www.halloriau.com  
BREAKING NEWS :
Ratusan Pedagang STC Pekanbaru Minta Pengelola Turunkan Service Charge
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tinjau Proyek di Kabupaten Siak, Ini Pesan Wagubri Untuk PPK dan Kontraktor
Selasa, 30 November 2021 - 06:51:39 WIB
Wagubri Edy Natar Nasution
Wagubri Edy Natar Nasution

SIAK - Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution kembali melakukam monitoring proyek pembangunan Provinsi Riau di Kabupaten Siak, Senin (29/11/2021).

Ikut dalam monitoring tersebut, Kepala Inspektur Provinsi Riau Sigit Juli Hendrawan, Kepala Dinas Pendidikan Prov Riau Zul Ikram, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Riau Taufik O.H, Kepala Biro (Karo) Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Riau Agussalim dan Biro Pembangunan beserta rombongan.

Proyek pembangunan yang dikunjungi, yaitu

1. Pembangunan jalan dan jembatan Sei Lukut Perawang

2. Pembangunan DAK SMKN 1 Koto Gasib

3. Pembangunan DAK SMKN 1 Sabak Auh

Dalam pemantauan dilapangan, progres pembangunan masih dibawah target yang direncanakan. Hanya beberapa pembangunan yang progresnya 70%, sisanya banyak dibawah 50% sedangkan batas akhir kontrak sampai tanggal 10 Desember ini.

Menurut Wagubri, Berdasarkan Peraturan Presiden No. 4 Tahun 2015 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Pasal 93 dinyatakan bahwa: Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dapat memutuskan kontrak secara sepihak, apabila: (1) Berdasarkan penelitian PPK, penyedia barang/jasa tidak akan mampu menyelesaikan keseluruhan pekerjaan walaupun diberikan kesempatan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan untuk menyelesaikan pekerjaan, (2) Setelah diberikan kesempatan menyelesaikan pekerjaan sampai dengan 50 (lima puluh) hari kalender sejak masa berakhirnya pelaksanaan pekerjaan, penyedia barang jasa tidak dapat menyelesaikan pekerjaan.

"Jadi berbeda frasa perpanjangan dengan penambahan. Jadi kalau PPK menilai ini tidak dapat diselesaikan dengan penambahan waktu, itu wajib diputus kontraknya," ujar Wagubri, seperti yang dilansir dari mcr.

"Jangan main-main, saya tidak mau main-main. Saya akan cek betul, saya akan liat dan lapor dengan pak Gubernur," tambahnya.

Syarat perpanjangan itu ada 4, sesuai Perpres No. 16 Tahun 2018. Perpanjangan itu manakala terjadi

1. Proyek ini ada penambaha

2. Desain berubah

3. Perhitungan dari PPK terlambat

4. Keadaan kahar (force majeure)

"Buka aturannya kalau tidak percaya. Jadi kalau nanti menurut perkiraan itu tidak selesai tetapi diberi kesempatan, berarti dapat diduga ada kong kali kong. Saya minta cepat, saya akan cek semua," tegas Wagubri

"Jangan hanya sekedar diberikan kegiatan tetapi faktanya tidak selesai. Bahkan beberapa kontraktornya tidak datang mendampingi, bagaimana?. Semangat ingin meminta kegiatan itu tinggi, tetapi ketika penyelesaian seperti ini," ujarnya.

Wagubri, Edy Natar menambahkan bagi kontraktor yang berhasil menyelesaikan pembangunan akan diberi rekomendasi kedepannya. Sedangkan yang gagal, akan di coret dan di blacklist.

"Makanya tadi sudah disampaikan kepada Kepala Dinas dan Inspektorat ini dicatat betul. Jangan lagi diberikan kesempatan orang-orang seperti ini. Yang baik dan berprestasi catat juga, diberikan nanti rekom," tuturnya.

Selain itu Wagubri, Edy Natar juga mengingatkan kepada pihak sekolah, khususnya Kepala Sekolah untuk ikut mengawasi kegiatan pembangunan di wilayah sekolahnya.*


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Pedagang STC Pekanbaru melakukan aksi di depan Gedung STC.Ratusan Pedagang STC Pekanbaru Minta Pengelola Turunkan Service Charge
Vaksinasi boosterMasyarakat Riau Sudah Bisa Vaksin Booster, Ini Ketentuannya
Kapolres Rokan Hilir, AKBP Nurhadi Ismanto ikuti vaksinasi Covid-19 dosis ketiga.Kapolres Rohil beserta Puluhan Personil Ikuti Vaksinasi Booster
Press Release kasus peredaran narkoba, Kamis (20/1/2022) di Mapolda Riau. Gubri Apresiasi Polda Riau Bongkar Peredaran 80 Kg Sabu
Ilustrasi.Masyarakat Kecewa Minyak Goreng Murah di Beberapa Toko Pekanbaru Sudah Habis
  Ilustrasi.Belum Semua Pasar Modern Pekanbaru Ikut Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga
Mobil jenis Isuzu Panther dengan nomor polisi BM 1447 TP hangus terbakar.Mobil Dinas Kepala Keamanan Lapas Pekanbaru Dibakar OTK
Universitas Riau.Himaprodi PPKn FKIP Unri Adakan Olimpiade PPKn Nasional bagi Pelajar dan Mahasiswa
Mesin EDC pembayaran jasa parkir non tunai di Pekanbaru.Mesin EDC Lambat Tersebar, Dishub Sebut Jukir Tak Miliki KTP
Toyota New Fortuner 2.800 cc.Agung Toyota Ajak Awak Media di Riau Test Drive New Fortuner 2.8
Komentar Anda :

 
Potret Lensa
Jasa Raharja Riau Kunjungi Metro Riau Group
 
 
 
 
 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved