JAKARTA – Dinas Pendidikan Provinsi Riau bergerak cepat memperluas sosialisasi Program Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026 kepada seluruh SMA dan SMK di wilayah tersebut. Langkah ini dilakukan untuk membuka peluang lebih besar bagi lulusan sekolah menengah melanjutkan pendidikan tinggi dengan pembiayaan penuh.
Imbauan itu disampaikan langsung Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, melalui surat resmi Nomor 4/DISDIK/2026 yang ditujukan kepada seluruh kepala SMA dan SMK di Provinsi Riau.
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Perkebunan Provinsi Riau terkait percepatan persiapan pelaksanaan Program Beasiswa SDM Sawit 2026.
“Program ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor perkebunan sawit. Kami berharap sekolah aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan agar semakin banyak siswa Riau yang dapat memanfaatkan kesempatan ini,” ujar Erisman.
Menurutnya, Provinsi Riau selama ini menjadi salah satu daerah dengan jumlah penerima manfaat terbesar dalam program tersebut. Sebagai daerah penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia, Riau dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan sumber daya manusia sektor perkebunan.
Erisman meminta seluruh sekolah segera menyampaikan informasi beasiswa kepada siswa kelas XII maupun alumni, sekaligus mendorong siswa yang memenuhi syarat untuk segera melakukan pendaftaran.
Tak hanya itu, sekolah juga diminta aktif mendampingi peserta dalam melengkapi dokumen administrasi agar proses seleksi berjalan lancar.
“Sekolah diharapkan ikut membantu proses administrasi agar siswa tidak mengalami kendala saat mengikuti seleksi,” tambahnya dikutip dari MCRiau.
Disdik Riau berharap langkah percepatan sosialisasi ini mampu meningkatkan jumlah penerima Beasiswa SDM Sawit dari Provinsi Riau pada tahun 2026.
Program tersebut dinilai menjadi peluang besar bagi siswa di daerah sentra perkebunan untuk mendapatkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya kuliah, sekaligus mendukung peningkatan kualitas SDM perkebunan sawit nasional.
Pendaftaran program dilakukan secara daring melalui laman resmi Beasiswa SDM Sawit dan informasi tambahan dapat diakses melalui situs resmi Kementerian Pertanian RI.
Calon peserta diwajibkan melengkapi sejumlah dokumen seperti KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, ijazah atau surat keterangan lulus, surat keterangan sehat, hingga berbagai surat pernyataan sesuai ketentuan.
Berdasarkan Keputusan Direktorat Jenderal Perkebunan Nomor 43 Tahun 2026, sasaran penerima beasiswa mencakup pekebun, keluarga pekebun, karyawan perkebunan sawit beserta keluarganya, pengurus kelembagaan pekebun, ASN bidang kelapa sawit, hingga penyuluh di wilayah perkebunan.
Selain persyaratan umum, setiap jalur pendaftaran juga memiliki ketentuan tambahan yang berbeda, seperti dokumen legalitas lahan bagi pekebun maupun surat keterangan bekerja bagi karyawan perusahaan perkebunan.
Peserta juga diwajibkan membuat surat pernyataan tidak sedang menempuh pendidikan tinggi serta surat kesediaan berkontribusi di sektor kelapa sawit setelah menyelesaikan pendidikan.