www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Kebakaran di Teluk Belitung, 4 Bangunan Ludes Dilahap Si Jago Merah
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Pertama di Pelalawan, SMP 1 Pangkalan Kuras Gunakan Transaksi Non Tunai di Kantin
Selasa, 17 Maret 2020 - 16:51:26 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

PELALAWAN - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Pangkalan Kuras membuat inovasi baru yang diterapkan di lingkungan sekolah. Inovasi yang digagas oleh sang Kepala Sekolah Muzahar SPd berbentuk voucher belanja di kantin sehat yang berada di areal sekolah.

Voucher belanja menjadi alat pertukaran untuk mendapatkan jajanan yang disediakan di kantin sehat sekolah dikelola oleh koperasi guru sebagai unit usaha selain unit simpan pinjam.

"Voucher belanja itu dikelola oleh koperasi guru, pencetakannya dibiayai oleh koperasi, begitu juga dengan pembelian voucher baik oleh guru maupun siswa melalui koperasi," terang Kepsek Muzahar.

Dilanjutkannya, selain mengajarkan dan membiasakan siswa untuk berbelanja tidak menggunakan uang kertas atau yang giral, tujuan dari transaksi non tunai ini lebih memudahkan sekolah dalam mengelola kantin sehat.

"Kantin sekolah kita namakan kantin sehat, ada syarat yang harus dipenuhi oleh mayarakat yang ingin numpang berjualan di kantin, di antaranya jajanan sehat, terjaga kebersihan kantin. Tapi seluruh peralatan untuk berjualan disediakan oleh koperasi, kursi dan meja bahkan sampai gelas dan piringi disediakan oleh koperasi sebagai pengelola, penjual hanya membawa dagangan saja, lebih mudahkan berjualan di kantin kami," jelasnya

Sedangkan koperasi guru mendapatkan pengembalian modal dari penjualan klaim voucher oleh penjual saat kantin ditutup. Pihak koperasi mengenakan biaya pengelolaan dan fasilitas kantin kepada pedagang sebesar 10 persen dan total harga voucher yang diklaim.

"Koperasi hanya menarik biaya pengelolaan dan fasilitas yang disediakan sebesar sepuluh persen. Keuntungan bagi pedagang, tidak perlu bayar di muka untuk sewa tempat dan biaya listrik, mereka hanya menyediakan modal untuk membeli bahan bahan dagangan mereka saja. Seperti pujasera tepatnya," tegas Muzahar.

Untuk Voucher sendiri, pihak koperasi menyediakan berbagai bentuk sesuai dengan harga, ada voucher bernilai Rp 1.000 sampai bernilai Rp10.000, tinggal memilih saja mau vocher harga berapa.

"Voucher ditukar oleh pembeli dengan harga sesuai dengan nilai vocher, tidak ada penambahan lain," katanya.

Penerapan untuk semua pembeli di kantin sehat sekolah bukan hanya berlaku bagi siswa, para guru dan bahkan kepala sekolah pun diberlakukan sama, beli voucher dulu akan dilayani di kantin sehat sekolah.

"Tidak hanya siswa, guru dan saya pun harus menggunakan voucher kalau belanja, jika ada tamu dari luar, seperti bapak bapak datang nanti ke sekolah, mau belanja di kantin ya harus beli voucher dulu, penjual tidak akan melayani jika tidak membawa voucher," imbuhnya.

Saat ini di kantin sehat sekolah, ada sepuluh pedagang yang berkerja sama dengan koperasi sekolah, dengan sistem voucher pihak koperasi mendapatkan kemudahan dalam menarik sewa tempat. Administrasi nya lebih terkontrol.

"Dengan sistem ini, pihak koperasi menjadi lebih mudah menarik sewa tempat,  selama ini selalu ada alasan pedagang untuk mengulur ulur membayar sewa," akunya.

Agar sistem transaksi non tunai ini efektif, pihak sekolah memberlakukan aturan yang ketat bagi para pedagang, jika ditemukan ada di antara pedagang menerima pembayaran cash, akan dikenakan sanksi tegas.

"Jika ada pedagang di kantin kita yang menerima uang tunai, akan kita beri SP 1, SP 2, SP 3 sampai sanksi tegas berupa tidak bisa berjualan lagi," tegasnya lagi.

Muzahar menyebutkan, investasi pembangunan kantin sehat yang menelan anggaran sebesar Rp120 juta berasal dari koperasi guru, bisa bernilai profit dengan sistem transaksi non tunai.

"Koperasi guru berinvestasi membangun kantin dengan anggaran sebesar Rp120 juta, dari 10 persen hasil penjualan kantin ditarik melalui vocher, sebulannya koperasi mendapatkan Rp 4,5 juta, nilai sama dengan sewa kantin yang diterapkan selama ini, Rp400 ribu per stand atau per pedagang, tapi mintanya itu yang selalu jadi masalah, akhirnya koperasi yang rugi. Dengan sistem voucher jadi lebih mudah menarik sewanya," sambungnya.

Muzahar meyakini, sistem transaksi non tunai yang diterapkan di kantin sekolah SMPN 1 Pangakalan Kuras itu merupakan hal baru dan pertama kali diterapkan kantin sekolah di Kabupaten Pelalawan. Dirinya berharap apa yang digagasnya itu dapat menginspirasi sekolah lain untuk melakukan hal yang sama dan lebih baik.

"Setahu saya kita pertama di Kabupaten Pelalawan, bisa juga di Riau," pungkasnya.

Penulis : Andi Indrayanto
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
IlustrasiPemilik Resto di Thailand Dihukum 723 Tahun Penjara karena Tipu Pelanggan
Sales counter Suzuki RJC Nangka di samping Nex II Fancy DinamicBeli Suzuki NEX II Khusus Bulan Ini, Bonus Voucher Rp900 Ribu
Smartfren.Smartfren Super 4G Unlimited Lite, Masa Aktif 28 Hari, Full 4G 24 Jam
  IlustrasiPertama di Pelalawan, SMP 1 Pangkalan Kuras Gunakan Transaksi Non Tunai di Kantin
Sales counter Suzuki RJC Jl Tuanku Tambusai foto di samping GSX150 Bandit Dibanderol Rp27 Jutaan, Beli Suzuki GSX150 Bandit Berhadiah Voucher Rp3 Juta
Ketua Penggerak PKK Kec Pangkalan Kuras Fifia Yulianti Firdaus didampingi Sustainability Program APP Sinar Mas, Luluk, sedang memperhatikan Praktik Peserta Pelatihan Pemberdayaan Perempuan APP Sinar Mas & Marta Tilaar Group.Agar Perempuan Berpartisipasi di Masyarakat, APP Sinar Mas Taja Pelatihan Wirausaha untuk Ibu-ibu PKK

BERITA LAINNYA    
Api membesar dan membakar bangunan di Kelurahan Teluk Belitung, empat unit bangunan ludes dilalap si jago merah, Minggu (24/1/2021).Kebakaran di Teluk Belitung, 4 Bangunan Ludes Dilahap Si Jago Merah
Gear Exhibition di Mal Living World.Perkenalkan Yamaha Gear 125 Multiguna, Alfa Scorpii Gelar Gear Exhibition di Living World
IlustrasiSelama 2020, Pemko Dumai Gelontorkan Rp1,2 Miliar Sewa Hotel untuk Pasien OTG
  Api membesar dan membakar bangunan di Kelurahan Teluk Belitung, empat unit bangunan ludes dilalap si jago merah, Minggu (24/1/2021).Kebakaran di Teluk Belitung, 4 Bangunan Ludes Dilahap Si Jago Merah
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Menaker Ida Fauziyah Bocorkan Jadwal Pencairan BLT Subsidi Gaji BPJS Ketenagakerjaan 2021
Anggota LMP Macab Kepulauan Meranti tampak sedang membersihkan parit saluran air di area perkantoran Pemkab Kepulauan MerantiLMP Markas Cabang kepulauan Meranti Gotong Royong di Area Perkantoran Pemkab
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved