www.halloriau.com  
Politik
BREAKING NEWS :
Ketua Timsel Sebut Akan Segera Umumkan Nama Dirut dan Dewan Pengawas PDRHJ
 
Terciduk saat Beraksi, Ini Tampang Pelaku Perusak Baliho SBY di Pekanbaru
Minggu, 16/12/2018 - 05:58:32 WIB
Heryd Swanto (22) terduga pelaku perusakan atribut Partai Demokrat.
Heryd Swanto (22) terduga pelaku perusakan atribut Partai Demokrat.
TERKAIT:

PEKANBARU - Terduga pelaku perusak baliho penyambutan SBY hingga antribut Partai Demokrat (PD) di Pekanbaru, Riau, telah diamankan polisi. Pemuda ini bernama Heryd Swanto (22).

Heryd Swanto (22) diamankan di Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12) sekitar pukul 01.45 WIB. Dari lokasi polisi menyita sejumlah barang bukti berupa tiang bambu dan kayu, potongan sobekan baliho dan pisau cutter.

Saat itu saksi Donal Zakirman sedang melaju menggunakan sepeda motor di SPBU Sudirman mengarah ke Bandara. Donal melihat Heryd Swanto sedang memanjat baliho dan merobeknya menggunakan pisau cutter. 

Melihat itu, Donal pun langsung berteriak. Heryd Swanto kemudian lompat dan kabur. Dia sempat terjatuh sebelum akhirnya berhasil lari menyebrang. 

Donal pun melakukan pengejaran dan menangkap Heryd Swanto. Dia kemudian membawa terduga pelaku perusakan atribut PD itu ke Hotel Pangeran tempat Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan petinggi PD lainnya menginap. Di lokasi, Donal menyerahkan terduga pelaku kepada Sekjen DPD PD Provinsi Riau Edi A Muhammad Yatim.

Dalam video yang tersebar, Heryd Swanto nampak mengenakan kaos warna hitam ini duduk di jalan usai diamankan. Dia dikelilingi para kader Demokrat yang menginterograsi.

Ketika ditanya para kader PD, Heryd Swanto mengaku disuruh seseorang dari PDIP. "Budi namanya bang, Budi Utoyo panggilannya bang. Dia orang-orang suruhan PDI juga pak," katanya memelas.

Beberapa tamparan mendarat ke pipi pemuda ini saat diinterogasi. Di hadapan para kader PD, dia mengaku ada 35 orang yang diperintahkan bekerja untuk merusak baliho, spanduk, dan bendara PD.

"Baru malam ini pak. Saya baru bergerak malam ini," kata Heryd Swanto saat ditanya kapan dirinya mulai melakukan perusakan.

Ketua DPD PD Riau Asri Auzar mengatakan, Heryd Swanto kemudian diserahkan ke polisi. Dia mengatakan, PD berharap polisi mengusut tuntas kasus tersebut dan meringkus dalangnya.

"Iya itu kan sudah viral dan pengakuannya dia lah yang merusak. Pelaku ini sudah kita serahkan ke pihak kepolisian untuk dilakukan pengusutan. Tidak hanya sampai di situ kami berharap dalang di balik kasus ini, yang menyuruh, juga harus diusut. Kan sudah itu dia ngomong sendiri seperti itu," kata Asri saat dihubungi, ditulis detik.com, Sabtu (15/12/2018).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, saat ini terduga pelaku masih diperiksa intensif. Saat ditanya soal pengakuan terduga pelaku yang menyebut dirinya disuruh orang dari PDIP merusak atribut PD, Dedi belum mau berkomentar. 

"Belum tahu, sudah diperiksa, nanti hasilnya akan disampaikan," ujarnya, Sabtu (15/12/2018). (*)





Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Ketua Timsel Sebut Akan Segera Umumkan Nama Dirut dan Dewan Pengawas PDRHJ
  • Disambut Wabup, 436 Rombongan Jemaah Haji Inhil Tiba di Kampung Halaman
  • 50 Pemuda dan Pemudi di Meranti Akan Ikut Studi di STIP Jakarta
  • Lantai Dua Pasar Modern Akan Dijadikan Sentra Penjualan Produk UMKM
  • Kementerian LHK Gelar Pertemuan Rakyat untuk Konsolidasi terhadap TORA
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Potret Lensa
    Warga Riau Protes Tak Dapat Hak Suara
     
     
    Eksekutif : Pemprov RiauPekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved