BREAKING NEWS :
Husni Thamrin-Tengku Edy Kantongi SK Dukungan, Siap Bertarung di Pilkada Pelalawan
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

11:17 - Pemprov Riau Gelar SKJ den...
20:02 - Dari 1.582 Desa/Kelurahan ...
13:48 - Pemprov Riau Tunggu Kepast...
08:34 - Tingkatkan Perekonomian, R...
07:24 - Meski Pandemi Covid-19, Ri...
13:47 - Pariwisata dan Indutri Saw...
11:57 - Gubri: Jalankan Tugas dan ...
12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
 
Hingga Desember, Sekdaprov Sebut Serapan APBD Riau 2019 di Atas 80 Persen
Senin, 09 Desember 2019 - 19:50:34 WIB

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengakui bahwa realisasi serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 sudah berada di atas 80 persen menjelang pertengahan bulan Desember ini.

Hal itu diakui oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Yan Prana Jaya. Ia menuturkan bahwa pemerintah bahkan optimis realisasikan serapan APBD 2019 dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

"Fisiknya ada yang tinggi rata-rata per OPD (Organisasi Perangkat Daerah) sekitar 90-an persen. Keuangannya mungkin sekitar 80-an persen, kita optimis target tercapai," kata Sekda kepada awak media, Senin (9/12/2019).

Dikatakan Sekda, untuk menggesa serapan APBD tersebut, juga telah dilakukan evaluasi terhadap OPD di lingkungan setempat. "Kita berharap jangan ada yang gagal bayar," ucapnya.

Sementara, terhadap pihak rekanan yang tidak dapat menyelesaikan kegiatan sesuai kontrak, ditegaskan Sekda mereka harus bersiap menghadapi sanksi.

"Sanksi pasti, karena sudah ada ketentuan. Kalau dia terlambat sampai batas waktu dibenarkan oleh Perpres untuk perpanjangan adendum sampai 50 hari. Tapi kalau juga tak mampu menyelesaikan sampai tenggat waktu, diblacklist," pungkasnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Husni Thamrin-Tengku Edy Kantongi SK Dukungan, Siap Bertarung di Pilkada Pelalawan
  • Selama Pandemi Covid-19, Bank di Riau Beri Keringanan Kredit Rp11,18 Triliun
  • Gerindra Bengkalis Usulkan 3 Nama Maju di Pilkada, Termasuk Ahmad Syah Harrofie
  • 10 Merek Mobil Terlaris Januari–Juni 2020, Suzuki Bayangi Honda
  • Benarkah Nasi Padang Jadi Sumber Penularan Covid-19?
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved