BREAKING NEWS :
11 Hotspot Masih Terpantau di Riau Hari Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:31 - Sensus Penduduk Harus Dima...
17:44 - Gubri Keluarkan SK Bansos ...
08:34 - Cegah dan Atasi Karhutla, ...
13:20 - Kunjungan Presiden Jokowi ...
17:08 - Ini Kata Gubri Terkait Per...
16:04 - Gubri Sampaikan 5 Misi dan...
17:05 - Pertumbuhan Ekonomi Menuru...
13:14 - Dana Tak Cukup, Pembanguna...
13:52 - Wagubri: Dana Desa Bisa Te...
12:08 - Seluruh Biro Dituntut Ting...
15:43 - Edwar Sanger: BNPB Proses ...
11:56 - Gubri Resmi Canangkan SP O...
16:58 - Gubri Paparkan Persoalan I...
10:33 - Pemprov Riau akan Kirimkan...
21:51 - Sekdaprov Riau Bangun Sine...
18:38 - Empat Bupati dan Walikota ...
18:18 - Gubernur Riau dan Kapolda ...
16:19 - Provinsi Riau Raih Predika...
06:13 - Besok, Gubri Tetapkan Stat...
19:40 - Tak Ada Hambatan, Kegiatan...
 
Syamsuar Optimis Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif Riau Bisa Tembus Internasional
Minggu, 19/01/2020 - 09:04:57 WIB
Gubernur Riau, Syamsuar ketika mengahadiri forum diskusi “Kreatifitas Beridentitas” di Gedung Daerah, Pekanbaru, Sabtu (18/1/2020).
Gubernur Riau, Syamsuar ketika mengahadiri forum diskusi “Kreatifitas Beridentitas” di Gedung Daerah, Pekanbaru, Sabtu (18/1/2020).
TERKAIT:

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar ketika menghadiri forum diskusi “Kreatifitas Beridentitas” mengatakan, sektor UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau memiliki potensi yang sangat besar untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Saat ini pihaknya terus berupaya membuat kebijakan-kebijakan yang bisa mendorong potensi tersebut.

Syamsuar memaparkan, selain itu Riau juga memiliki potensi lainnya yang sangat besar. Pada sektor perkebunan, daerah berjuluk negeri Lancang Kuning itu memiliki lebih dari 500 hektare kebun kelapa dan sektor pariwisata di kawasan pulau Rupat utara yang saat ini sedang banyak diminati investor mancanegara.

“Artinya Riau memiliki potensi besar. Ini termasuk juga sektor perikanan dan UMKM. Untuk itu kita harus membuat kebijakan-kebijakan untuk mendorong seluruh sektor ini agar bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi sekaligus menekan inflasi di Riau,” kata Gubernur Riau, Syamsuar, di Gedung Daerah, Pekanbaru, Sabtu (18/1/2020).

“Mungkin selama ini para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif di Riau kurang mendapatkan ruang untuk meningkatkan produk ekonominya, mendapatkan permodalan, juga bagaimana caranya meningkatkan ilmu pengetahuan serta meningkatkan pemasaran sehingga produknya bisa dipasarkan ke dunia internasional. Untuk itu kedepanya pemerintah bersama unsur masyarakat akan berupaya untuk mendorong agar lebih maksimal,” ucapnya, dikutip mediacenterriau.

Menurutnya, kebangkitan ekonomi di Riau memang harus dimulai dari kebangkitan progam UMKM. Hal ini sejalan dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang saat ini sedang melaksanakan pembangunan pada sektor UMKM melalui Kementerian Koperasi UKM.

Pada kesempatan itu, Gubernur Riau juga berharap kepada Badan Riau Creative Network (BRCN) para Akademisi, pelaku usaha agar bisa bersinerigi saling menyatukan pemikiran. Selain itu Kepada pihak Bank Riau Kepri (BRK) Syamsuar telah menekankan agar memberikan kemudahan untuk membantu permodalan UMKM yang ada di Riau. 

“Saya sudah mengajak pihak Bank Riau Kepri untuk memberikan kemudahan permodalan untuk mendukung UMKM dan pelaku ekonomi kreatif. Pada tahun sebelumya 25 juta rupiah tanpa angunan, saat ini 50 juta rupiah tanpa agunan,” Syamsuar menegaskan.

“Selain itu Pemprov Riau bersama pihak Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini sedang mencari format-format yang lebih jitu bagaimana caranya untuk meningkatkan ekonomi di provinsi Riau. Kita harus maju untuk Riau yang lebih baik,” ucapnya.

Turut hadir pada acara forum diskusi Kreatifitas Beridentitas, Staf Khusus Menteri Koperasi UKM, Tubagus Fiki Chikara Satari. Ia mengatakan, apa yang disampaikan Gubernur Riau, Syamsuar adalah hal yang sangat menarik. 

“Bahwa semangat konsolidasi para pelaku ekonomi kreatif yang sebetulnya 99 persenya adalah para pelaku usaha kecil di level menengah. Apa yang dikatakan Gubernur Riau pada forum diskusi ini merupakan bentuk komitmen kepala daerah untuk mendorong sektor ekonomi kreatif,” tutur Fiki Satari.

Pada kesempatan itu Staf Khusus Menteri Koperasi UKM juga mengucapkan selamat atas terpilihnya Riau sebagai tuan rumah Creative City Festival pada tahun 2021. Menurut Fiki ditunjuknya Riau sebagai tuan rumah hasil dari keputusan konfrensi Creative City Network (ICCN) di Ternate bulan Oktober 2019 lalu. (*)



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 11 Hotspot Masih Terpantau di Riau Hari Ini
  • Tersangka Karhutla di Riau Bertambah Jadi 21 Orang
  • MPR Minta Pemerintah RI Lobi Saudi, Khawatir Kebijakan Stop Umrah Berlanjut ke Haji
  • Meningkat, Korban Tewas Akibat Virus Corona hingga Hari Ini Capai 2.858 Orang
  • Ngeri, Kelamin Suami Dipotong Istri karena Malas Bertani
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved