BREAKING NEWS :
Lagi, 67 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:19 - Presiden Instruksikan Daer...
07:29 - Riau Siaga Darurat Virus C...
17:13 - Pemprov Riau Himbau Masyar...
15:22 - Riau Perpanjang Status Sia...
14:33 - Gubri Ajukan 6.000 Alat Ra...
13:39 - Besok, Gubri Akan Video Co...
12:09 - Cegah Penyebaran Corona, G...
11:25 - ODP Covid-19 di Riau Meni...
15:07 - Gubernur Riau Tinjau Gedun...
11:39 - Antisipasi Pandemi Virus C...
12:09 - Bersiap Hadapi Ramadan, Gu...
18:30 - Gubri Akan Ajukan Pembuata...
14:02 - Riau Siapkan Rp 11 Milliar...
13:49 - Sebagian ASN Pemprov Riau ...
12:39 - Gubri Video Conference den...
19:22 - Akibat Corona, Jadwal Tes ...
11:02 - Sikapi Instruksi ASN Boleh...
18:45 - Gubri Resmi Tetapkan Riau ...
16:12 - Pemprov Riau Rapat Tertutu...
13:03 - Tak hanya Masjid, Penyempr...
 
Pertumbuhan Ekonomi Menurun, Gubri Klaim Tingkat Kemiskinan dan Pengangguran Riau Turun
Senin, 24/02/2020 - 17:05:13 WIB

PEKANBARU - Walaupun pertumbuhan ekonomi Riau turun atau hanya 2,84 persen, namun Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mengklaim tingkat kemiskinan di Riau tahun 2019 terjadi penurunan atau hanya 6,90 persen dari 7,21 persen. Demikian juga tingkat pengangguran terbuka juga turun, dari 6,20 persen jadi 5,97 persen.

"Indikator makro pertumbuhan ekonomi kita hanya 2,84 persen, kecil sekali naiknya dari tahun sebelumnya 2,34 persen," kata Gubri Syamsuar saat refleksi pembangunan 2020 di kantor Gubernur Riau, Senin (24/2/2020).

Menurutnya kondisi pertumbuhan ekonomi Riau telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo saat kunjungan kerja ke Provinsi Riau beberapa hari lalu.

"Beliau (Presiden) sempat heran, kenapa pertumbuhan ekonomi Riau seperti ini (rendah). Kok rendah sekali (lebih rendah dari Sumatera dan Indonesia)," ungkapnya.

Syamsuar menjelaskan, rendahnya pertumbuhan ekonomi Riau disebabkan turunnya produksi minyak dan gas (Migas). Sebab capaian pertumbuhan ekonomi Riau masuk Migas.

"Kalau diluar minyak capaian pertumbuhan ekonomi Riau mencapai 4,84 persen. Tapi karena masuk migas jadi anjlok seperti itu. Sebab produksi migas (Blok Rokan) sejak akan dialihkan 2021 tidak ada penambahan investasi di sana, sehingga produksi menurun," ulasnya dilansir cakaplah.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Lagi, 67 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
  • Telantarkan TKI, Bupati Irwan Akan Stop Rute Kapal ke Selatpanjang
  • Satu dari 7 Pasien Positif Corona di Sumbar Meninggal Dunia
  • Selama Wabah Corona, Pemko Diminta Pastikan Ketersediaan Pangan dan Anggaran Aman
  • Cegah Corona, DPW FPI Kepulauan Meranti Semprot Disinfectant di Masjid dan Musala
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved