BREAKING NEWS :
Dulu Remehkan Corona, Presiden Brasil Kini Tertular Virusnya
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
10:38 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
08:53 - Gubri Lantik 20 dari 24 Pe...
 
Bankeu untuk Kecamatan dan Desa Rawan Kecurangan, Gubri Sebut Akan Awasi Bantuan
Jumat, 15 November 2019 - 23:26:45 WIB
Gubernur Riau Syamsuar (kiri) bersama Wagubri Edy Natar Nasution (tengah) dan Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie
Gubernur Riau Syamsuar (kiri) bersama Wagubri Edy Natar Nasution (tengah) dan Plh Sekdaprov Riau Ahmad Syah Harrofie
TERKAIT:

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau memberikan Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk seluruh kecamatan dan desa di Riau. Bantuan ini dinilai rawan terjadi kecurangan atau penyelewengan.

Hal tersebut juga tak dibantah oleh Gubernur Riau Syamsuar. Namun gubernur mempercayai masyarakat serta pihak terkait dapat mengawasi dana sebesar ratusan juta tersebut.

Syamsuar mengatakan bahwa penggunaan dana tersebut akan diawasi oleh Inspektorat, masyarakat, LSM, wartawan dan juga ada pengawasan dari lembaga penegak hukum.

"Tadi saya sampaikan kepada Camat dan Kepala desa bahwa sekarang diarahkan ke pencegahan, tapi jangan disalahartikan bahwa pencegahan dianggap kelonggaran," ucap Syamsuar, Jumat (15/11/2019) dikutip dari Cakaplah.

Orang nomor satu di Riau ini menegaskan bahwa jika ada yang menyelewengkan dana tersebut dirinya tidak segan-segan memproses bawahannya tersebut. "Akan saya proses dengan penegak hukum. Jadi pencegahan bukan berarti dibiarkan saja, ini akan tetap dikawal," tegasnya.

Lanjut Syamsuar, dirinya juga menuturkan bahwa saat ini sudah ada Peraturan Perundang-undangan (PP) yang baru tentang Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) yang berkaitan dengan Inspektorat.

"Inspektorat provinsi dan kabupaten akan diberikan kewenangan, bahkan Mendagri juga menegaskan jika ada kesalahan di tingkat kepala daerah, Mendagri langsung yang mengingatkan," tegasnya kembali.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan Bantuan Keuangan Khusus secara simbolis untuk 1.591 desa dan 166 Kecamatan di Provinsi Riau, Jumat (15/11/2019). Kecamatan akan mendapatkan bantuan sebesar Rp100 juta sedangkan desa menerima Rp200 juta. (*)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Dulu Remehkan Corona, Presiden Brasil Kini Tertular Virusnya
  • Sembilan Daerah di Riau Pilkada Serentak, Tak Satupun Koalisi Antara PAN-Golkar
  • PUPR Pekanbaru Koordinasi dengan Pemkab Kampar dalam Normalisasi Sungai Bintungan
  • Rush Kokoh di Puncak, Avanza Turun Tahta, Ini Penjualan Toyota Bulan Juni 2020
  • Tata Kelola Informasi Publik Pemprov Riau Masuk Peringkat Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved