi Jawara itu yang dinilainya memiliki pola pikir dan kejiwaan berbeda dalam menentukan pilihan capres dan cawapres. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiAnak Jokowi-Ma'ruf Ikut Pencalonan Pilkada Disebut Bakal Lemahkan Parpol
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Wakil Ketua Umum Gerindra Edhy Prabowo menyambangi Istana Negara, Jakarta, senin (21/10/2019) Prabowo Benarkan akan Bantu Presiden di Bidang Pertahanan, Jadi Menhan?
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Sohibul ImanPKS Siap Jadi Satu-satunya Partai Oposisi di Pemerintahan Jokowi
  Rakornas PKS.PKS Putuskan Jadi Oposisi di Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani Gerindra Jadi Masuk Koalisi Jokowi atau Tidak Ditentukan Prabowo
Jokowi dan Prabowo selfie bareng. FOTO: Merdekacom.Prabowo Pastikan Hadir di Pelantikan Jokowi, Mesra

 
Berita Lainnya :
  • Pemkab Siak Siapkan Anggaran untuk Hadapi New Normal
  • Bertambah 13 Pasien dari Kota Padang, Positif Corona di Sumbar Capai 607 Kasus
  • Data Penerima Masih Proses Verifikasi, Insentif Covid-19 Nakes di Riau Belum Cair
  • Salon Akan Dibuka Saat New Normal, Berikut Sejumlah Protokol yang Harus Diketahui
  • PGN Tandatangani Komitmen Kebijakan Penetapan Harga Gas dengan Pelanggan Industri Tertentu Permen ESDM 8/2020
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Warga Riau Protes Tak Dapat Hak Suara
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved