BREAKING NEWS :
Trump Hapus Perlindungan Hukum Medsos
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:00 - Walaupun New Normal, Check...
12:13 - Pemprov Bakal Libatkan IDI...
12:16 - Gubri Sidak ke Sejumlah OP...
15:19 - Antisipasi Lonjakan Kasus ...
15:19 - Tiga Daerah di Riau Masuk ...
18:14 - Dukung PSBB, Enam daerah d...
16:28 - Pantau Pelaksanaan PSBB Du...
14:30 - Pemprov Riau Salurkan Bant...
13:45 - Pemprov Riau Terbitkan SE ...
12:49 - Gubri Serahkan Bantuan Log...
12:31 - Pemprov Riau Terima Bantua...
12:16 - Sambut Idul Fitri, Gubri R...
10:49 - Gubri Minta Masyarakat Pat...
15:01 - Pemprov Riau akan Lakukan ...
14:49 - Pemprov Riau Tanggapi Seri...
09:47 - Pemprov Riau Realokasi APB...
19:02 - Soal PSBB Seluruh Riau, Pe...
18:54 - Pemprov Riau Beri Sembako ...
14:27 - Pemprov Riau Hanya Ajukan ...
15:03 - Serahkan Secara Langsung, ...
 
Gubri Sebut Riau Masih Siaga Darurat Karhutla hingga 31 Oktober 2019
Rabu, 16 Oktober 2019 - 15:53:11 WIB

PEKANBARU - Meski sudah diguyur hujan dan dibantu hujan buatan, kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau masih belum hilang seluruhnya.

Sebab itu, usai melaksanakan rapat koordinasi antisipasi terjadinya gangguan saat pelantikan Presiden, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengatakan terkait karhutla ia sudah menyampaikan kepada Walikota/Bupati serta Forkopimda se-kabupaten/kota Riau untuk selalu mencermati terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Terutama pada upaya pencegahan, penyuluhan kepada masyarakat dan sekaligus juga mengendalikan agar kebakaran hutan yang masih ada di Riau saat ini jangan sampai meluas," katanya Rabu (16/10/2019) siang di Hotel Grand Central Pekanbaru.

"Alhamdulillah titik api di Riau saat ini sudah tidak terlalu banyak. Tetapi kalau kita lihat saudara-saudara kita yang ada di Jambi dan Sumsel titik api masih banyak dan meluas. Kita khawatir nantinya angin berhembus lagi ke sini (Riau) dan akibatnya Riau bisa diselimuti asap kembali," sebut Gubri.

Oleh sebab itu, lanjutnya, Riau masih dalam status siaga darurat karhutla hingga tanggal 31 Oktober 2019. Ini mengingat kemungkinan buruk bisa saja terjadi. Tapi untuk saat ini cuaca udara Riau masih tetap aman.

Gubri menegaskan Satgas provinsi sudah melakukan imbauan kepada seluruh Bupati/Walikota, Kodim, Dandim Polres di Riau untuk dapat selalu memberikan penyuluhan kepada masyarakat supaya jangan terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan.

"Harapan saya semoga kedepannya kebakaran hutan dan lahan yang sudah terus terulang selama 22 tahun di Provinsi Riau ini tidak terjadi lagi di tahun-tahun selanjutnya," tutupnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Trump Hapus Perlindungan Hukum Medsos
  • Laboratorium Biomolekuler RSUD Arifin Achmad sudah Terima Hampir 6.000 Sampel
  • Menpan Keluarkan SE, PNS Lanjut Kerja dari Rumah hingga 4 Juni
  • Sukseskan New Normal, Polda Riau akan Libatkan 1.131 Personel
  • Lagi, Citilink Indonesia Stop Sementara Penerbangan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved