BREAKING NEWS :
Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Inhu Capai 531 kasus
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:40 - Hingga Akhir Tahun, Tak Ak...
17:57 - Kepala BKD Riau Tegaskan T...
16:41 - Pemprov Riau WFH, ASN Dimi...
08:38 - Gubri Positif Covid, Roda ...
17:45 - Pemprov Riau Batasi dan Pe...
15:59 - Sekdaprov Wakili Gubri Sam...
13:20 - Tingkatkan Pengawasan Kerj...
11:56 - Pasca Gubri Positif Covid...
17:49 - Dua Kadis dan 2 Kabiro Pem...
16:35 - Mendagri Masih Belum Putus...
12:48 - Jelang Nataru 2021, Wagubr...
11:58 - Kepala BKD Ikhwan Ridwan S...
15:13 - Hadiri Hari Ikan Nasional ...
13:07 - Gubri Beri Penghargaan kep...
11:20 - Gubri Puji Aplikasi Bantu ...
15:10 - Kirim Surat Resmi ke Kemen...
13:51 - HUT ke-75 PGRI, Gubri: Kit...
08:43 - Wagubri Ungkap Peran Zakat...
14:36 - 262 CPNS Pemprov Riau Sele...
14:09 - Gubri Ungkap Tren Covid-19...
 
 
Serapan Keuangan Baru Capai 49,16 Persen, Realisasi APBD Riau Rendah
Jumat, 23 Oktober 2020 - 08:52:53 WIB

PEKANBARU - Realisasi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2020 jelang akhir Oktober masih rendah. Penyerapan keuangan baru mencapai 49,16 persen, dan fisik 54,57 persen.

"Realisasi penyerapan keuangan 49,16 persen, dan fisik diatas itu (54,57 persen)," kata Asisten II Setdaprov Riau, Evarefita Jumat (23/10/2020) dikutip dari cakaplah.

Meski begitu, lanjut Eva, saat ini semua kegiatan berproses. Apalagi setiap bulan pihaknya melakukan evaluasi serapan APBD Riau.

"Tapi sekarang kan lagi berproses, karena setiap bulan kita rapat evaluasi perkembangan. Dan Alhamdulillah sudah naik dari sebelumnya," ujarnya.

Eva menilai, lambatnya realisasi APBD Riau 2020 dipengaruhi adanya realokasi dan recofusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Apalagi kemarin itu APBD perubahan belum fix, sehingga pagu OPD terlihat besar dan realisasi kecil," sebutnya.

Namun mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Riau ini optimis, diperkirakan akhir November realisasi APBD Riau bisa naik signifikan.

"Tapi nanti di November mulai naik signifikan. Perkiraan November, kita optimis mungkin bisa mencapai 79 persen. Semoga tercapai. Itu perkiraan saya melihat perhitungan," ucapnya. (*)

 

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Inhu Capai 531 kasus
  • Perluasan Jaringan dengan Biaya Lebih Efisien, XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur
  • Positif Covid-19 Riau Bertambah 155 Kasus, Sembuh 161 Pasien
  • Presiden Lepas Ekspor Senilai Rp23,75 T, RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara
  • Elektabilitas Abi-Herman Kejar Keunggulan Kasmarni-Bagus
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved