BREAKING NEWS :
Fokus Tangani Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, APBD-P Pekanbaru 2020 Naik Rp 189 Miliar
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

16:47 - Tol Permai Diharap Dorong ...
12:42 - Gubri Berharap UMKM Riau M...
07:44 - Tunggu SK, Gubri Akan Lant...
16:10 - Pemprov Riau Berharap RSTP...
14:11 - Presiden Jokowi Resmikan T...
13:21 - Pemprov Riau Akan Tambah J...
12:46 - Pemprov Riau Masih Tunggu...
11:18 - Jelang Dua Hari Bertugas, ...
16:05 - PT TGI Serahkan Bantuan 35...
12:18 - Gubri Teken Nota Kesepakat...
09:16 - 109 Pelamar CPNS di Pempro...
06:18 - Sudah 143 ASN di Pemprov R...
17:26 - Kemerdekaan Pers di Riau S...
18:37 - Pemprov Riau Serahkan 100 ...
13:36 - Riau akan Buat Aplikasi Se...
11:08 - Gubri Minta Pusat Perhatik...
16:31 - Gubri Sebut Penanganan Ab...
14:40 - Gubri Keluarkan SE Atur Si...
17:07 - Pemprov Riau Sediakan 120 ...
14:52 - Gubri Minta Satgas Covid-1...
 
 
Tuai Kritik Pelantikan Keluarga Gubri dan Sekdaprov Jadi Pejabat, Pemprov Riau Beri penjelasan
Minggu, 12 Januari 2020 - 06:22:47 WIB
Gubernur Riau Syamsuar dan Sekdaprov Yan Prana Jaya.
Gubernur Riau Syamsuar dan Sekdaprov Yan Prana Jaya.
TERKAIT:

PEKANBARU - Pelantikan keluarga Gubernur Riau Syamsuar dan Sekda Riau Yan Prana Jaya menjadi pejabat di lingkungan Pemprov Riau menuai kritik. Prosedur pengangkatan para pejabat itu juga dipertanyakan sejak awal.

Pelantikan keluarga Gubernur Riau Syamsuar dilaksanakan pada Selasa (7/1) lalu. Dalam pelantikan eselon III dan IV itu diketahui adanya menantu Gubernur Riau, Tika Rahmi Syahfitri, yang menjabat sebagai Kasubag Retribusi Bapenda Riau.

Sedangkan keluarga Sekda Riau Yan Prana yang diangkat menjadi pejabat adalah kakak kandungnya Prasurya Darma sebagai Sekretaris Dinas Sosial Riau. Selain itu, adik kandung Yan Prana, Dedi Herman menjabat Kabid Operasi Satpol PP Riau.

Deretan keluarga Syamsuar dan Yan Prana di Pemprov Riau ini ramai dibahas warga.

Pengamat publik di Riau, Dr Rawa El Amady, menilai susunan pejabat menjadi kontroversi lantaran keluarga Gubernur dan Sekda Riau dilantik di hari yang sama. Proses pengangkatan juga disebut sudah diragukan sejak awal.

"Prosedur pengangkatan para pejabat ini sejak awal sudah dipertanyakan publik. Sebab, pelantikan sempat ditunda," kata Rawa, Sabtu (11/1/2020) dikutip dari Detik.

Dengan adanya penundaan itu, Rawa menduga adanya kepentingan yang dititipkan dalam pelantikan tersebut. Penitipan yang dimaksud mengakomodasi kepentingan keluarga Gubernur dan Sekda Riau.

"Asesmennya harusnya terbuka diketahui semua orang. Hasil asesmennya juga mestinya dibuka. Kalau sistemnya tertutup maka rawan dimanipulasi hasilnya. Kepentingan-kepentingan bisa masuk dengan mudah di situ," kata doktor antropolog lulusan Universitas Indonesia (UI) itu.

Dengan adanya pengangkatan pejabat tersebut, Rawa menilai warga patut merasa curiga.

"Wajarlah ada dugaan kalau pelantikan ini sarat dengan nilai-nilai kekeluargaan, bukan berdasarkan profesionalisme. Asesmennya hanya sekedar basa basi semata," kata Rawa.

Secara terpisah, Asisten III Pemprov Riau, Indrawati Nasution membantah soal tudingan pelantikan yang sarat kekeluargaan itu. Dia menegaskan tak ada aturan yang dilanggar.

"Pelantikan ini sudah sesuai dengan prosedural yang ada. Tidak ada aturan yang dilabrak dalam pelantikan tersebut," kata Indrawati kepada detikcom.

Dia menyebutkan, semua tahapan pengangkatan pejabat eselon III dan IV sudah sesuai aturan yang berlaku.

"Kalau dia menantu gubernur apa dia tidak punya kesempatan untuk dilantik. Sepanjang memenuhi persyaratan, menantukan cuma satu. Dan memang basic di situ gitu, sarjana ekonomi. Sah-sah saja. Ketentuan tentang ASN tidak ada yang tabrak-tabrak," tutup Indrawati. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Fokus Tangani Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi, APBD-P Pekanbaru 2020 Naik Rp 189 Miliar
  • 50 Ribu Tautan Iklan Penjual Obat Ilegal Bertebaran Selama Pandemi Covid-19
  • Pembenahan Birokrasi di Inhu Prioritas Utama Paslon BWS
  • iPhone SE 2020 Dibanderol Nyari Rp8 Juta di Indonesia
  • Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Riau Bertambah 194, Ini Sebarannya
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved