BREAKING NEWS :
Empat Hari Berturut-turut Pekanbaru Nihil Tambahan Kasus Corona
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:19 - Antisipasi Lonjakan Kasus ...
15:19 - Tiga Daerah di Riau Masuk ...
18:14 - Dukung PSBB, Enam daerah d...
16:28 - Pantau Pelaksanaan PSBB Du...
14:30 - Pemprov Riau Salurkan Bant...
13:45 - Pemprov Riau Terbitkan SE ...
12:49 - Gubri Serahkan Bantuan Log...
12:31 - Pemprov Riau Terima Bantua...
12:16 - Sambut Idul Fitri, Gubri R...
10:49 - Gubri Minta Masyarakat Pat...
15:01 - Pemprov Riau akan Lakukan ...
14:49 - Pemprov Riau Tanggapi Seri...
09:47 - Pemprov Riau Realokasi APB...
19:02 - Soal PSBB Seluruh Riau, Pe...
18:54 - Pemprov Riau Beri Sembako ...
14:27 - Pemprov Riau Hanya Ajukan ...
15:03 - Serahkan Secara Langsung, ...
14:48 - Pemprov Riau Kesulitan Ber...
15:09 - Gubri: Tenaga Medis Sudah ...
15:26 - Gubri Sebut Riau Segera Be...
 
Angka ODP di Riau Tembus 10.000, PDP 105 Pasien
Senin, 30 Maret 2020 - 13:48:07 WIB
Gubri Syamsuar
Gubri Syamsuar
TERKAIT:
 
  • Angka ODP di Riau Tembus 10.000, PDP 105 Pasien
  •  

    PEKANBARU - Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Riau hingga 30 Maret 2020 tembus angka 10.000 yakni mencapai 10.678 orang. Angka ini bertambah 3.564 orang dari sebelumnya yang hanya 7.114 orang.

    Dari 10.678 ODP tersebut, 102 orang selesai pemantauan dan sisanya sebanyak 10.576 orang masih proses pemantauan petugas kesehatan.

    Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) juga mengalami peningkatan 8 orang. Dari 97 menjadi 105 orang. Dari angka itu, 74 orang masih dirawat, 30 orang sudah pulang, dan 1 orang meninggal. Kemudian 2 orang terkonfirmasi positif Covid-19, dan satu orang sudah dipulangkan.

    Sebelumnya, Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar mengatakan, meningkatnya angka ODP di Riau karena tak hanya warga Riau dari Malaysia yang ditetapkan tetapkan sebagai ODP, tapi warga yang baru pulang dari Jakarta ke Riau juga ditetapkan ODP.

    "Tak hanya warga Riau yang baru pulang dari Malaysia kita tetapkan sebagai ODP, warga yang baru pulang dari Jakarta juga kita tetapkan sebagai ODP," katanya.

    Lebih lanjut Gubri menyampaikan, dalam mengantisipasi warga Riau yang baru pulang dari Malaysia, pihaknya minta semua kepala dinas kesehatan kabupaten/kota melakukan pendataan.

    "Jadi bagi saudara kita yang baru pulang dari Malaysia, mereka harus dicatat dan diisolasi secara mandiri selama 14 hari," ujarnya.

    Selanjutnya Gubri minta petugas kesehatan harus memonitor setiap hari perkembangan warga yang baru pulang dari Malaysia.

    "Seandainya ada warga yang sakit segera ditangani. Karena protokol kesehatannya seperti itu, jadi tidak bisa kemana-mana selama 14 hari itu harus di rumah," katanya dilansir cakaplah.(*)




    Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
    Silakan SMS ke 0813 7176 0777
    via EMAIL: redaksi@halloriau.com
    (mohon dilampirkan data diri Anda)

     
    Berita Lainnya :
  • Empat Hari Berturut-turut Pekanbaru Nihil Tambahan Kasus Corona
  • China Akhirnya Akui Simpan Virus Corona di Laboratorium, Sebut Mustahil Terjadi Kebocoran
  • BMKG Deteksi 16 Hotspot di Sumatera, 2 Titik Ada di Riau
  • Hari Ini Riau Nihil Kasus Baru Corona, Total Pasien Positif Masih 111 Orang
  • Hari Raya Idul Fitri, TMC di Riau Tetap Dilaksanakan, Total Volume Hujan Capai 33,8 Juta M3
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved