www.halloriau.com


BREAKING NEWS :
Jurnalis Halloriau.com Raih Juara JNE Content Competition 2026
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 


Kesbangpol Riau dan DPPI Gencarkan Edukasi Pancasila untuk Gen Z
Minggu, 31 Mei 2026 - 18:00:50 WIB
Kesbangpol Riau dan DPPI perkuat edukasi kebangsaan untuk generasi muda (foto/ist)
Kesbangpol Riau dan DPPI perkuat edukasi kebangsaan untuk generasi muda (foto/ist)

PEKANBARU - Semangat kebangsaan dan nilai toleransi terus diperkuat di Provinsi Riau. Di tengah keberagaman suku, budaya, dan latar belakang masyarakat, Pemerintah Provinsi Riau bersama berbagai organisasi kepemudaan terus menggaungkan pentingnya persatuan sebagai fondasi menjaga keharmonisan daerah.

Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program edukasi dan sosialisasi yang menyasar generasi muda. Pemerintah menilai penanaman nilai toleransi dan cinta tanah air harus dimulai sejak dini agar mampu menghadapi tantangan sosial di masa depan.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Riau, Boby Rachmat, menegaskan bahwa menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh elemen masyarakat.

“Karena menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan seluruh elemen masyarakat. Mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga komunitas sosial memiliki peran penting dalam menanamkan nilai toleransi dan rasa cinta tanah air,” katanya di Pekanbaru, Minggu (31/05/2026).

Menurut Boby, Pemerintah Provinsi Riau terus memperluas jangkauan edukasi kebangsaan dengan menggandeng organisasi-organisasi yang berada di bawah naungan Kesbangpol. Salah satunya adalah Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Riau yang dinilai efektif dalam menyampaikan pesan kebangsaan kepada kalangan muda.

“Pemerintah Provinsi Riau melalui Badan Kesabangpol, terus melakukan edukasi dan sosialisasi bersama pihak-pihak yang berada dibawah naungan kami. Satu diantaranya seperti organisasi DPPI Riau,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua DPPI Riau, Josua Sihite, menilai kehidupan masyarakat Riau selama ini telah menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat menjadi perekat persatuan. Menurutnya, toleransi yang tumbuh di tengah masyarakat menjadi modal besar dalam membangun generasi muda yang inklusif.

“Coba kita lihat, bisa dibilang Riau ini sangat toleran banget. Contoh terdekat seperti adik-adik peserta diklat Paskibraka, mereka berasal dari berbagai 12 kabupaten/kota tentu bermacam suku tapi sama-sama kompak. Malahan karena adanya perbedaan itu, mereka menyatu dan saling peduli,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, keberagaman peserta Paskibraka dari berbagai daerah di Riau justru menjadi ruang belajar yang memperkaya wawasan budaya para pelajar. Mereka tidak hanya berlatih bersama, tetapi juga saling mengenal adat, tradisi, dan kebiasaan masing-masing.

“Bahkan mereka saling berbagi informasi tentang keunikan suku masing-masing, dan bagaimana beradaptasi di Pekanbaru ini. Dari sana mereka menambah wawasan bahwa kita ini kaya akan budaya. Perbedaan itu yang merekatkan,” terangnya.

Josua menegaskan bahwa DPPI Riau akan terus berkomitmen menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda tanpa membedakan latar belakang suku maupun agama.

“Kami terus berkomitmen mengedukasi adik-adik mulai dari calon Paskibraka hingga generasi muda apa pun latar belakangnya, kita ini satu darah sebagai bangsa Indonesia. Meskipun tidak lahir dari satu ibu atau ayah yang sama,” tegasnya.

Untuk memperluas dampak edukasi, DPPI Riau telah menyiapkan program sosialisasi kebangsaan ke sekolah-sekolah setelah peringatan bulan Agustus. Program tersebut akan melibatkan organisasi Paskibra di berbagai sekolah sebagai mitra penyebarluasan nilai-nilai Pancasila.

“Rencana kami nanti setelah bulan Agustus, kami akan melakukan sosialisasi dan edukasi yang lebih luas ke sekolah-sekolah melalui organisasi Paskibra di sana. Kami ingin membedah apa sih sebenarnya Pancasila itu dan apa nilai-nilainya,” tambahnya.

Menurut Josua, selama ini banyak pelajar yang memahami Pancasila hanya sebagai materi hafalan untuk kebutuhan akademik. Karena itu, DPPI Riau ingin menghadirkan metode pembelajaran yang lebih dekat dengan karakter Generasi Z dan Generasi Alpha agar nilai-nilai Pancasila tidak hanya dipahami, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Walaupun di sekolah diajarkan, pelajaran itu hanya dianggap sekadar hafalan untuk ujian saja tapi kurang diterapkan. Nah, nanti kami di DPPI ingin masuk lebih mendalam dengan cara-cara yang sesuai dengan gaya Gen Z atau bahkan Gen Alpha supaya mereka bisa memahami Pancasila lewat cara yang sederhana namun melekat,” pungkasnya dikutip dari MCRiau.



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)


BERITA LAINNYA    
Jurnalis Halloriau.com, Riki Ariyanto meraih juara 1 JNE Content Competition 2026 Regional Sumatra (foto/ist)Jurnalis Halloriau.com Raih Juara JNE Content Competition 2026
Kader PSI M. Maliki sambut kehadiran Wapres Gibran Rakabuming Raka ke Rokan Hilir (foto/ist)Sambut Wapres Gibran, Maliki Optimis Kunjungan Ini Buka Peluang Kemajuan Rohil
UIN Suska Riau harumkan nama Riau, borong prestasi di ajang esai nasional (foto/ist)Mahasiswa UIN Suska Riau Sabet Juara Umum Lomba Esai Nasional Lewat Inovasi Berbasis Kearifan Lokal
Pemprov Riau-Komnas HAM membahas sengketa lahan Rohul dan Kampar (foto/int)Pemprov Riau-Komnas HAM Fokus Penanganan Sengketa Lahan di Rohul dan Kampar
Wakil Walikota Pekanbaru Markarius Anwar (foto/int)Jadi Ketua Jaringan IMT-GT, Pemko Pekanbaru Mantapkan Langkah Jadi Green City
  Kepala Regional Sumatera Bagian Tengah (SBT) PT HK, Untung Joko Ristyono (foto/Riki)Tol Pekanbaru–Dumai Makin Ramai, Volume Kendaraan Lampaui Capaian Tahun Lalu
Bupati Pelalawan, Zukri menerima kunjungan kerja Pemkab Nias Selatan (foto/Andy)Bupati Zukri Terima Kunker Pemkab Nias Selatan, Paparkan Strategi Optimalisasi PAD
Polytron.3 Rekomendasi AC 1/2 PK Low Watt Terbaik untuk Ruangan Cepat Dingin dan Hemat Listrik
Korban yang terjatuh dari Jembatan Rantau Berangin, Kampar ditemukan meninggal (foto/int)Korban Jatuh di Sungai Kampar Ditemukan Sejauh 5,4 Km dari Lokasi Awal
Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Provinsi Riau (AMPHR) mendatangi Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau, Rabu (15/7/2026).AMPHR Desak Kemenag Riau Evaluasi Total MAN 1 Pekanbaru, Minta Kepala Sekolah Dicopot Jika Dugaan Pungutan Terbukti
Komentar Anda :

 
 
 
Potret Lensa
Buka Puasa Bersama Agung Toyota Riau
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2026 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved