BREAKING NEWS :
Hingga Oktober 2020, Sudah 2.788 Warga Riau Kena DBD
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:13 - Hadiri Hari Ikan Nasional ...
13:07 - Gubri Beri Penghargaan kep...
11:20 - Gubri Puji Aplikasi Bantu ...
15:10 - Kirim Surat Resmi ke Kemen...
13:51 - HUT ke-75 PGRI, Gubri: Kit...
08:43 - Wagubri Ungkap Peran Zakat...
14:36 - 262 CPNS Pemprov Riau Sele...
14:09 - Gubri Ungkap Tren Covid-19...
09:51 - 3T Jadi Acuan Riau Putus P...
08:08 - Terkait Tambahan 688 Kasus...
15:36 - Proyek SPAM Dapat Alirkan ...
13:36 - Daerah di Riau Sudah Tidak...
12:52 - 2022, SPAM Lintas Kota Pe...
14:19 - Kabar Gembira, Menpan RB K...
12:39 - Di Masa Pandemi, Gubri Ber...
16:30 - LHK Riau Targetkan Kabupat...
12:52 - Sentra Ekonomi Kreatif LAM...
11:59 - Sudah Dibahas dengan DPRD ...
19:28 - Satgas Covid-19 Riau Sebut...
13:34 - Gubri: Keterbukaan Informa...
 
 
Gubernur Riau Ditunjuk Jadi yang Pertama Paparkan Penanggulangan Karhutla saat Rakor di Jakarta
Minggu, 08 Desember 2019 - 08:18:31 WIB

JAKARTA-Saat menghadiri Rapat Koordinasi Gabungan Tingkat Kementerian/Lembaga Tentang Peningkatan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan di Jakarta, Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar mendapat kesempatan pertama memaparkan pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Riau, di Kantor Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), di Jakarta Jumat (6/12/2019). 

Selain Gubernur Riau, rakor tersebut dihadiri sejumlah gubernur di Indonesia yang daerahnya rawan karhutla, diantaranya Gubernur Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. 

Rakor dipimpin langsung Menkopolhukam, Mahfud MD dan dihadiri oleh Panglima TNI, Kapolri, Mendagri, KLHK, Kepala BNPB, Kepala BRG, Kepala BMKG serta perwakilan dari kementrian lembaga. 

"Sesuai arahan pak presiden, penekanannya lebih kepada pencegahan. Jadi pada prinsipnya pemerintah pusat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam konteks penanggulangan karhutla. Tinggal nanti di 2020 pencegahan lebih diutamakan," kata Kepala BPBD Riau, Edwar Sanger dilansir goriau, yang ikut mendampingi Gubri Syamsuar dalam Rakor di Jakarta tersebut. 

Edwar mengatakan, dalam rakor tersebut pemerintah pusat mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) segera menetapkan status siaga bencana karhutla, jika musim kemarau sudah mulai masuk. Selain itu, daerah juga diminta untuk meningkatkan koordinasi dengan seluruh stakeholder guna mengantisipasi terjadinya Karhutla. 

"Termasuk antisipasi sarana dan prasarana dan penggangaran untuk karhutla juga harus disiapkan oleh daerah," ungkap Edwar. 

Diharapkan 2020 tidak terjadi Karhutla seperti tahun - tahun sebelumnya, kalau dilakukan pencegahan dari awal, diharapkan tidak akan terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan di Riau. Nanti, BNPB juga akan memberikan pendampingan kepada daerah. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Hingga Oktober 2020, Sudah 2.788 Warga Riau Kena DBD
  • Ungkap Karaktermu, Gambar Wajah Wanita atau Rubah yang Pertama Dilihat?
  • Rossi Sebut Joan Mir Layak Jadi Juara Dunia MotoGP
  • Tanpa Tersangka, 49 Ribu Kubik Kayu Ilegal dari Rimbang Baling Diamankan
  • Diizinkan Fase 3, Vaksin Corona Sinovac Aman
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved