BREAKING NEWS :
Zul As Minta Perusahaan di Dumai Siapkan Tempat Isolasi untuk Karyawan Terpapar Covid-19
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:05 - PT TGI Serahkan Bantuan 35...
12:18 - Gubri Teken Nota Kesepakat...
09:16 - 109 Pelamar CPNS di Pempro...
06:18 - Sudah 143 ASN di Pemprov R...
17:26 - Kemerdekaan Pers di Riau S...
18:37 - Pemprov Riau Serahkan 100 ...
13:36 - Riau akan Buat Aplikasi Se...
11:08 - Gubri Minta Pusat Perhatik...
16:31 - Gubri Sebut Penanganan Ab...
14:40 - Gubri Keluarkan SE Atur Si...
17:07 - Pemprov Riau Sediakan 120 ...
14:52 - Gubri Minta Satgas Covid-1...
06:09 - Buka Kongres DPP IKAPTK Pr...
17:14 - Pemprov Riau Atur Penyesua...
15:43 - Gubri Ingin Riau Tak hanya...
14:04 - Pemprov Riau Ajukan 19 Rib...
12:20 - Cuti Pilkada, Pemprov Riau...
14:35 - Gubri Berharap Pertashop D...
13:55 - Pemprov Riau Prioritaskan ...
18:31 - Pemprov Riau Siapkan 4 Nam...
 
 
Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi, Gubri Berharap Tol Pekanbaru Dumai Segera Diresmikan
Minggu, 09 Agustus 2020 - 13:30:36 WIB
Sidang paripurna HUT ke-63 Riau di Gedung DPRD Riau.
Sidang paripurna HUT ke-63 Riau di Gedung DPRD Riau.
TERKAIT:

PEKANBARU - Sempena Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Provinsi Riau, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap jalan tol Pekanbaru-Dumai (Permai) segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

"Di HUT Riau ini kami berharap bagaimana jalan tol nanti pada waktunya pak Presiden berkenan segera meresmikan," kata Gubri Syamsuar, Minggu (9/8/2020) usai rapat paripurna HUT ke-63 Riau di Gedung DPRD Riau.

Sebab, menurut Gubri, dengan diresmikannya jalan bebas hambatan itu bisa menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi Riau. Pasalnya saat ini pertumbuhan ekonomi menurun tajam karena pandemi Covid-19.

"Walaupun sekarang jalan tol ada beberapa lokasi masih diperbaiki. Mudah-mudahan perbaikan ini bisa cepat selesai, sehingga jalan tol bisa segera dimanfaatkan," harapnya.

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi di Riau triwulan II minus 3,2 persen. Padahal sebelumnya plus 2,2 persen.

"Menurunnya pertumbuhan ekonomi Riau karena ekspor pulp and paper menurun, dan ekspor CPO juga berkurang. Termasuk ekspor karet dan lainnya. Jadi itu beberapa sektor yang mempengaruhi turunnya ekonomi di Riau," terangnya.

Untuk itu, Gubri mengajak semua stakeholder bersama-sama mendorong ekonomi Riau agar bisa normal kembali. Karena menurutnya potensi untuk meningkatkan ekonomi itu masih ada.

"Kami juga sudah ajak perusahaan-perusahaan untuk berinvestasi. Dan beberapa perusahaan sudah ada yang akan berinvestasi di Riau. Kemudian juga akan membantu menggerakkan UKM agar mereka bisa mengungkit ekonomi," bebernya.

Disamping itu, tambah Gubri, Pemprov Riau juga akan menggalakkan sektor pariwisata. Karena sektor ini juga bisa mendorong UKM di Riau.

"Namun untuk menggerakan sektor pariwisata ini kita tetap mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Zul As Minta Perusahaan di Dumai Siapkan Tempat Isolasi untuk Karyawan Terpapar Covid-19
  • Tak Ada Tawar Menawar, Langkah Hukum Bakal Ditegakkan pada Pilkada Riau 2020
  • Bawaslu Meranti Himbau Parpol dan Bapaslon Patuhi Protokol Kesehatan, Ada Ancaman Pidana
  • Hakim PN Rengat Tolak Praperadilan Mak Gadih, Terduga Bandar Besar Sabu di Inhu
  • Diserang Rumor Calon Boneka, Ini Tanggapan Hery Saputra
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved