Pendidikan
BREAKING NEWS :
DP2KBP3A Rohil Buka Bimtek Konvensi Hak Anak, Peserta Dibagi Dua
 
Sekolah di Pekanbaru Terapkan Kurikulum Darurat
Senin, 14 September 2020 - 11:17:28 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PEKANBARU - Sekolah-sekolah di Pekanbaru mulai menerapkan kurikulum darurat dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Langkah itu dilakukan karena Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru hingga saat ini belum memberikan izin sekolah tatap muka.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas mengatakan, saat ini sekolah sudah menerapkan kurikulum darurat dalam proses PJJ.

Dalam kurikulum darurat tidak semua muatan pelajaran yang ada pada Kurikulum 2013 (K-13) diberikan kepada siswa. Ada pengurangan muatan pelajaran atau penyederhanaan kompetensi dasar untuk setiap mata pelajaran.

"Pihak sekolah diberi kebebasan untuk memilih sendiri capaian kurikulumnya. Di antaranya bisa menyesuiakan dengan target Kurikulum 13 yang ada. Saat ini sekolah sudah menerapkan itu pada tahun ajaran ini," jelas Ismardi, Minggu (13/9/2020).

Ismardi mengatakan, selain bisa menggunakan kurikulum darurat pihak sekolah bisa memilih pengurangan muatan pelajaran sesuai dengan kemauan sekolah masing-masing. Namun tetap merujuk pada Kurikulum 2013.

"Pengurangan muatan pelajaran dapat mencapai 20-40 persen dari masing-masing mata pelajaran," sebutnya.

Masih kata Ismardi, penerapan kurikulum darurat sesuai dengan rujukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI terkait proses belajar mengajar dalam masa pandemi Covid-19. Aktivitas belajar mengajar saat ini dipindahkan ke rumah masing-masing.

Menurutnya, kurikulum darurat ini meringankan siswa. Karena proses belajar tidak tatap muka, maka dilakukan penyederhanaan kompetensi dasar pada setiap mata pelajaran.

Untuk rencana sekolah tatap muka sekali seminggu di Pekanbaru harus ditunda. Penundaan hingga Kota Pekanbaru kembali ke zona kuning atau dengan tingkat rasio penularan Covid-19 rendah.

Meskipun tidak ada aktivitas siswa belajar tatap muka, sekolah tetap harus buka untuk operasional sekolah. Dibanding hari biasa, aktifitas di sekolah saat ini hanya tinggal 25 persen.

Penulis : Novi Kawandi
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Dr. H. Syafriadi, S.H., M.HAda Berita Satu Keluarga Kaprodi Positif Covid-19, UIR Beri Tanggapan
IlustrasiDua Kepala Sekolah di Pekanbaru Positif Covid-19, Belajar Tanpa Tatap Muka Diperpanjang
Wakil Walikota Pekanbaru Ayat CahyadiSolusi Pendidikan Masa Pandemi Covid-19, Pemko Pekanbaru Terapkan Kurikukum Darurat
  IlustrasiSekolah di Pekanbaru Terapkan Kurikulum Darurat
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir di salah satu sekolah.Selain Kecamatan Tebingtinggi, Bupati Irwan Izinkan Belajar Tatap Muka untuk Sekolah Dasar
Sekolah di Wuhan akan dibuka lagi.Besok, Seluruh Sekolah di Wuhan Serentak Dibuka Lagi

 
Berita Lainnya :
  • DP2KBP3A Rohil Buka Bimtek Konvensi Hak Anak, Peserta Dibagi Dua
  • Merasa Bersalah Adik Tirinya Menangis, Remaja 14 Tahun Gantung Diri
  • Wabup Kuansing Non Aktif yang Juga Calon Bupati Terkonfirmasi Positif Corona
  • STOP! Jangan Sebar Data Pribadi Pasien Covid-19
  • Startup Bitcoin Ini Kerjasama dengan Perusahaan BUMN untuk Terapkan Prototype Kliring di Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Wagubri Buka Pelatihan Jurnalistik Sekolah di SMAN 1 Pekanbaru
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved