BREAKING NEWS :
Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

11:17 - Pemprov Riau Gelar SKJ den...
20:02 - Dari 1.582 Desa/Kelurahan ...
13:48 - Pemprov Riau Tunggu Kepast...
08:34 - Tingkatkan Perekonomian, R...
07:24 - Meski Pandemi Covid-19, Ri...
13:47 - Pariwisata dan Indutri Saw...
11:57 - Gubri: Jalankan Tugas dan ...
12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
 
Gubri Beberkan Langkah-langkah Strategis Wujudkan Riau Bebas Asap
Selasa, 05 November 2019 - 15:51:47 WIB
  Gubernur Riau Syamsuar memberikan Kuliah UMUM di Universitas Riau. FOTO: Humas
Gubernur Riau Syamsuar memberikan Kuliah UMUM di Universitas Riau. FOTO: Humas
TERKAIT:

PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemrov) Riau akan melakukan langkah-langkah strategis untuk mewujudkan Riau bebas dari asap, diantaranya dengan pemetaan terhadap desa rawan bencana.

Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menyampaikan hal itu saat beri kuliah umum di FSIP Universitas Riau (UR), Selasa (5/11/2019) siang di gedung FSIP UR.

Katanya, Pemerintah Provinsi Riau sudah melakukan pemetaan pada desa yang rawan bencana, sebab sekarang desa rawan bencana yang terdaftar pada BPBD itu hanya 75 kecamatan dan 188 desa. "Padahal kalau dilihat dari kejadian pada tahun 2015, lebih daripada itu," kata Gubri.

"Oleh karena itu, kita perlu mengadakan pemetaan supaya nanti untuk melakukan antisipasi bencana dapat tepat pada sasaran," kata Gubri lagi.

Kemudian langkah yang sekarang dilakukan adalah inventarisasi kembali terhadap semua perizinan, baik perizinan kebun maupun hutan.

"Kenapa ini dilakukan, karena secara nasional, pemerintah pusat telah menetapkan agar Riau membuat kebijakan satu peta. Kebijakan ini harus dimasukkan semua dokumen perizinan," sebut Gubri.

Sambungnya, Pemprov Riau juga melibatkan perusahaan dalam inventori bersama yang dimonitori langsung oleh Satgas Pemprov Riau.

"Kemudian pemberdayaan masyarakat, tapi pemberdayaan masyarakat disini tidak hanya di lahan-lahan pertanian masyarakat tetapi juga di tempat yang berdekatan dengan kawasan hutan, baik hutan alam dan hutan lindung. Nantinya akan kita berdayakan masyarakat yang di dekat hutan tersebut untuk bisa menjadi penyanggah hutan, dan bisa dibuatkan ekowisata," terangnya.


Selain itu, untuk menanggulangi karhutla ini kita juga akan melibatkan dunia pendidikan terhadap guru, dosen dan mahasiswa supaya melakukan belajar kerja nyata dengan mensosialisasikan bahayanya kebakaran hutan/membakar hutan dalam membuka lahan.

Selanjutnya, menerapkan sistem informasi teknologi dalam mengetahui letak titik hotspot yang ada di lapangan dan sekaligus bisa melihat Satgas yang melakukan kerja di lapangan.

"Dan nantinya juga akan ada penetapan status siaga darurat lebih cepat, kalau terlambat ini juga akan berpengaruh terhadap penanganan kebakaran hutan yang terjadi,"jelasnya.

Serta akan melakukan penegakan hukum dengan tegas terhadap para pelaku pembakaran hutan dan lahan (Karhutla), baik dari perorangan dan maupun koorporasi.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Blue-E, Smart Card yang akan Gantikan Buku KIR
  • Ingin Jadi Boneka Ken, Remaja Pria Ini Dandan 4 Jam Sebelum Berangkat Sekolah
  • Fakultas Hukum UIR Terima Kunjungan Bawaslu Pekanbaru
  • Pemprov Riau Telah Salurkan BLT Covid-19 ke 11 Kabupaten dan Kota
  • Temukan Aplikasi Ini di HP Mu? Buruan Hapus Kalau Tak Mau Diserang Malware
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved