BREAKING NEWS :
Lagi, 67 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

14:19 - Presiden Instruksikan Daer...
07:29 - Riau Siaga Darurat Virus C...
17:13 - Pemprov Riau Himbau Masyar...
15:22 - Riau Perpanjang Status Sia...
14:33 - Gubri Ajukan 6.000 Alat Ra...
13:39 - Besok, Gubri Akan Video Co...
12:09 - Cegah Penyebaran Corona, G...
11:25 - ODP Covid-19 di Riau Meni...
15:07 - Gubernur Riau Tinjau Gedun...
11:39 - Antisipasi Pandemi Virus C...
12:09 - Bersiap Hadapi Ramadan, Gu...
18:30 - Gubri Akan Ajukan Pembuata...
14:02 - Riau Siapkan Rp 11 Milliar...
13:49 - Sebagian ASN Pemprov Riau ...
12:39 - Gubri Video Conference den...
19:22 - Akibat Corona, Jadwal Tes ...
11:02 - Sikapi Instruksi ASN Boleh...
18:45 - Gubri Resmi Tetapkan Riau ...
16:12 - Pemprov Riau Rapat Tertutu...
13:03 - Tak hanya Masjid, Penyempr...
 
Dana Tak Cukup, Pembangunan Infrastruktur Jadi Tantangan Terbesar Pemprov Riau
Senin, 24/02/2020 - 13:14:24 WIB
Gubernur Riau Syamsuar saat acara Coffee Morning.
Gubernur Riau Syamsuar saat acara Coffee Morning.
TERKAIT:

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyatakan pembangunan infrastruktur merupakan tantangan terbesar Pemprov Riau, karena modal yang terbatas.

"Untuk saat ini, kita memang banyak melakukan pembangunan infrastruktur tetapi dana kita tidak cukup. Sebab itu, inilah yang menjadi tantangan terbesar atau problem Pemprov Riau," ungkap Gubernur Riau, Syamsuar saat melakukan coffe morning, Senin (24/2) di ruang Kenanga.

"Dana kita kalau diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur di lima tahun kedepan tidak akan bisa mencukupi. Kalau dilihat sekarang, masih banyak infrastruktur jalan - jalan dan jembatan di Riau yang belum baik," sebutnya.

"Dan anggaran kita tidak memadai, maka dari itu hal inilah yang menjadi problem Pemprov Riau saat ini. Sebab itu, kami harus berupaya mencari peluang - peluang atau dana - dana tambahan, baik melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) maupun kerjasama pemerintah dengan dunia usaha," jelasnya.

Dikatakan Gubri, walaupun APBD Riau mencapai Rp10 trilliun lebih, tetapi dengan nominal tersebut, untuk membangun infrastruktur tidak akan mencukupi.

"Inilah yang mengkhawatirkan kami. Ditakutkan sasaran atau program yang akan kita raih itu tidak dapat tercapai, karena anggaran kita sekarang masih terbatas," sebutnya.

"Sebab itu, tantangan buat pembangunan infrastruktur ini merupakan tantangan terbesar bagi Pemprov Riau ke depan," tuturnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Lagi, 67 TKI dari Malaysia Tiba di Pelabuhan Dumai
  • Telantarkan TKI, Bupati Irwan Akan Stop Rute Kapal ke Selatpanjang
  • Satu dari 7 Pasien Positif Corona di Sumbar Meninggal Dunia
  • Selama Wabah Corona, Pemko Diminta Pastikan Ketersediaan Pangan dan Anggaran Aman
  • Cegah Corona, DPW FPI Kepulauan Meranti Semprot Disinfectant di Masjid dan Musala
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved