BREAKING NEWS :
Mobil Dokter Terbakar di Parkiran RS Aulia
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:40 - Hingga Akhir Tahun, Tak Ak...
17:57 - Kepala BKD Riau Tegaskan T...
16:41 - Pemprov Riau WFH, ASN Dimi...
08:38 - Gubri Positif Covid, Roda ...
17:45 - Pemprov Riau Batasi dan Pe...
15:59 - Sekdaprov Wakili Gubri Sam...
13:20 - Tingkatkan Pengawasan Kerj...
11:56 - Pasca Gubri Positif Covid...
17:49 - Dua Kadis dan 2 Kabiro Pem...
16:35 - Mendagri Masih Belum Putus...
12:48 - Jelang Nataru 2021, Wagubr...
11:58 - Kepala BKD Ikhwan Ridwan S...
15:13 - Hadiri Hari Ikan Nasional ...
13:07 - Gubri Beri Penghargaan kep...
11:20 - Gubri Puji Aplikasi Bantu ...
15:10 - Kirim Surat Resmi ke Kemen...
13:51 - HUT ke-75 PGRI, Gubri: Kit...
08:43 - Wagubri Ungkap Peran Zakat...
14:36 - 262 CPNS Pemprov Riau Sele...
14:09 - Gubri Ungkap Tren Covid-19...
 
 
Selesaikan Persoalan Kemiskinan di Riau, Perlu Data yang Sangat Akurat
Kamis, 22 Oktober 2020 - 12:25:56 WIB

PEKANBARU - Data yang akurat sangat diperlukan guna menyelesaikan persoalan kemiskinan di Provinsi Riau. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Yan Prana Jaya, Kamis (22/10/2020).

"Data yang akurat memang sangat diperlukan, dengan data tersebut, dapat menyelesaikan permasalahan dan penanganan kemiskinan ini lebih terarah," ungkap Yan Prana.

Disebutkannya,  jika ingin menyelesaikan persoalan kemiskinan, tentunya erat kaitannya dengan data. Makanya data itu penting, dan pihaknyapun bisa jelas akan mengarahkan tindakan pengentasan kemiskinan ke mana.

Menurut data dari Dinas Sosial, sambungnya, data orang miskin ini harus sesuai dengan by name by address, serta ditambahkan dengan mata pencahariannya agar program pemerintah lebih terarah dan tepat sasaran.

"Contohnya berkaitan dengan PUPR ingin membangun rumah layak huni, tentunya perlu data orang miskin yang secara data terkait rumahnya. Hal ini agar agar  program pemerintah dapat terarah dan tepat sasaran," terangnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan kelengkapan data ini bisa menjadi acuan dalam penganggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di tahun berikutnya, supaya APBD lebih tepat dan fokus pada penanggulangan kemiskinan.

"Untuk itu setiap orang yang telah ditunjuk sesuai Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau terkait TKPK lebih memahami tugasnya agar bisa lebih fokus menjalankan tugas kedepannya," ucapnya.

Selain itu, Sekda Riau juga menyampaikan bahwa data kemiskinan juga perlu di-update, supaya bantuan yang bisa diberikan tidak salah sasaran dan terorentasi dengan baik. "Maka dari itu, perlu adanya koordinasi yang bagus dalam hal ini," tuturnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia

 


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Mobil Dokter Terbakar di Parkiran RS Aulia
  • Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Inhu Capai 531 kasus
  • Perluasan Jaringan dengan Biaya Lebih Efisien, XL Axiata Uji Coba Open RAN di Indonesia Timur
  • Positif Covid-19 Riau Bertambah 155 Kasus, Sembuh 161 Pasien
  • Presiden Lepas Ekspor Senilai Rp23,75 T, RAPP dan APR Ekspor Kertas dan Rayon ke Berbagai Negara
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved