BREAKING NEWS :
Lanal Dumai Amankan 10,75 Kg Sabu dalam Kemasan Teh, Dua Tersangka Diringkus
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

18:37 - Pemprov Riau Serahkan 100 ...
13:36 - Riau akan Buat Aplikasi Se...
11:08 - Gubri Minta Pusat Perhatik...
16:31 - Gubri Sebut Penanganan Ab...
14:40 - Gubri Keluarkan SE Atur Si...
17:07 - Pemprov Riau Sediakan 120 ...
14:52 - Gubri Minta Satgas Covid-1...
06:09 - Buka Kongres DPP IKAPTK Pr...
17:14 - Pemprov Riau Atur Penyesua...
15:43 - Gubri Ingin Riau Tak hanya...
14:04 - Pemprov Riau Ajukan 19 Rib...
12:20 - Cuti Pilkada, Pemprov Riau...
14:35 - Gubri Berharap Pertashop D...
13:55 - Pemprov Riau Prioritaskan ...
18:31 - Pemprov Riau Siapkan 4 Nam...
15:02 - APBD Perubahan Riau 2020 d...
12:58 - Gubri Sebut Belum Terima L...
12:39 - Pemprov Riau Keluarkan Ins...
11:22 - Maju Pilkada, Gubri Berhar...
21:38 - Pilkada di Depan Mata, Gub...
 
 
Kas Riau Masih Tersisa Rp 14 Milliar, Pertumbuhan Ekonomi Masih Rendah
Senin, 06 Januari 2020 - 08:48:02 WIB
Gubernur Riau Syamsuar
Gubernur Riau Syamsuar
TERKAIT:

PEKANBARU - Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar sebut realisasi APBD Riau 2019 mencapai 91,31 persen, sementara fisik 95,03 persen. Jadi lebih kurang 8 persen lebih dana masih ada di kas daerah Riau.

"Untuk sama-sama kita ketahui, progres APBD Riau pada 2019 mencapai 91,31 persen, sementara untuk fisik (pekerjaan) 95,03 persen. Dan untuk dana kas Riau sekarang masih ada sekitar 8 persen kurang lebih," ungkap Syamsuar mantan Bupati Siak dua periode tersebut, Senin (6/1/2020).

Dijelaskan Gubri, sisa khas 8 persen tersebut nominalnya sekitar Rp14 milliar. Jadi khas daerah Riau tidak mengalami devisit.
Tersisa
"Selain itu, untuk Indikator Makro Daerah kalau dilihat dari pertumbuhan ekonomi Riau saat ini kita masih rendah, pada tahun 2018 naiknya hanya sekitar 2,3 persen,  sementara 2019 hanya 2,74 persen, " jelas Gubri.

Sedangkan tingkat kemiskinan Riau ada sekitar 7,08 persen dari jumlah penduduk. Untuk jumlah penduduk Riau keseluruhan ada sekitar 7 juta jiwa, jadi penduduk miskin Riau sekarang masih ada sekitar 500 ribu yang tersebar di kabupaten/kota se-Riau, terangnya.

Seterusnya, ditambahkan Gubri, tingkat pengangguran terbuka Riau ada sekitar 5,97 persen. Dan untuk indeks pembangunan manusia yang berhubungan dengan pendidikan dan kesehatan Riau mencapai sekitar 72,44 persen.

Dijelaskan Gubri, untuk diketahui, indeks pembangunan manusia tertinggi di Riau ada di tiga daerah, diantaranya Pekanbaru, kemudian Dumai dan Siak. Dilihat dari 5 tahun sebelumnya indeks tertinggi selalu di tiga daerah ini saja, sementara kabupaten/kota yang lain belum ada yang meningkat.

"Maka dari itu, untuk kedepannya kita akan berusaha bagaimana caranya untuk dapat melakukan pemerataan pada pendidikan," pungkasnya. 

Penulis: Rivo Wijaya
Editor: Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Lanal Dumai Amankan 10,75 Kg Sabu dalam Kemasan Teh, Dua Tersangka Diringkus
  • Saat Pandemi, Berikut Tips Donor Darah dan Pantangan Setelahnya
  • Hari Ini Sebagian Wilayah Riau Akan Diguyur Hujan
  • Peringati HUT ke-65 Lantas, Polres Inhu Bangun Rumah untuk Seorang Warga Desa Sungai Baung
  • Bikin Geger, Viral 2 Pria Jadi "Pengantin" di Rohil, Polisi Turun Tangan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved