BREAKING NEWS :
Pendaftaran Ditutup 5 Tahun, Tapi Lulusan STAN Masih Bisa Jadi CPNS Kemenkeu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:47 - Pariwisata dan Indutri Saw...
11:57 - Gubri: Jalankan Tugas dan ...
12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
 
ODP Covid-19 di Riau Meningkat Jadi 193 Orang, Pasien Suspect 41 Orang
Senin, 23 Maret 2020 - 11:25:26 WIB

PEKANBARU - Jumlah Orang Dengan Pemantauan (ODP) Virus Corona (Covid-19) di Provinsi Riau mengalami peningkatan, hingga mencapai 193 orang dari sebelumnya hanya 135 orang.

Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atas suspect Covid-19 yang dirawat di rumah sakit di Provinsi Riau capai 41 orang.

"ODP sampai sudah mencapai 193 orang. Kemudian PDP yang sekarang berada di beberapa rumah sakit di Pekanbaru dan kabupaten/kota ada sebanyak 41 orang," kata Gubernur Riau, Syamsuar saat video Conference dengan Bupati/Walikota se-Riau di Gedung Daerah Pekanbaru, Senin (23/3/2020).

Dikatakan, hasil laboratorium yang diperoleh dari Litbangkes Kemenkes di Jakarta, ada sebanyak 10 pasien dinyatakan negatif.

"Kemudian satu pasien positif. Sedangkan yang saat ini dirawat di beberapa rumah sakit pemerintah dan swasta kabupaten/kota ada 30 orang," jelasnya dilansir cakaplah.

Atas kondisi tersebut, gubernur meminta bupati/walikota meminta untuk meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat untuk memutus mata rantai virus Corona.

Gubri juga berharap kepada bupati/walikota untuk menertibkan tempat hiburan, restoran, rumah makan dan kafe-kafe karena sejauh ini tempat-tempat tersebut masih ada kerumunan dan keramaian.

"Ini bagian untuk melaksanakan social distracting yang harus dijaga dan sekaligus untuk memutus mata rantai berkembang biaknya virus Corona," himbaunya.(*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pendaftaran Ditutup 5 Tahun, Tapi Lulusan STAN Masih Bisa Jadi CPNS Kemenkeu
  • Tingkat Kesembuhan Pasien Positif Corona di Riau Tembus 90,8 Persen, Paling Banyak di Pekanbaru
  • Segera Beroperasi, Tol Pekanbaru – Dumai Tingkatkan Konektivitas Kawasan Industri di Provinsi Riau
  • La Liga Spanyol: Madrid Kalahkan Alaves dengan Skor 2-0
  • Sekdaprov Riau Minta GTP Covid-19 Rohul Tidak Lengah
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved