BREAKING NEWS :
Hakim PN Rengat Tolak Praperadilan Mak Gadih, Terduga Bandar Besar Sabu di Inhu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:05 - PT TGI Serahkan Bantuan 35...
12:18 - Gubri Teken Nota Kesepakat...
09:16 - 109 Pelamar CPNS di Pempro...
06:18 - Sudah 143 ASN di Pemprov R...
17:26 - Kemerdekaan Pers di Riau S...
18:37 - Pemprov Riau Serahkan 100 ...
13:36 - Riau akan Buat Aplikasi Se...
11:08 - Gubri Minta Pusat Perhatik...
16:31 - Gubri Sebut Penanganan Ab...
14:40 - Gubri Keluarkan SE Atur Si...
17:07 - Pemprov Riau Sediakan 120 ...
14:52 - Gubri Minta Satgas Covid-1...
06:09 - Buka Kongres DPP IKAPTK Pr...
17:14 - Pemprov Riau Atur Penyesua...
15:43 - Gubri Ingin Riau Tak hanya...
14:04 - Pemprov Riau Ajukan 19 Rib...
12:20 - Cuti Pilkada, Pemprov Riau...
14:35 - Gubri Berharap Pertashop D...
13:55 - Pemprov Riau Prioritaskan ...
18:31 - Pemprov Riau Siapkan 4 Nam...
 
 
Gubri Sebut Alokasi APBN Rp8,08 Triliun Belum Bisa Selesaikan Persoalan Infrastruktur Riau
Rabu, 12 Agustus 2020 - 12:25:08 WIB

PEKANBARU - Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan ke Riau pada tahun 2020 berjumlah Rp8,08 trilliun. Jumlah APBN tersebut belum mampu menyelesaikan semua persoalan infrastruktur yang ada di Riau.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, Rabu (12/8/2020) di Pekanbaru.

Dikatakannya, jumlah Rp8,08 trilliun tersebut, persentasenya sama dengan 0,47 persen dari total belanja pusat pada APBN 2020 yang sebesar Rp1.683,5 triliun.

Gubri menyatakan, bahwa angka-angka ini, merupakan gambaran secara umum sumber dana daerah yang dialokasikan pusat untuk tahun kerja 2020.

"Jika dilihat dari sisi realitas infrastruktur yang membutuhkan perbaikan, maka jumlah anggaran sekarang, masih belum mampu menjawab atau menyelesaikan persoalan yang ada di Riau," ucapnya.

Di samping itu, ia juga menyebutkan bahwa alokasi belanja Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) se-Provinsi Riau tahun anggaran 2020 sebesar Rp25,2 trilliun atau persentasenya sama dengan 2,94 persen dari alokasi belanja transfer tahun anggaran 2020 sebesar Rp 856,9 trilliun.

Maka dari itu, Gubri menyadari bahwa ketersediaan alokasi anggaran ini tentu tidaklah mampu atau memadai untuk dapat menyelesaikan berbagai permasalahan pembangunan di Provinsi Riau.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hakim PN Rengat Tolak Praperadilan Mak Gadih, Terduga Bandar Besar Sabu di Inhu
  • Diserang Rumor Calon Boneka, Ini Tanggapan Hery Saputra
  • Riau Urutan 4 Nasional Tertinggi Kasus Baru Covid-19 Hari Ini
  • PT TGI Serahkan Bantuan 35 Ribu Lembar Masker kepada Pemprov Riau
  • Total Positif Corona RI 252.923 Orang, 184.298 Sembuh & 9.837 Meninggal
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved