BREAKING NEWS :
Fokus di Kampar dan Rohul, IM3 Ooredoo Akan Tambah BTS Tahun Ini
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

20:46 - Kerja Sama dengan Hotel Ar...
13:51 - Pemprov Riau Targetkan LKP...
12:43 - Seluruh Kadis Diminta Inov...
13:05 - Tingkatkan Kualitas Pengel...
09:04 - Syamsuar Optimis Produk UM...
21:17 - Gubri Bakal Wujudkan Riau ...
13:40 - Sebelum RUPS, Gubri Akan W...
10:18 - Garap Lahan di Luar HGU, D...
20:36 - Hibahkan Tanah untuk 56 Lo...
17:42 - Gubri Kecewa Banyak Warga ...
18:03 - Dispersip Riau Siapkan PAR...
12:43 - Pemprov Riau Kembali Adaka...
15:04 - Sekdaprov Riau: Pelantikan...
12:45 - Wujudkan Riau Green, Sekda...
11:08 - Gubri Syamsuar Terima Peng...
22:24 - Sekdaprov Riau Minta ASN y...
14:47 - Minimalisir Karhutla, Gubr...
14:18 - Gubri Harapkan 2020 Target...
06:22 - Tuai Kritik Pelantikan Kel...
21:26 - Gubri Berharap Generasi Mu...
 
Pengelolaan PI harus Ada Koordinasi Antar Pemerintah Daerah di Riau
Senin, 25/11/2019 - 12:31:51 WIB
 Forum Group Discussion (FGD) peran pemerintah daerah dan BUMD dalam pengelolaan Participacing Interest (PI) 10%
Forum Group Discussion (FGD) peran pemerintah daerah dan BUMD dalam pengelolaan Participacing Interest (PI) 10%
TERKAIT:

PEKANBARU - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau menggelar Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka peran pemerintah daerah dan BUMD dalam pengelolaan Participacing Interest (PI) 10% pada Wilayah Kerja (WK) Migas di Provinsi Riau, Senin (25/11/2019) siang di Hotel Pangeran.

"Sesuai dengan pasal 34 dan peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2004 tentang undang-undang hulu Migas dan gas bumi, mengamanatkan bahwa kontraktor wajib menawarkan PI 10 persen kepada BUMD," kata Kepala ESDM Provinsi Riau, Indra Agus Lukman dalam sambutannya.

Lanjutnya, pada pasal 34 ini, diikutsertakan BUMD dalam pengelolaan PI 10 persen, harus disertai oleh penyertaan modal 10 persen kepada K3S pengelola wilayah kerja Migas. Katanya lagi, PI ini bukanlah barang baru, karena PI sudah dimulai sejak tahun 2004.

"Beberapa daerah yang telah melaksanakan PI berdasarkan undang-undang ini diantaranya adalah Jawa Timur, Jawa Barat, serta Sumatera Selatan. Sumatera Selatan mempunyai kelebihan, mereka melaksanakan tanpa penyertaan modal tetapi mendapatkan bagian 5 persen dan ini yang semestinya dapat kita contoh," terangnya.

Katanya lagi, kalau dicermati, dalam Permen nomor 36 tahun 2017 tentang PI ini, tidak ada dijelaskan secara rinci pembagian. Dimana yang dinyatakan pembagiannya hanya kepada satu kabupaten 50 persen dan provinsinya juga 50 persen.

"Ketika masuknya lebih dari 50 persen, maka kembali lagi pada kesepakatan antar daerah dengan provinsi, "sebutnya.

Meskipun peranannya ada pada pemerintah provinsi untuk membagi, tetapi tidak demikian dengan Gubri Syamsuar. "Gubri mengaharapkan adanya permusyawaratan antar pemerintah daerah dengan pemprov dalam menentukan pembagiannya," tuturnya.

Penulis : Rivo Jaya
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Fokus di Kampar dan Rohul, IM3 Ooredoo Akan Tambah BTS Tahun Ini
  • Meranti Night Carnival Diwarnai Artis, Kuliner dan Penampilan Budaya
  • Satpol PP Inhu Gelar Apel Besar dan Teken Pakta Integritas
  • Polisi Amankan Dua Penyalur TKI Ilegal Pasca Tenggelamnya Kapal di Perairan Rupat
  • Bappebti Blokir 299 Domain Entitas Dagang Berjangka Ilegal
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved