BREAKING NEWS :
8 Sifat Wanita Terbaik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
10:38 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
08:53 - Gubri Lantik 20 dari 24 Pe...
 
DBH 2018 Sudah Diterima, Pemprov Riau Berharap DBH 2019 Dapat Juga Dicairkan
Jumat, 29 Mei 2020 - 12:29:36 WIB

PEKANBARU - Pemprov Riau berharap Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan IV/2019 segera dicairkan Pemerintah Pusat. Pasalnya dana tersebut dapat bermanfaat untuk menjaga cash flow (Arus Kas) Riau di tengah pandemi Covid-19 (virus corona).

Asisten III Setdaprov Riau, Syahrial Abdi menyampaikan untuk tunda salur DBH untuk Triwulan IV/2018 Pemprov Riau sudah diterima dari pusat.

"Setelah dua tahun ditunda, DBH yang diterima ada sebanyak Rp 439 milliar, dan sekarang Pemprov Riau masih menunggu penyaluran DBH untuk triwulan IV/2019," katanya, Jumat (29/5/2020).

Paling tidak, sambung Syahrial, dengan adanya anggaran DBH yang sudah disalurkan oleh pemerintah pusat ini, membuat Pemprov Riau menjadi sedikit lega, dan kembali akan menjalankan kegiatan yang ada di Provinsi Riau.

Disebutkannya, untuk jumlah triwulan IV/2019 itu di bawah Rp 439 milliar lebih  "Tapi mungkin dibayarkan bertahap sekitar 30 persennya," ujar Syahrial.

Dia menambahkan, informasi terakhir terhadap upaya pelunasan DBH jatah Riau ini masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang kini tengah dipersiapkan.

"Beberapa waktu lalu kami sudah refocusing, ini juga salah satu upaya agar bendahara bisa menjaga kas bagaimana bisa dimanfaatkan tapi kondisi keuangan tetap aman," ujarnya.

Di contohkannya, seperti bayar gaji, bayar TPP dan lain-lain. "Nah, kalau sekarang sudah masuk pada fase penanganan COVID-19, tentunya kondisi kas juga harus diatur," terangnya.

Untuk sementara ini, dijelaskan Syahrial Abdi, bahwa Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Riau masih menjamin cast flow masih terjaga. Penyesuaian anggaran nantinya juga akan dilakukan pada APBD Perubahan dan diharapkan anggaran pemprov masih terjaga.

Penulis: Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 8 Sifat Wanita Terbaik
  • Ibrahimovic Cetak Gol, Milan Hajar Juventus
  • Rektor UIR dan Bupati Kampar Saksikan Pascasarjana Teken MoA dengan Sekda
  • Wartawan Halloriau Raih Juara 2 Lomba Essai Jurnalis Tingkat Riau
  • Angkut Warga Rohul Positif Covid-19, Penumpang Lion Air Pekanbaru-Jakarta 5 Juli Diminta Cek Kesehatan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved