BREAKING NEWS :
18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:04 - Mantan Narapidana Dilantik...
08:50 - Akibat Pandemi Covid-19, R...
13:10 - Pemprov Riau Butuh Kepasti...
16:22 - Pemprov Riau Sediakan Apli...
12:25 - Gubri Sebut Alokasi APBN R...
23:27 - Sudah Sepantasnya Riau Dap...
12:09 - Webinar AMSI, Gubri Papark...
11:07 - Di Bawah Rata-rata, Gubri ...
16:00 - Bahas Masalah Perkebunan d...
14:39 - Gubri Minta Seluruh Kepala...
13:38 - Gubri Usulkan Plt Bupati B...
11:29 - Gubri Kembali Akan Evaluas...
11:20 - Gubri Sebut Kasus Terkonfi...
18:51 - Tahniah Hari Jadi ke-63, B...
17:58 - Terapkan Protokol Kesehata...
13:30 - Tingkatkan Pertumbuhan Eko...
15:49 - Hadiri HUT ke-58 PWRI Riau...
06:15 - Gubri Apresiasi Program BP...
17:46 - 204 Pejabat Eselon IV Pemp...
13:01 - Riau harus Miliki SDM Ungg...
 
 
Pariwisata dan Indutri Sawit Berpotensi Tingkatkan Perekonomian Riau
Jumat, 10 Juli 2020 - 13:47:26 WIB

PEKANBARU - Guna meningkatkan perekonomian di Riau, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, selain mengembangkan industri pariwisata juga memanfaatkan industri hilirisasi kelapa sawit sebagai sumber pendapatan baru.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar saat menggelar pertemuan dengan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Jumat (10/7/2020).

Menurut Gubri, dua unsur ini memiliki potensi untuk dikembangkan, dan bisa mengangkat perekonomian di Provinsi Riau.

Di samping itu, Gubri juga mengharapkan Pemprov Riau untuk mengembangkan sumber ekonomi seperti pariwisata. Dan kemudian dapat mengoptimalkan kebijakan hilirisasi, terutama hilirisasi industri kelapa sawit.

"Dua strategi sumber perekonomian yang baru itu lanjut Gubri, merupakan hasil rekomendasi dari Bank Indonesia Perwakilan Riau dan Badan Pusat Statistik (BPS) Riau. Hal ini didasari geliat perekomian dan potensi yang dimiliki Riau saat ini,"kata Gubri.

Pengembangan potensi industri hilirisasi kelapa sawit ini, dinilai Gubri karena sangat tepat dan akan optimal. Mengingat, potensi dan kebun kelapa sawit di Riau sangat besar.

"Kami juga telah memberikan kemudahan izin usaha dan lainnya. Tetapi hal yang paling penting dalam menunjang strategi tersebut adalah  peningkatan infrastruktur,"ungkapnya.

Karena kata Gubri, masih banyak infrastruktur yang perlu dibangun. Hal ini penting agar kawasan-kawasan industri perekonomian itu dapat terkoneksi dengan baik.

"Maka dari itu, Gubri sangat mengharapkan dukungan dari Komisi V DPR RI. Supaya pembangunan infrastruktur dapat terealisasikan dengan cepat," pungkasnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
  • Kalah Memalukan, Hotel Messi Cs Digeruduk Fans, Diteriaki Umpatan dan Caki Maki
  • Kasus DBD di Pekanbaru Capai 445 Kasus, Tinggal 2 yang Dirawat
  • Viral, Diduga Dicatut, Foto dan Profil Tabrani Beredar di Medsos dengan Ujaran Kasar
  • Kasus Korupsi Pipa Transmisi, Kejati Riau Masih Teliti Berkas Plt Bupati Bengkalis Nonaktif
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved