BREAKING NEWS :
Polres Bengkalis Ringkus 3 Kurir Narkoba, 14,5 Kg Sabu Diamankan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:48 - Pemprov Riau Tunggu Kepast...
08:34 - Tingkatkan Perekonomian, R...
07:24 - Meski Pandemi Covid-19, Ri...
13:47 - Pariwisata dan Indutri Saw...
11:57 - Gubri: Jalankan Tugas dan ...
12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
 
Pemprov Riau Realokasi APBD 2020 hingga Rp 474 Miliar Demi Penanganan Covid-19
Kamis, 14 Mei 2020 - 09:47:04 WIB
Asisten III Sekretariat daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi
Asisten III Sekretariat daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi
TERKAIT:

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah melakukan realokasi APBD Riau tahun 2020 sebesar Rp 474,9 miliar. Realokasi anggaran tersebut diperuntukkan guna membantu mempercepat penanganan dan pencegahan Covid -19 atau virus corona di Riau. 

Asisten III Sekretariat daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi mengatakan, realokasi anggaran pada APBD Riau sudah dilakukan sebanyak dua kali. Pertama dana yang direalokasi untuk percepatan penanganan virus corona di Riau sebesar Rp 74,9 miliar. Sedangkan pada tahap kedua yakni sebesar Rp 400 miliar.

"Mekanisme realokasi anggaran sudah kami lakukan, hasilnya yang Rp 74,9 M itu untuk penanganan awal virus corona kemarin. Kemudian yang kedua Rp 400 M untuk kelanjutan penanganan," kata Syahrial, Rabu (13/5/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, dana realokasi APBD tersebut, juga sudah dilaporkan ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan juga sudah dinyatakan lengkap. Memang saat laporan realokasi tersebut pertama disampaikan, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.

"Tapi perbaikan itu sudah dilakukan, dan juga sudah diterima oleh Kementrian Keuangan," sebutnya di mediacenterriau.

Menurut Syahrial, realokasi anggaran tersebut wajib dilakukan. Karena jika tidak, maka pemerintah pusat akan menunda penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) ke daerah.

"Di Riau, masih ada beberapa kabupaten/kota yang belum menyelesaikan laporan realokasi nya," ujarnya. (*)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Polres Bengkalis Ringkus 3 Kurir Narkoba, 14,5 Kg Sabu Diamankan
  • Pemprov Riau Tunggu Kepastian Pelaksanaan Tes SKB
  • Polresta Pekanbaru Amankan 8 Sepeda Motor dengan Knalpot "Blong"
  • Suzuki Insurance Kini Lindungi Mobil Pelanggan hingga 5 Tahun
  • Paslon RAJUT Terima SK dari Golkar, Target Wajib Menang
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved