BREAKING NEWS :
Pekanbaru Nihil Pasien Covid-19, Gubri Apresiasi Tim Medis
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:00 - Pemprov Riau Ikuti Upacar...
13:32 - Tinjau Persiapan Penerapan...
12:29 - DBH 2018 Sudah Diterima, P...
15:00 - Walaupun New Normal, Check...
12:13 - Pemprov Bakal Libatkan IDI...
12:16 - Gubri Sidak ke Sejumlah OP...
15:19 - Antisipasi Lonjakan Kasus ...
15:19 - Tiga Daerah di Riau Masuk ...
18:14 - Dukung PSBB, Enam daerah d...
16:28 - Pantau Pelaksanaan PSBB Du...
14:30 - Pemprov Riau Salurkan Bant...
13:45 - Pemprov Riau Terbitkan SE ...
12:49 - Gubri Serahkan Bantuan Log...
12:31 - Pemprov Riau Terima Bantua...
12:16 - Sambut Idul Fitri, Gubri R...
10:49 - Gubri Minta Masyarakat Pat...
15:01 - Pemprov Riau akan Lakukan ...
14:49 - Pemprov Riau Tanggapi Seri...
09:47 - Pemprov Riau Realokasi APB...
19:02 - Soal PSBB Seluruh Riau, Pe...
 
Gubernur Riau: Rapid Test Tidak Hanya untuk ODP, Tapi ...
Senin, 30 Maret 2020 - 09:21:34 WIB

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menegaskan bahwa rapid test tidak hanya diperuntukkan bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) saja. Tapi juga dapat digunakan oleh tenaga medis yang menangani Covid-19.

"Jadi jangan salah persepsi, rapid test juga diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang bertugas langsung menangani pasien Corona. Sebab mereka juga butuh sehat," kata Gubri Syamsuar saat melakukan Vicon bersama Kepala Dinas Kesehatan se-Provinsi Riau yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit, Minggu (29/3/2020).

Tak hanya kepada Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), Gubri Syamsuar menegaskan bahwa rapid test juga diperuntukkan untuk dokter maupun tenaga medis yang bergelut dalam menuntaskan Corona.

Dikatakan Gubri, saat ini sudah tersedia sebanyak 6.000 lebih rapid test di Provinsi Riau. Sedangkan 4.434 rapid test lainnya telah dialokasikan ke masing-masing daerah di Riau.

Dengan begitu, Gubri berharap, seluruh Kepala Dinas Kesehatan yang ada di Riau memiliki satu bahasa dalam penggunaan rapid test tersebut.

"Saya ingin kita satu bahasa, baik dalam penggunaan rapid test maupun peruntukkannya bahwa rapid test bukan hanya untuk ODP saja," lanjut Gubri di mediacenterriau.

Gubri Syamsuar juga mengatakan bahwa proses pengecekan dengan menggunakan rapid test dinilai sangat cepat. 

"Untuk itu, rapid test sangat membantu sekali dalam proses pengecekan ODP maupun PDP," terang Gubri.

Sebagai informasi, saat ini jumlah ODP di Provinsi Riau sebanyak 7.114 orang, PDP sebanyak 96 orang dan 2 kasus terkonfirmasi Covid-19. (*)






Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pekanbaru Nihil Pasien Covid-19, Gubri Apresiasi Tim Medis
  • Liga-liga Eropa Kembali Dimulai, Berikut Jadwal Lengkapnya
  • Din Syamsudin: Komunis Masih Diberi Ruang Gerak di Indonesia, Pemerintah Tak Lakukan Apa-apa
  • Jalankan Protokol Covid-19, Kampanye Akbar Pilkada 2020 Ditiadakan
  • UNDP, WHO dan IOM Sediakan Ventilator untuk Dukung Respon COVID-19 Indonesia
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved