www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Cara Cek NIK Sudah Padan dengan NPWP atau Belum
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


250 Siswa SMAN 1 Kerumutan Belajar Simulasi Pencegahan Karhutla dari PT Arara Abadi
Minggu, 01 Oktober 2023 - 10:50:22 WIB

PELALAWAN - Dalam mengantisipasi musim kemarau dan memberikan pengetahuan tentang pencegahan dan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Riau kepada anak-nak sekolah, PT Arara Abadi Distrik Malako yang merupakan salah satu unit usaha Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas melakukan sosialisasi bahaya serta simulasi pencegahan Karhutla di SMAN 1 Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Kamis (21/9/2023).

Sekitar 250 siswa kelas XII dan guru-guru SMAN 1 Kerumutan ikut hadir dalam sosialisasi dan simulasi ini, turut hadir Wakil Kepala Sekolah SMAN 1 Kerumutan Cung Afandi SPd juga guru-guru serta dari Humas PT Arara Abadi Distrik Malako Zul Heri SH, Operasional Team FOM (Fire Operasional Management) PT Arara Abadi Koesnadi dan Jhon Pasaribu, beserta & Team RPK (Regu Pemadam Kebakaran) Distrik Malako.

Terlihat anak-anak SMAN 1 Kerumutan sangat antusias mengikuti sosialisasi bahaya karhutla dan simulasi pencegahan Karhutla yang dilaksanakan di salah satu Gedung pertemuan/kelas serta prakteknya dilaksanakan dilapangan halaman sekolah SMAN 1 Kerumutan.

Dalam kesempatan itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1, Cung Afandi menyampaikan terimakasih kepada PT Arara Abadi dan mengapresiasi kegiatan yang di lakukan ini.

"Saya ucapkan terimakasih kepada PT arara abadi yang telah melakukan kegiatan sosialisasi bahaya karhutla ini, kegiatan ini baru pertama kali diadakan dan merupakan pembelajaran yang sangat luar biasa bagi seluruh pelajar atau siswa SMAN 1 kerumutan," kata Cung Afandi.

"Saya berharap tertanam kesadaran terhadap bahaya Karhutla pada generasi muda para pelajar khususnya di wilayah kecamatan kerumutan, dan umumnya pada pelajar dan masyarakat," sambungnya.