BREAKING NEWS :
Geger, Dua Beruang Muncul di Ladang dan Perumahan Warga di Kotogasib Siak
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
10:38 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
08:53 - Gubri Lantik 20 dari 24 Pe...
 
Pusat Bayar DBH Tahun Depan, Estimasi APBD Riau 2020 Naik Jadi Rp10 Triliun
Kamis, 21 November 2019 - 12:09:45 WIB

PEKANBARU - Pemprov Riau sudah mendapat kepastian dari pusat bahwa Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Riau triwulan IV tahun 2018 dan 2019 yang mengalami tunda salur akan ditranfer tahun depan.

Hal ini tentunya berdampak pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2020 diprediksi naik menjadi Rp10 triliun lebih dari tahun sebelumnya yang hanya Rp9,1 triliun lebih.

Padahal dikabarkan sebelumnya APBD Riau 2020 mengalami penuruan dengan estimasinya hanya Rp8 triliun lebih. Sebab angka itu belum masuk utang DBH pusat yang mengalami tunda salur.

"Setelah dikomunikasikan dengan pemerintah pusat ternyata tidak (turun APBD Riau)," kata Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie, Kamis (21/11/2019).

"Artinya ada komitmen pemerintah pusat untuk membayar tunda salur DBH triwulan IV tahun 2018 dan 2019 pada tahun depan, sehingga itu menjadi pendapatan di tahun 2020," jelasnya.

Namun Ahmad Syah Harrofie tidak bisa memastikan berapa tunda salur DBH Riau yang bakal dibayar pusat pada tahun depan.

"Komitmen itu sudah ada, sehingga apa yang diajukan di KUA-PPAS dan Ranperda APBD 2020 itu berimbang antara pemasukan dengan pembelanjaan," terangnya.

Disinggung soal estimasi APBD Riau 2020, mantan Penjabat Bupati Bengkalis ini menyatakan mencapai Rp10 triliun lebih. "(Pemasukan) Total semua termasuk DAK mencapai Rp10 triliun lebih. Tapi saya tak ingat rinciannya, kalau untuk pendapatan berkisar Rp7,9 triliun," ujarnya.

Dilansir cakaplah, Ahmad Syah menyatakan saat ini APBD Riau 2020 masuk tahapan pembahasan antara komisi dengan OPD di lingkungan Pemprov Riau.

"Setelah itu kembali pembahasan antara Banggar dengan TAPD, kemudian laporan APBD di paripurna. Kita harap mudah-mudahan sebelum 30 November sudah ketuk palu," harapnya.(*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Geger, Dua Beruang Muncul di Ladang dan Perumahan Warga di Kotogasib Siak
  • Hasil Swab Keluar, Satu Warga Ujung Batu Rohul Positif Covid-19, Kini Berada di Jakarta
  • Hadiri Rakor Penanganan Karhutla, Bupati Sukiman Imbau Antisipsi Dini Cegah Karhutla
  • Jauh dari Target, Dirut PGN Buka Data Progres Pembangunan Jargas
  • Nasihat Kapolri ke Taruna Akpol: Jangan Lupa Tolong, Maaf, Terima Kasih
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved