Pendidikan
BREAKING NEWS :
Lurah Rimba Melintang Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RT
 
Di Tengah Pademi COVID 19, Guru di Kawasan PT EDI Beri Pendidikan Berbeda ke Siswa
Sabtu, 06 Juni 2020 - 13:01:54 WIB
Para guru di perusahaan PT EDI Kunto Darussalam, Rohul, jadikan rumah dan tempat bermain anak disulap menjadi sekolah di masa Pademi COVID 19.
Para guru di perusahaan PT EDI Kunto Darussalam, Rohul, jadikan rumah dan tempat bermain anak disulap menjadi sekolah di masa Pademi COVID 19.

KUNTO DARUSSALAM - Kondisi pandemi COVID-19 saat ini, tidak turunkan semangat guru-guru PT Ekadura Indonesia (PT EDI), dalam berikan pelayanan pendidikan ke siswa-siswinya yang berada dalam kawasan perusahaan.

Bahkan, program pendidikan yang dilaksankaan sangat berbeda dengan pelayanan pendidikan di masa normal, karena di tengah pandemi ini guru jadikan rumah dan tempat bermain anak disulap menjadi sekolah  dengan tetap jalankan protokol COVID-19 secara ketat. 

"Itu semua kita lakukan agar anak-anak yang tidak bisa belajar secara daring, mereka tetap dapat kesempatan belajar dan tetap dapat pelajaran sekolah,” kata Ginanjar Maolid, Guru Pembina PT EDI Kelurahan Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Delam penerapan protokol kesehatn, seluruh siswa siswi sebelum belajar, satu persatu diukur suhu tubuhnya. Selain itu juga dibagikan masker yang harus digunakan selama belajar. Seluruh  guru juga dituntut memberikan edukasi mengenai COVID-19. 

“Seluruh pelajar, mereka diajarkan bagaimana cara virus itu menyebar. Mereka juga diajarkan proses pencegahan COVID-19 seperti cuci tangan gunakan sabun selama 20 detik di air mengalir, gunakan masker saat beraktifitas di luar rumah, lakukan physical distancing, dan social distancing,” ucap Ginanjar Maolid, yang hobi bermain sulap.

Bukan itu saja, seluruh pelajar juga diajak berolahraga dan berjemur untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar dan menghilangkan stres di masa Pandemi.

Selanjutnya, setiap Selasa, Kamis dan Sabtu, para guru berkeliling ke Afdeling guna melaksanakan kegiatan belajar mengajar sambik membagikan soal dan membahas beberapa soal yang dianggap susah oleh siswa.

Sedangkan hari Senin, Rabu dan Sabtu, para guru persiapkan materi dan soal latihan untuk pembelajaran siswa di rumah. Sehingga, pelayanan pendidikan seperti itu dapat apresiasi orang tua siswa. Itu dikarenakan orang tua siswa bekerja dari pagi hingga sore hari, sehingga sedikit waktu dalam membimbing anak belajar.

“Dengan dilaksanakannya pelayanan pendidikan seperti itu, siswa diharapkanp bisa tetap memiliki semangat menimba ilmu dan tidak terlalu banyak bermain game online selama masa pandemi,” ucap Ginanjar.

Pihak manajemen PT EDI juga  mendukung inovasi pelayanan pendidikan yang dikembangkan para tenaga pendidikan. 

“Perusahaan bantu akomodasi transportasi bus sekolah bagi guru keliling Afdeling, juga menyediakan akses internet serta merubah halaman depan Mess jadi tempat belajar daring anak-anak yang nyaman," Dede Putra Kurniawan, CDO PT EDI.

"Dimana semua kegiatan itu tetap menerapkan protokol pencegahan COVID-19 secara ketat,” terangnya. 

Dengan pembatasan jumlah anak yang belajar, wajib cuci tangan sebelum masuk halaman mess, wajib gunakan masker dan pengukuran suhu dengan Thermogun jadi prosedur wajib bagi anak-anak yang mengerjakan tugas sekolah secara daring.

“Dalam memasuki New Normal saat ini, PT.EDI juga sudah persiapkan agenda-agenda kegiatan dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada siswa. Hal ini didiskusikan antara manajemen PT EDI, Dinas Pendidikan Rohul dan Education Departemen and social engagement Head office Jakarta,” jeas Dede menambahkan.

Penulis : Feri Hendrawan
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Plt Kadisdik Pelalawan, M JalalLagi, Dinas Pendidikan Pelalawan Perpanjang Belajar Daring hingga 8 Agustus
Dewan Pendidikan Provinsi Riau saat mengadakan pertemuan dengan Dewan Pendidikan dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Inhu, terkait pengunduran diri 64 kepala sekolah SMP negeri di Kabupaten Inhu, Riau, Jumat (17/7/2020). Foto: KompasPengundurun Diri 64 Kepala SMP di Inhu, Dewan Pendidikan Riau: Kalau Tak Salah Mengapa Mundur
Salah seorang murid Kelas 6 SD N 25 sedang belajar melalui TV.Tidak Perlu Kuota Internet, Murid SD N 25 Pekanbaru Bisa Belajar Melalui TV
  Proses belajar mengajar di rumah yang dilakukan oleh guru SLB Sekar Meranti. Tentunya sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah selama masa pandemi Covid-19.Banyak Pelajar Tak Punya Android Belajar Online, Guru SLB di Meranti Ini Pilih Sambangi Rumah Siswanya
IlustrasiPemprov Sudah Serahkan Bansos Pendidikan untuk 1.357 Mahasiswa Miskin di Riau
Penyerahan beasiswa pendidikan ke siswa SMK Bina Profesi.Kepsek SMK Bina Profesi Apresiasi Bantuan Beasiswa Pendidikan Rumah Yatim

 
Berita Lainnya :
  • Lurah Rimba Melintang Bentuk Posko Covid-19 di Setiap RT
  • Jika Ditahan, Tersangka Ancam Bongkar Siapa Saja yang Makan Uang Hasil Korupsi Video Wall Pekanbaru
  • Wajib Pajak Kucing-kucingan, Pemkab Kepulauan Meranti Harus Rela Kehilangan Rp 300 Juta Lebih
  • Kota Dumai akan Uji Coba Belajar Tatap Muka, Sekolah Wajib Ajukan Proposal Protokol Kesehatan Covid-19
  • Sempat Ditahan, Kini Dua Tersangka Korupsi di Disdik Riau Malah Jadi Tahanan Kota
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
    Potret Lensa
    Wagubri Buka Pelatihan Jurnalistik Sekolah di SMAN 1 Pekanbaru
     
     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved