PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendorong penguatan kerja sama dengan perbankan dan pengembang perumahan guna memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak. Selain mempercepat pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah daerah juga mengoptimalkan pembiayaan perumahan agar semakin banyak keluarga dapat memiliki rumah sesuai kemampuan ekonomi mereka.
Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan percepatan penyediaan hunian layak membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, Balai Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga perbankan dan pengembang.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor diperlukan agar pelaksanaan program perumahan berjalan sesuai rencana dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang membutuhkan.
“Kami terus mengawal program ini dengan berkoordinasi bersama balai, pemerintah kabupaten dan kota, BPN, serta pihak-pihak terkait lainnya,” ungkap SF Hariyanto di Pekanbaru baru-baru ini.
Ia menjelaskan, koordinasi juga dilakukan melalui rapat rutin untuk mengidentifikasi kendala pelaksanaan program di lapangan. Dengan mengetahui persoalan yang dihadapi secara langsung, langkah penyelesaian diharapkan dapat segera ditentukan sehingga pelaksanaan program tidak terhambat.
“Saya juga sering mengundang mereka dalam rapat untuk mendengar langsung kendala yang terjadi di lapangan, karena tujuan kita satu, yaitu mempercepat BSPS,” ujarnya.
Pemprov Riau Optimalkan Pembiayaan Perumahan
SF Hariyanto menegaskan, pemenuhan kebutuhan hunian layak tidak cukup hanya mengandalkan bantuan perbaikan rumah melalui BSPS. Oleh karena itu, Pemprov Riau turut mendorong optimalisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan memperkuat kemitraan bersama perbankan dan pengembang.
Melalui skema pembiayaan tersebut, pemerintah berharap akses masyarakat terhadap kepemilikan rumah semakin terbuka. Kerja sama yang terjalin juga diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi keluarga untuk memperoleh hunian yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka.
Ia menyebut percepatan program perumahan merupakan bagian dari program Presiden yang perlu dilaksanakan sesuai target waktu. Untuk itu, Pemprov Riau berharap dukungan pemerintah pusat terhadap alokasi program perumahan di daerah dapat terus ditingkatkan.
“Program ini merupakan program Bapak Presiden yang perlu kita percepat dan kita selesaikan tepat waktu. Kami juga berharap ke depan alokasi untuk Riau dapat terus ditambah sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari program perumahan,” sebutnya.
Pemprov Riau berharap koordinasi antara pemerintah, perbankan, dan pengembang semakin kuat sehingga pelaksanaan program perumahan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan hunian layak, baik melalui bantuan peningkatan kualitas rumah maupun fasilitas pembiayaan untuk kepemilikan rumah.(*)