BREAKING NEWS :
Wagubri Ungkap Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

08:43 - Wagubri Ungkap Peran Zakat...
14:36 - 262 CPNS Pemprov Riau Sele...
14:09 - Gubri Ungkap Tren Covid-19...
09:51 - 3T Jadi Acuan Riau Putus P...
08:08 - Terkait Tambahan 688 Kasus...
15:36 - Proyek SPAM Dapat Alirkan ...
13:36 - Daerah di Riau Sudah Tidak...
12:52 - 2022, SPAM Lintas Kota Pe...
14:19 - Kabar Gembira, Menpan RB K...
12:39 - Di Masa Pandemi, Gubri Ber...
16:30 - LHK Riau Targetkan Kabupat...
12:52 - Sentra Ekonomi Kreatif LAM...
11:59 - Sudah Dibahas dengan DPRD ...
19:28 - Satgas Covid-19 Riau Sebut...
13:34 - Gubri: Keterbukaan Informa...
17:20 - PT RAPP dan Panca Eka Beri...
07:20 - Bisa Nambah Pendapatan, Gu...
16:14 - Bantu Tangani Banjir di Ri...
16:03 - Gubri Harap Pertamina Bant...
13:33 - Gubri Minta Pertamina Hulu...
 
 
Gubri Sudah Tetapkan UMP Riau Tak Naik 2021
Kamis, 29 Oktober 2020 - 15:25:11 WIB

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menyatakan sudah menetapkan Upah Minumum (UMP) Provinsi Tahun 2021 yang tidak ada kenaikannya dalam artian bakal sama dengan UMP tahun 2020 sebelumnya. 

"Kita sudah tetapkan dan sesuai yang disampaikan Menteri Ketenagakerjaan tidak ada kenaikan dan masih sama dengan tahun 2020 sebelumnya," kata Gubri Syamsuar melalui pernyataannya di Pekanbaru, Kamis (29/10/2020) dikutip dari antarariau.

Dikatakannya, jika penetapan UMP Provinsi Riau tersebut sesuai dengan penetapan  Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah. Melalui Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). 

Penetapan terebut, kata Gubernur Syamsuar, sesuai  pertimbangan kondisi pandemi COVID-19 saat ini. Sehingga diharapkan kepada tenaga kerja yang ada di Riau, juga bisa memahami dan memberikan toleransi atau pengertian kepada perusahaan-perusahaan di Riau yang juga kesulitan akibat pandemi COVID-19. 

"Tidak ada kenaikan ini tidak hanya UMP tapi juga upah minimum kabupaten/kota (UMK) yang penetapannya juga sudah hampir merata di seluruh Indonesia," tuturnya. 

Sebagai informasi, adapun besar UMP Riau tahun 2021 yang ditetapkan Gubernur Riau H Syamsuar tersebut adalah sebesar Rp 2.888.563 sama dengan UMP pada tahun 2020 sebelumnya.

Menaker Ida Fauziyah dalam keterangannya menjelaskan alasan UMP tidak naik pada 2021 yaitu karena kondisi perekonomian nasional yang merosot. Penurunan perekonomian tersebut bisa dilihat dari pertumbuhan ekonomi triwulan kedua yang minus 5,32 persen.

Selain itu, berdasarkan data analisis hasil survei dampak COVID-19 terhadap pelaku usaha yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), terdapat 82,85 persen perusahaan cenderung mengalami penurunan pendapatan. (*)

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Wagubri Ungkap Peran Zakat di Masa Pandemi Covid-19
  • Jenazah Almarhum Eko Suharjo Tiba di Dumai
  • Breaking News: KPK Tangkap Menteri KKP Edhy Prabowo
  • Kabar Duka, Calon Walikota Dumai Eko Suharjo Meninggal Dunia
  • Cinta Laura dan Putri Tanjung Berikan Dukungan kepada Perempuan Indonesia untuk Menjadi Womanpreneur Sukses
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved