BREAKING NEWS :
Satu Orang Tewas Akibat Virus Corona di Korea Selatan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:52 - Wagubri: Dana Desa Bisa Te...
12:08 - Seluruh Biro Dituntut Ting...
15:43 - Edwar Sanger: BNPB Proses ...
11:56 - Gubri Resmi Canangkan SP O...
16:58 - Gubri Paparkan Persoalan I...
10:33 - Pemprov Riau akan Kirimkan...
21:51 - Sekdaprov Riau Bangun Sine...
18:38 - Empat Bupati dan Walikota ...
18:18 - Gubernur Riau dan Kapolda ...
16:19 - Provinsi Riau Raih Predika...
06:13 - Besok, Gubri Tetapkan Stat...
19:40 - Tak Ada Hambatan, Kegiatan...
18:06 - Kemenlu Ajak Pemprov Riau ...
15:27 - Bentrokan saat Eksekusi La...
14:43 - Wagubri Berharap Riau Jadi...
12:56 - Gubri Hadiri Rakornas, Pre...
08:08 - Pagi Ini, Gubri Hadiri Ra...
17:27 - Hasil Assessment KASN Belu...
14:26 - Gubri dan Wagubri Tinjau L...
13:36 - Soal Anggaran Karhutla, Gu...
 
Kas Riau Masih Tersisa Rp 14 Milliar, Pertumbuhan Ekonomi Masih Rendah
Senin, 06/01/2020 - 08:48:02 WIB
Gubernur Riau Syamsuar
Gubernur Riau Syamsuar
TERKAIT:

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebut realisasi APBD Riau 2019 mencapai 91,31 persen, sementara fisik 95,03 persen. Jadi lebih kurang 8 persen lebih dana masih ada di kas daerah Riau.

"Untuk sama-sama kita ketahui, progres APBD Riau pada 2019 mencapai 91,31 persen, sementara untuk fisik (pekerjaan) 95,03 persen. Dan untuk dana kas Riau sekarang masih ada sekitar 8 persen kurang lebih," ungkap Syamsuar mantan Bupati Siak dua periode tersebut, Senin (6/1/2020).

Dijelaskan Gubri, sisa khas 8 persen tersebut nominalnya sekitar Rp14 milliar. Jadi khas daerah Riau tidak mengalami devisit.
Tersisa
"Selain itu, untuk Indikator Makro Daerah kalau dilihat dari pertumbuhan ekonomi Riau saat ini kita masih rendah, pada tahun 2018 naiknya hanya sekitar 2,3 persen,  sementara 2019 hanya 2,74 persen, " jelas Gubri.

Sedangkan tingkat kemiskinan Riau ada sekitar 7,08 persen dari jumlah penduduk. Untuk jumlah penduduk Riau keseluruhan ada sekitar 7 juta jiwa, jadi penduduk miskin Riau sekarang masih ada sekitar 500 ribu yang tersebar di kabupaten/kota se-Riau, terangnya.

Seterusnya, ditambahkan Gubri, tingkat pengangguran terbuka Riau ada sekitar 5,97 persen. Dan untuk indeks pembangunan manusia yang berhubungan dengan pendidikan dan kesehatan Riau mencapai sekitar 72,44 persen.

Dijelaskan Gubri, untuk diketahui, indeks pembangunan manusia tertinggi di Riau ada di tiga daerah, diantaranya Pekanbaru, kemudian Dumai dan Siak. Dilihat dari 5 tahun sebelumnya indeks tertinggi selalu di tiga daerah ini saja, sementara kabupaten/kota yang lain belum ada yang meningkat.

"Maka dari itu, untuk kedepannya kita akan berusaha bagaimana caranya untuk dapat melakukan pemerataan pada pendidikan," pungkasnya. 

Penulis: Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Satu Orang Tewas Akibat Virus Corona di Korea Selatan
  • Agar Sesuai Standar, KLHK Awasi Pembangunan Terowongan Gajah di Proyek Tol Pekanbaru-Dumai
  • Di Bawah Ancaman Pisau, Empat Anak Ini Dipaksa Lakukan Oral Seks
  • Tiba di Riau, Ini Agenda Presiden Jokowi, Resmikan Pabrik hingga Tinjau Jalan Tol
  • Kedatangan Presiden Jokowi di Riau Disambut 4 Titik Panas
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved