BREAKING NEWS :
Masuk Kategori OTG, Dua Pasien Covid-19 di Dumai ‎Isolasi Mandiri
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

12:09 - Webinar AMSI, Gubri Papark...
11:07 - Di Bawah Rata-rata, Gubri ...
16:00 - Bahas Masalah Perkebunan d...
14:39 - Gubri Minta Seluruh Kepala...
13:38 - Gubri Usulkan Plt Bupati B...
11:29 - Gubri Kembali Akan Evaluas...
11:20 - Gubri Sebut Kasus Terkonfi...
18:51 - Tahniah Hari Jadi ke-63, B...
17:58 - Terapkan Protokol Kesehata...
13:30 - Tingkatkan Pertumbuhan Eko...
15:49 - Hadiri HUT ke-58 PWRI Riau...
06:15 - Gubri Apresiasi Program BP...
17:46 - 204 Pejabat Eselon IV Pemp...
13:01 - Riau harus Miliki SDM Ungg...
07:52 - Penanganan Covid-19 Riau D...
18:47 - Pemprov Riau Akan Buat Per...
15:42 - ADUH! 7 Daerah di Riau Bel...
15:14 - Gelar Uji Swab Massal Dua ...
13:26 - Pemprov Riau Gelar Swab Te...
20:51 - Disorot KPK, Pemprov Riau ...
 
 
Meski Pandemi Covid-19, Riau Tetap Berupaya Antisipasi Abrasi Pulau Terluar
Senin, 13 Juli 2020 - 07:24:24 WIB

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar menyatakan upaya antisipasi abrasi di tiga pulau terluar di Provinsi Riau terus dilakukan, meski kini dalam kondisi pandemi COVID-19 karena kondisi abrasi apabila dibiarkan akan semakin parah dan mengancam kedaulatan negara.

Syamsuar dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Minggu (12/7/2020), menyampaikan ada tiga pulau terluar yang mengalami abrasi parah. Mereka berlokasi di pesisir Riau, yakni Pulau Bengkalis, Pulau Rupat, serta Pulau Rangsang di Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Kondisi yang ada pada tiga pulau terluar tersebut, terjadi abrasi sepanjang 167,22 kilometer. Penyebab abrasi yaitu, karena gelombang dan arus laut yang besar dari Selat Malaka,” ujarnya dikutip dari antarariau.

Menurut dia, saat ini kondisi tiga pulau tersebut mengalami abrasi yang cukup tinggi sehingga dapat mempengaruhi mundurnya garis pantai terluar Provinsi Riau.

"Kondisi ini akan mengakibatkan dampak pada mundurnya garis pantai, mempengaruhi Sumber Daya Alam pada Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), mata pencaharian masyarakat, infrastruktur jalan, rumah masyarakat, fasilitas umum dan fasilitas sosial terancam rusak," katanya.

Ia mengatakan hilangnya pantai dengan tipikal lahan gambut yang tidak akan terbentuk kembali menyebabkan bergesernya garis pantai dan akan mempengaruhi geopolitik Indonesia. Apabila kondisi ini tidak tertangani, lanjutnya, maka akan memungkinkan tiga pulau terluar di provinsi Riau yang menjadi bagian dari NKRI akan hancur dalam kurun waktu yang tidak begitu lama.

“Oleh karena itu, kami membutuhkan dukungan pemerintah pusat,” katanya.

Syamsuar pada awal pekan lalu telah menyambangi Komisi V DPR RI untuk meminta komitmen wakil rakyat dalam mengatasi masalah abrasi tersebut. Rekomendasi penanganan abrasi yang disampaikan Gubernur Riau kepada Komisi V DPR RI adalah, pemulihan kawasan melalui teknologi rehabilitasi, pemulihan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.

Kemudian, pembangunan penanganan pantai pada pantai kritis sepanjang 139,85 kilometer yang dilakukan secara bertahap tahun 2021-2024, pengembangan ekosistem pesisir dan mangrove, restorasi lahan gambut pada daerah pesisir.

Ia mengatakan dalam pertemuan dengan Komisi V DPR RI, Wakil Ketua Komisi V Nurhayati, menyatakan mendukung usulan Gubernur Riau. Sebabnya, masalah abrasi terkait dengan kedaulatan NKRI karena tiga pulau tersebut berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia.

“Komisi V DPR RI akan melakukan rapat koordinasi bersama pejabat esselon I dan esselon II Kementerian terkait agar usulan dari Riau bisa direalisasikan pada tahun 2021. Intinya Komisi V DPR RI memberikan dukungan penuh,” kata Syamsuar. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Masuk Kategori OTG, Dua Pasien Covid-19 di Dumai ‎Isolasi Mandiri
  • Optimalisasi APBD dan Disiplin Protokol Kesehatan, Dua Roda Penggerak Stabilitas Pertumbuhan Ekonomi Siak di Tengah Pandemi
  • Gedung di Area Plasa Telkom Pekanbaru Terbakar, Jaringan Terganggu
  • Kesaksian Persidangan Sebut BBM di SPBU PT BLJ Dioplos, Direktur PT BLJ: Kita Merasa Dirugikan
  • Satpol PP Diminta Tindak Pasar Ilegal di Pekanbaru
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved