Pendidikan
BREAKING NEWS :
Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
 
Rombongan Guru di Meranti Ini Pertaruhkan Nyawa Demi Beri Ilmu ke Murid-muridnya, Jatuh sudah Biasa
Minggu, 30 Agustus 2020 - 20:25:45 WIB
Seorang guru sekolah dasar negeri 10 Lukun di Dusun Keridi Desa Batin Suir yang terjatuh saat melewati jembatan yang lapuk.
Seorang guru sekolah dasar negeri 10 Lukun di Dusun Keridi Desa Batin Suir yang terjatuh saat melewati jembatan yang lapuk.

SELATPANJANG - Rombongan yang terdiri dari 5 orang guru di Kepulauan Meranti ini rela pertaruhkan keselamatannya untuk memberi ilmu pada murid-muridnya.

Bagaimana tidak, sejak pagi hari mereka para guru pegawai negeri dan honorer daerah ini harus berjibaku menembus derasnya arus sungai dengan menggunakan perahu mungil yang bermesin dan menahan dinginnya udara pagi yang menusuk kulit.

Aktivitas membahayakan menyeberangi sungai berarus deras sudah dilakukan sudah beberapa tahun lalu.

Setelah mengarungi sungai Suir yang panjang, perahu kecil yang dikemudikan oleh kepala sekolah itu sendiri kembali menyusuri anak sungai yang bernama Batang Buah, hambatan tidak sampai disitu, terkadang mereka harus menunggu air permukaan sungai naik, karena jika tidak perahu mereka akan sangkut karena dangkalnya dasar sungai.

Hambatan perjalanan menuju sekolah tempat mendidik anak anak suku Akit tidak sampai disitu, setelah menyusuri sungai yang ditempuh selama 1 jam perjalanan panjang sejauh 20 KM  panjangnya membelah hutan mangrove. Jalan yang dilalui pun becek dan berlumpur membenamkan hingga di atas mata kaki.

Agar bisa melewati jalan tersebut, mereka juga harus melepas sepatu dan menyingsingkan celana mereka hingga ke lutut.

Sekolah Dasar Negeri 10 Lukun yang terletak di Dusun Keridi Desa Batin Suir, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kabupaten Kepulauan Meranti ini hanya bisa dilalui jalur sungai, ini merupakan sekolah satu satunya yang ada di desa tersebut.

Tak jarang mereka sering jatuh, dan saat hari pasang laut naik membanjiri jalan tanah tersebut, mereka juga harus mengarungi air. Mereka juga harus berpacu dengan waktu agar tidak  terlambat sampai ke sekolah.

Lismayani merupakan salah satu potret  guru sekolah dasar yang bertugas di desa terpencil tersebut.

Setiap hari dia menempuh jalan sepanjang puluhan kilo meter dengan berjalan kaki di jalan tanah yang berlumpur.

Walaupun honornya hanya tidak seberapa setiap bulannya, namun ia iklhas menjalaninya.

"Kalau dipikir-pikir dan dihitung gaji segitu tidak cukup dengan jarak tempuh sekolah yang sangat jauh ini. Namun apalah daya karena saya mengemban tanggung jawab untuk mencerdaskan generasi bangsa dan ikhlas menjalani ini semua,” katanya.

Tak jarang Sulis, panggilan akrabnya saling bercanda untuk menghilangkan lelah, sesekali mereka berpegangan tangan satu sama lain agar tidak tergelincir akibat jalan licin dan tidak tercebur kedalam sungai ketika melalui jembatan yang rapuh dan berlobang.

"Walaupun sangat hati-hati yang namanya malang tak akan berbau. Kami sering kali terjatuh, walaupun terasa sekali sakitnya, dan itu sudah biasa kami hadapi," ungkapnya.

Bagi Sulis, ketika ia dan guru lainnya tiba di sekolah, mereka disambut hangat para siswanya. Hal itulah yang sebenarnya yang menjadi pengobat lelah.

"Sambutan hangat para siswa dengan penuh keriangan seakan menjadi pengobat lelah kami," pungkasnya.

Penulis: Ali Imroen
Editor: Yusni Fatimah

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Gubernur Riau SyamsuarAkan Diluncurkan Jokowi, Gubri Apresiasi Guru di Riau Buat Aplikasi "Bantu Guru"
Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Riau dan Fikom UIR, saat acara di Kabupaten Kepulauan Meranti, Jumat (9/10/2020). Ilmu Komunikasi FISIP Unri Sosialisasi New Normal Life dan PHBS di Kepulauan Meranti
Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan Nasir di salah satu sekolah.Selain Kecamatan Tebingtinggi, Bupati Irwan Izinkan Belajar Tatap Muka untuk Sekolah Dasar
  Webinar pemodelan pembelajaran aktif dan kontekstual.Rayakan Hari Lahir ke-21 Kabupaten Siak, DSB Inspirasi Ribuan Guru di Indonesia
Bupati Irwan NasirBupati Hentikan Tatap Muka Sekolah di Kecamatan Tebingtinggi
Seorang guru sekolah dasar negeri 10 Lukun di Dusun Keridi Desa Batin Suir yang terjatuh saat melewati jembatan yang lapuk.Rombongan Guru di Meranti Ini Pertaruhkan Nyawa Demi Beri Ilmu ke Murid-muridnya, Jatuh sudah Biasa

 
Berita Lainnya :
  • Karena Salahnya Sendiri, Oezil Terbuang dari Arsenal
  • Pandemi Covid-19, Tempat Usaha dan Kegiatan Masyarakat di Meranti Dibatasi hingga 10 Malam
  • Melintas Jalan Tol Pekanbaru-Dumai Tak Lagi Gratis, Mulai 2 November Berbayar
  • Komisi I DPRD Pekanbaru Sorot Konflik Kepemilikan Lahan Warga dengan PLTU
  • Positif Covid-19 Tembus 800 Kasus, Masyarakat Diimbau Hindari Stigma Negatif
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Wagubri Buka Pelatihan Jurnalistik Sekolah di SMAN 1 Pekanbaru
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved