www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Raih Gelar Doktor di Hongaria, Dosen UIR Teliti Tata Kelola Kolaboratif Penanggulangan Karhutla
Minggu, 13 April 2025 - 15:58:25 WIB
Agung Wicaksono, baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Doctoral School of International Relations and Political Science, Corvinus University of Budapest (foto/yuni)
Agung Wicaksono, baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Doctoral School of International Relations and Political Science, Corvinus University of Budapest (foto/yuni)

PEKANBARU - Agung Wicaksono, SIP, MPA, PhD baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Doctoral School of International Relations and Political Science, Corvinus University of Budapest, Hongaria.

Dosen Program Studi (Prodi) Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Islam Riau (UIR) itu menuntaskan pendidikan doktor di usia 30 tahun.

Dirinya fokus melakukan riset pada pendekatan kolaboratif dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Indonesia.

Dalam disertasinya yang berjudul "Forging a Fire-Free Future: Examining Collaborative Governance Approaches to Tackle Forest and Land Fires in Indonesia,", Agung menelaah dinamika tata kelola lintas pemangku kepentingan dalam upaya mengurangi risiko dan dampak Karhutla.

Ia menjelaskan bahwa bentuk kolaborasi mulai terstruktur sejak tahun 2016, setelah peristiwa kebakaran besar pada tahun 2015 yang menghanguskan sekitar 2,6 juta hektar lahan dan menyebabkan krisis asap lintas negara.

"Salah satu titik penting setelah 2015 adalah dibentuknya Badan Restorasi Gambut (BRG), yang kini menjadi BRGM, sebagai upaya menyelesaikan persoalan di tingkat hulu, yaitu kerusakan ekosistem gambut," jelas Agung.

Ia juga menyoroti penguatan sistem pemantauan seperti Sipongi, integrasi lintas lembaga, serta keterlibatan aparat keamanan hingga ke desa-desa rawan.

Meski demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan dalam pelaksanaan kolaborasi tersebut. Beberapa di antaranya adalah rendahnya kapasitas dan pemahaman para aktor lokal, keterbatasan sumber daya keuangan, serta lemahnya akuntabilitas dan transparansi.

Selain itu, persoalan di luar skema kolaborasi seperti lemahnya penegakan hukum dan masih maraknya korupsi di sektor kehutanan turut memperumit penanganan karhutla.

Agung mengajukan lima rekomendasi utama untuk memperkuat tata kelola kolaboratif, diantaranya pemberian insentif kepada petani dan perusahaan untuk mendorong praktik pertanian berkelanjutan, penerapan sanksi yang adil dan proporsional terhadap pelanggaran.

Kemudian penguatan kelembagaan penegakan hukum dengan peningkatan kapasitas dan transparansi, konsolidasi regulasi dari tingkat pusat hingga daerah agar tidak tumpang tindih serta pelatihan teknis dan pemberian apresiasi bagi aktor-aktor yang berkontribusi aktif dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

"Insentif dan sanksi harus dirancang secara seimbang agar mendorong perilaku yang berkelanjutan, bukan semata responsif. Kolaborasi hanya akan efektif jika didukung tata kelola yang kuat dan adil," ujarnya.

Di luar aktivitas akademik, Agung aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Ketua PPI Hongaria (2021), Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Budapest (2024), dan saat ini menjabat sebagai Sekretaris Umum KAHMI Eropa Raya periode 2022–2027.

Ia berharap riset ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kebijakan publik, khususnya dalam penanggulangan karhutla yang berkelanjutan di Indonesia.

Penulis: Yuni

Editor: Riki



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Ketua DPW Aliansi Merah Putih, Eko Wibowo (foto/ist)Seleksi CPNS 2027, Pemerintah Pusat Diharapkan Beri Afirmasi Usia Guru PPPK Penuh Waktu
Ist.BKawan BRK Syariah Dekatkan Layanan Keuangan ke Masyarakat Kepulauan Karimun
Tersangka SS saat diamankan di Mapolres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Diduga 4 Kali Cabuli Bocah, Seorang Karyawan di Pangkalan Kuras Dibui
Wakil Bupati Pelalawan, Husni Thamrin meninjau kesiapan personel Satlantas Polres Pelalawan.(foto: andi/halloriau.com)Bukan Sekadar Tilang, Ini Fokus Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 di Pelalawan
Tim FP GCN RPP melakukan pelatihan cara penggunaan dan jenis-jenis APAR serta pembuatan jalur evakuasi darurat kepada Tenaga Pengajar dan Peserta Didik SDN 02 Desa Kudap.GCN Latih Guru SDN 02 Kudap Gunakan APAR untuk Antisipasi Kebakaran
  Skuad PSPS Pekanbaru.(foto: mcr)PSPS Pekanbaru Gugat Denda Rp20 Juta dari PSSI, Ini Alasan Keberatannya
Marc Marquez.(foto: int)Marc Marquez Unggul 10 Poin, Tardozzi Ingatkan Ancaman Martin dan Bezzecchi
Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri.(foto: int)Jalan Rusak dan Banjir Prioritas APBD Pekanbaru 2027, Ini Program Lain yang Disiapkan
Sebaran titik panas di Sumatera sore ini.(foto: infografis/halloriau.com)Hujan Seharian, Riau Nihil Hotspot! BMKG Catat 108 Titik Panas di Sumatera Sore Ini
Honda Bikers Day 2026 di Ambarawa diikuti 32.214 bikers dari seluruh Indonesia. 32.214 Bikers Honda Satukan Semangat Persaudaraan dalam Honda Bikers Day 2026
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan LKJ Raja Ali Kelana 2026
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved