BREAKING NEWS :
Pajak Walet Bocor, Potensi Rp13 Miliar, tapi Hanya Diterima Rp750 Juta
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

08:34 - Cegah dan Atasi Karhutla, ...
13:20 - Kunjungan Presiden Jokowi ...
17:08 - Ini Kata Gubri Terkait Per...
16:04 - Gubri Sampaikan 5 Misi dan...
17:05 - Pertumbuhan Ekonomi Menuru...
13:14 - Dana Tak Cukup, Pembanguna...
13:52 - Wagubri: Dana Desa Bisa Te...
12:08 - Seluruh Biro Dituntut Ting...
15:43 - Edwar Sanger: BNPB Proses ...
11:56 - Gubri Resmi Canangkan SP O...
16:58 - Gubri Paparkan Persoalan I...
10:33 - Pemprov Riau akan Kirimkan...
21:51 - Sekdaprov Riau Bangun Sine...
18:38 - Empat Bupati dan Walikota ...
18:18 - Gubernur Riau dan Kapolda ...
16:19 - Provinsi Riau Raih Predika...
06:13 - Besok, Gubri Tetapkan Stat...
19:40 - Tak Ada Hambatan, Kegiatan...
18:06 - Kemenlu Ajak Pemprov Riau ...
15:27 - Bentrokan saat Eksekusi La...
 
Gubri Bakal Wujudkan Riau Kawasan Ekonomi Khusus Halal
Jumat, 17/01/2020 - 21:17:47 WIB

PEKANBARU - Gubernur Riau Syamsuar terus berinovasi dalam memajukan industri halal di Bumi Lancang Kuning. 

Pasca dianugerahi penghargaan oleh Menteri Agama RI Fachrul Razi atas kontribusi bidang pendidikan dan keagamaan pada Kamis (16/1/2020) malam, Syamsuar mengatakan dalam waktu dekat akan mengukuhkan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah. 

Dia menyebut hal itu juga tidak terlepas dari perkembangan produk-produk halal di Provinsi Riau yang kian meningkat. 

"Dalam waktu dekat kita akan mengukuhkan pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah. Sebenarnya di Riau ini kan sudah banyak  berkembang produk-produk halal," kata Syamsuar, Jumat (17/1/2020) di Pekanbaru.

Mantan Bupati Kabupaten Siak dua periode tersebut mengatakan, keinginan untuk membangun kawasan Ekonomi Khusus Halal di Provinsi Riau juga mendapat dorongan dari Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin.

"Kami berkeinginan sesuai apa yang disarankan Pak Wapres sewaktu kami bersilaturahmi bersama Rektor UIN. Kiranya juga di Riau ini ada orang yang membangun industri produk-produk halal," tuturnya.

"Jadi waktu itu beliau (Wpres) menyampaikan sebaiknya di Riau ini ada kawasan ekonomi  khusus halal," tambahnya.

Ia pun berharap, dengan potensi yang ada dan dukungan pemerintah saat ini dapat meningkatkan komitmen para pengusaha untuk melahirkan industri halal di Bumi Melayu.

"Kami senang sekali kalau ada investasi yang bisa memanfaatkan ini. Apalagi Tenayan sudah ada. Jadi menarik bagi kami karena memang sekarang Indonesia ini menjadi produsen produk-produk halal," tuturnya di mediacenterriau.

"Ke depan, kalau nanti banyak usaha-usaha yang memiliki komitmen melahirkan industri halal. Riau tentunya juga siap (menjadi kawasan ekonomi khusus halal)," demikian Syamsuar. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Pajak Walet Bocor, Potensi Rp13 Miliar, tapi Hanya Diterima Rp750 Juta
  • Diskes Pekanbaru Adakan FPD untuk Sinergitas Pembahasan APBD
  • MTQ XIII Pusako Dibuka, Jamaluddin: Musabaqah Ajang Seleksi Qari dan Qariah Terbaik
  • Penerima PKH Rohil Capai Angka 20 Ribu, Dinsos Akan Update Data Tiap 3 Bulan
  • Suzuki Club Reaksi Cepat, Terjang Banjir untuk Evakuasi Korban Banjir Jakarta
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved