ROHUL - SMAN 2 Ujung Batu mencatat sejarah baru di Kabupaten Rokan Hulu dengan menggelar pelatihan Digital Art atau menggambar secara digital untuk pertama kalinya. Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam mendukung pengembangan bakat dan kreativitas siswa, khususnya di bidang seni digital dan industri kreatif.
Pelatihan tersebut digelar sebagai persiapan menghadapi ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), terutama pada cabang lomba Komik Digital dan Desain. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan yang menghadirkan ilustrator sekaligus content creator, Dhany Pramata atau yang akrab disapa Bang Dhan.
Dalam materinya, Bang Dhan memperkenalkan dunia Digital Art sekaligus membuka wawasan siswa mengenai peluang kerja di industri kreatif yang kini semakin berkembang.
“Pada FLS3N ada cabang lomba Komik Digital dan Desain. Hari ini kita belajar bersama mengenal dunia Digital Art sekaligus melihat peluang kerja di industri kreatif. Untuk Kabupaten Rokan Hulu sendiri, ini pertama kalinya pelatihan seperti ini diadakan dan SMAN 2 Ujung Batu menjadi sekolah pertama yang menggelarnya,” ujar Bang Dhan.
Kepala SMAN 2 Ujung Batu, Eni Rosa, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemateri yang telah bersedia berbagi ilmu kepada para siswa. Ia berharap pelatihan ini mampu melahirkan siswa berprestasi yang nantinya dapat mewakili Kabupaten Rokan Hulu di ajang FLS3N tingkat provinsi hingga nasional.
“Kami sangat berterima kasih karena para siswa bisa belajar langsung menggambar secara digital dari ahlinya. Harapan kami, tahun depan sekolah ini bisa mewakili Kabupaten Rokan Hulu pada lomba FLS3N, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkap Eni Rosa kepada halloriau.com.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Risna Suryani, menegaskan komitmen sekolah dalam mendukung berbagai kegiatan positif yang mampu mengembangkan bakat dan minat siswa.
“Sekolah selalu siap mendukung program yang berdampak pada perkembangan bakat dan minat siswa. Setiap tahun kami rutin melakukan observasi dan penyaringan bakat siswa agar kegiatan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan mereka,” jelasnya.
Antusiasme juga datang dari para peserta pelatihan. Salah seorang siswa, Lailatul Hilya, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan tersebut karena mendapatkan pengalaman baru sekaligus wawasan tentang peluang karier di bidang seni digital.
“Saya sangat puas dengan pelatihan ini karena bisa belajar langsung dengan orang yang memang ahli di bidangnya. Ternyata dunia komik digital juga punya peluang kerja yang besar di industri kreatif,” katanya.
Pembina OSIS SMAN 2 Ujung Batu, Reno Umaron, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan sekolah terhadap siswa yang memiliki minat di bidang menggambar dan seni digital.
“Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan sekolah terhadap siswa yang hobi menggambar. Ke depan, hasil pelatihan ini akan terus kami pantau untuk memastikan kesiapan siswa menghadapi lomba FLS3N nantinya,” tutup Reno.