BREAKING NEWS :
Mobil Dokter Terbakar di Parkiran RS Aulia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:40 - Hingga Akhir Tahun, Tak Ak...
17:57 - Kepala BKD Riau Tegaskan T...
16:41 - Pemprov Riau WFH, ASN Dimi...
08:38 - Gubri Positif Covid, Roda ...
17:45 - Pemprov Riau Batasi dan Pe...
15:59 - Sekdaprov Wakili Gubri Sam...
13:20 - Tingkatkan Pengawasan Kerj...
11:56 - Pasca Gubri Positif Covid...
17:49 - Dua Kadis dan 2 Kabiro Pem...
16:35 - Mendagri Masih Belum Putus...
12:48 - Jelang Nataru 2021, Wagubr...
11:58 - Kepala BKD Ikhwan Ridwan S...
15:13 - Hadiri Hari Ikan Nasional ...
13:07 - Gubri Beri Penghargaan kep...
11:20 - Gubri Puji Aplikasi Bantu ...
15:10 - Kirim Surat Resmi ke Kemen...
13:51 - HUT ke-75 PGRI, Gubri: Kit...
08:43 - Wagubri Ungkap Peran Zakat...
14:36 - 262 CPNS Pemprov Riau Sele...
14:09 - Gubri Ungkap Tren Covid-19...
 
 
Gubri Minta RT/RW Data Warga Keluar Masuk saat Libur Panjang
Jumat, 23 Oktober 2020 - 14:17:53 WIB
Gubernur Riau Syamsuar
Gubernur Riau Syamsuar
TERKAIT:

PEKANBARU - Mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di Riau saat libur panjang, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar kembali mengambil langkah untuk mendirikan posko pengecekan kesehatan orang yang keluar masuk Riau.

"Ya, kita telah menyiapkan langkah untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada libur panjang nanti, dengan kembali mendirikan posko di perbatasan-perbatasan Riau. Di sana nantinya akan dilakukan pengecekan kesehatan kepada seluruh orang yang masuk mapun keluar dari Riau," ungkap Gubri Syamsuar, Jumat (23/10/2020).

"Dan ini upaya yang akan kita lakukan pada saat libur nanti. Nantinya Pemerintah Kabupaten Kota bisa mengawasinya," sebutnya.

"Adapun posko yang akan didirikan natinya yakni di perbatasan Riau dengan Sumatera Utara, Riau - Jambi, dan Riau - Sumbar. Hal ini dilakukan supaya kita bisa deteksi siapa yang keluar Riau, dan siapa yang masuk ke Riau. Jadi akan kita buat lagi," tegasnya.

Disamping itu, Gubri menjelaskan, bagi orang yang masuk ke Riau, di masa pandemi Covid-19 ini, peran RT/RW kembali diminta untuk mendata orang yang masuk ke daerahnya. Agar bisa tau darimana asal orang yang masuk, apakah dari provinsi yang masih hitam, merah atau hijau kondisi Covid-19-nya.

"Karena ini sangat diperlukan adanya pemantauan, agar bisa memastikan kondisi kesehatannya. Jangan sampai akibat libur panjang ini, jumlah kasus di Riau meningkat tajam lagi," terangnya.

Dan untuk masyarakat Riau, ia kembali mengimbau untuk tidak keluar kota selama masa libur tiga hari pada akhir bulan ini, yakni tanggal 28 - 30 Oktober 2020. Hal ini mengingat meningkatnya penyebaran Covid-19 di Riau, terjadi usai libur lebaran dan libur akhir pekan selama tiga hari, dua bulan lalu.

Penulis : Rivo WIjaya
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mobil Dokter Terbakar di Parkiran RS Aulia
  • Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Inhu Capai 531 kasus
  • Perluasan Jaringan dengan Biaya Lebih Efisien, XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur
  • Positif Covid-19 Riau Bertambah 155 Kasus, Sembuh 161 Pasien
  • Presiden Lepas Ekspor Senilai Rp23,75 T, RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved