BREAKING NEWS :
1.285 Petugas PPDP Jalani Rapid Test, Hasilnya Ada yang Reaktif
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

11:57 - Gubri: Jalankan Tugas dan ...
12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
10:38 - 20 Pejabat Eselon II Pempr...
 
Premium Langka di Pekanbaru, Gubri Akan Pertanyakan ke Pertamina
Selasa, 15 Oktober 2019 - 16:34:15 WIB

PEKANBARU - Terkait langkanya Premium di Pekanbaru, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar akan memanggil PT Pertamina untuk mempertanyakan mengapa Bahan Bakar Minyak (BBM) yang berjenis Premium ini kosong di sejumlah SPBU di  Pekanbaru.

Saat ditanya awak media, Selasa (15/10/2019) Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar menyampaikan ia akan coba mengecek terkait langkanya BBM (Premium) ini. Apa kendalanya hingga Premium di sebagian wilayah Pekanbaru sulit dicari.

Ketika ditanyai awak media tentang langkanya Premium di Pekanbaru, Gubri sempat bingung karena Gubri belum mendapatkan laporan tentang kelangkaan Premium di Pekanbaru.

"Nanti kami akan coba menghubungi pihak PT Pertamina melalui via telephone dan menanyaka untuk memastikan supplay Premium ada apa tidaknya," kata Gubri di Hotel Pangeran, Selasa (15/10/2019).

Salah seorang warga Ade yang tinggal di Jalan Jenderal Pekanbaru mengatakan bahwa saat ini ia susah untuk mencari Premium di SPBU. Padahal premium harganya lebih murah dari BBM lainnya.

Ade juga menjelaskan bahwa dia jadi sering mengisi BBM di tempat jualan minyak ketengan. "Karena selain Premium murah saya juga merasa takut buat ganti-ganti BBM," tukasnya.

"Nanti kalau udah biasa ngisi BBM seperti Pertalite/Pertamax, pas uang kritis isi BBM premium motor jadi mampet mogok. Kebanyakan motor gitu," ungkapnya.

"Saya berharap semoga pemerintah bisa dapat cepat mengatasi kelangkaan BBM Premium ini. Karena masyarakat golongan menengah ke bawah sangat membutuhkan ini," tutupnya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • 1.285 Petugas PPDP Jalani Rapid Test, Hasilnya Ada yang Reaktif
  • Kabupaten Inhu Kembali Rawat Satu PDP, Total 29 Pasien
  • Bawa 15 Kg Sabu, Dua Orang Kurir Jaringan Internasional Terancam Hukuman Mati
  • Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Amril Mukminin, Indra Gunawan Eet Tegaskan Tak Pernah Terima Uang Ketok Palu
  • Launching Kampung Tangguh Nusantara, Kapolres Inhu: Masyarakat Bisa Atasi Masalah Sendiri
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved