BREAKING NEWS :
Terkait Alih Fungsi Hutan Riau, Hari Ini KPK Panggil Dirut dan Komisaris Palma Satu
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:05 - Tingkatkan Kualitas Pengel...
09:04 - Syamsuar Optimis Produk UM...
21:17 - Gubri Bakal Wujudkan Riau ...
13:40 - Sebelum RUPS, Gubri Akan W...
10:18 - Garap Lahan di Luar HGU, D...
20:36 - Hibahkan Tanah untuk 56 Lo...
17:42 - Gubri Kecewa Banyak Warga ...
18:03 - Dispersip Riau Siapkan PAR...
12:43 - Pemprov Riau Kembali Adaka...
15:04 - Sekdaprov Riau: Pelantikan...
12:45 - Wujudkan Riau Green, Sekda...
11:08 - Gubri Syamsuar Terima Peng...
22:24 - Sekdaprov Riau Minta ASN y...
14:47 - Minimalisir Karhutla, Gubr...
14:18 - Gubri Harapkan 2020 Target...
06:22 - Tuai Kritik Pelantikan Kel...
21:26 - Gubri Berharap Generasi Mu...
17:13 - Rakor Gubernur Penghasil S...
13:24 - Wagubri Ungkap Kapan Gedun...
12:31 - Wagubri Apresiasi Penanama...
 
Sempat Terkendala, Wagubri Lihat Langsung Pengerjaan Jembatan Sail
Jumat, 06/12/2019 - 21:39:23 WIB

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Afrizal Nasution cek langsung pekerjaan pelebaran jalan dan  Jembatan Sail yang sempat terkendala karena lahan. 

Kehadiran orang nomor dua di Riau itu juga didampingi Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dadang Eko Purwanto dan Kabid Jalan dan Jembatan Yunnan Naris. 

"Pak Wagub ikut langsung mengecek di lapangan. Menanyakan sekaligus solusi penyelesaian, mengingat pekerjaan terkendala lahan," kata Yunnan, Jumat (6/12/2019).

Dijelaskan Yunnan, pekerjaan pelebaran dan jembatan tersebut sudah dipastikan tak tuntas pada akhir Desember ini. Alasannya, karena pelebaran sepanjang lima meter pada kiri kanan jalan di Daerah Milik Jalan (DMJ) diklaim milik masyarakat sekitar, meski sudah dibuktikan surat tanahnya, masuk DMJ. Tapi PUPR tetap mengkedepankan pengertian kepada masyarakat. 

"Masyarakat mengklaim, DMJ itu milik mereka. Surat tanahnya sudah kita tunjukan, sudah sesuai memang DMJ. Cuma bagaimana pun kita merasa tetap perlu dirundingkan bersama masyarakat. Inilah masalahnya kenapa lambat pekerjaanya selain faktor cuaca " jelas Yunan. 

Namun menurut Yunnan, persoalan lahan tersebut akhirnya sudah bisa diselesaikan. Hanya saja, dengan sisa waktu pekerjaan  kurang dari satu bulan, dipastikan proyek pekerjaan pelebaran dan jembatan Sail molor dari waktu ditentukan. 

"Diperkirakan akhir Desember ini baru 90 persen. Dengan alasan-alasan tadi, diberikan waktu tambahan 50 hari atau sampai Februari 2020 nanti," papar Yunnan di mediacenterriau.

Rekanan sendiri menurut Yunnan telah menyanggupi menuntaskan tambahan waktu pekerjaan tersebut. Bahkan rekanan meyakinkan, pekerjaan akan tuntas sebelum penambahan waktu 50 hari berakhir. 

Adapun untuk pelebaran jembatan Sail kiri kanan masing-masing lima meter. Begitu juga untuk pelebaran jalan, sementara panjangnya 40 meter. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Terkait Alih Fungsi Hutan Riau, Hari Ini KPK Panggil Dirut dan Komisaris Palma Satu
  • Hari Ini Ada Pemadaman Listrik Bergilir di Pekanbaru, Berikut Lokasinya
  • “Talks@Telkomsel”, Diskusikan Kesempatan bagi Talenta Anak Muda untuk Era 4.0
  • Tampil dengan Warna Matte Black, Yamaha Luncurkan Dua Skutik Edisi Khusus Xmax dan Aerox
  • Dinilai Tak Serius Tangani Karhutla, Kapolsek Teluk Meranti Pelalawan Dicopot
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved