BREAKING NEWS :
18 Pasien Positif Covid-19 di Kuansing dari Klaster Tahanan Jalani Isolasi di Aula Polres
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:04 - Mantan Narapidana Dilantik...
08:50 - Akibat Pandemi Covid-19, R...
13:10 - Pemprov Riau Butuh Kepasti...
16:22 - Pemprov Riau Sediakan Apli...
12:25 - Gubri Sebut Alokasi APBN R...
23:27 - Sudah Sepantasnya Riau Dap...
12:09 - Webinar AMSI, Gubri Papark...
11:07 - Di Bawah Rata-rata, Gubri ...
16:00 - Bahas Masalah Perkebunan d...
14:39 - Gubri Minta Seluruh Kepala...
13:38 - Gubri Usulkan Plt Bupati B...
11:29 - Gubri Kembali Akan Evaluas...
11:20 - Gubri Sebut Kasus Terkonfi...
18:51 - Tahniah Hari Jadi ke-63, B...
17:58 - Terapkan Protokol Kesehata...
13:30 - Tingkatkan Pertumbuhan Eko...
15:49 - Hadiri HUT ke-58 PWRI Riau...
06:15 - Gubri Apresiasi Program BP...
17:46 - 204 Pejabat Eselon IV Pemp...
13:01 - Riau harus Miliki SDM Ungg...
 
 
Wagubri Tegaskan Pecat ASN di Riau yang Terjerat Narkoba
Kamis, 21 November 2019 - 13:53:43 WIB

PEKANBARU - Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution yang mendengar kabar ada oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kabupaten Siak, terjerat kasus Narkoba dengan tegas mengatakan agar oknum tersebut dipecat.

"Harus dipecat. Masa ASN narkoba," kata Edy Nasution dikutip GoRiau.com, Kamis (21/11/2019), usai menghadiri acara di Istana Wakil Presiden RI, Jakarta.

Edy Nasution mengatakan, jika ada ASN yang masih terlibat narkoba, sama saja tidak mengindahkan instruksi Presiden RI Joko Widodo, yang sudah tegas memberantas narkoba.

"Masih banyak orang (ASN, red) yang baik dan pantas bekerja di pemerintahan. Itu sama saja penyakit yang harus disembuhkan di lingkungan pemerintah," ungkap Edy Nasution.

Menurut Edy Nasution, seharusnya ASN berlomba meraih prestasi dalam kinerja, bukan menjadi beban pemerintah dengan menggunakan narkoba. ASN digaji dari pajak yang dibayar rakyat, jangan nodai kepercayaan rakyat untuk hal yang tak memiliki manfaat.

"Saya tegaskan, untuk pemerintah kabupaten dan kota di Riau untuk segera melakukan tes urine. Jangan tebang pilih. Siapa yang positif menggunakan narkoba, langsung pecat," jelas Edy Nasution. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 18 Pasien Positif Covid-19 di Kuansing dari Klaster Tahanan Jalani Isolasi di Aula Polres
  • Janda Miskin Penderita Stroke Itu Tak Kuasa Tahan Tangis Saat Didatangi Polsek Kelayang
  • 18 Tambahan Kasus Baru Covid-19 di Kuansing, Seluruhnya dari Klaster Tahanan
  • Kalah Memalukan, Hotel Messi Cs Digeruduk Fans, Diteriaki Umpatan dan Caki Maki
  • Kasus DBD di Pekanbaru Capai 445 Kasus, Tinggal 2 yang Dirawat
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved