BREAKING NEWS :
Bermodal Lencana Plastik, Pria Lampung Ngaku Anggota BIN dan Tipu Warga Pekanbaru
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

13:47 - Pariwisata dan Indutri Saw...
11:57 - Gubri: Jalankan Tugas dan ...
12:46 - Gubri Berikan Penghargaan ...
14:13 - Gubri: Roro Dumai - Malaka...
18:35 - Hari Ini Pemprov Riau Kiri...
12:49 - Aset Pemprov Riau Jadi Cat...
19:27 - Banyak Jalan Rusak, Pempro...
07:50 - Pemprov Riau Raih WTP 6 Ka...
15:21 - Gesa Infrastruktur, Gubri ...
14:39 - Wagubri Akui di New Normal...
10:01 - ASN Riau Dituntut Tetap Di...
14:18 - Gubri Yakin Sosmed Ampuh S...
15:27 - Wagubri: Masih Banyak Peny...
12:43 - Ahmad Syah Harrofie Resmi ...
20:43 - Gubri Sambangi Kantor Bada...
07:08 - Ini Paparan Wagubri Tentan...
13:48 - Lantik Eselon II Berbagai ...
11:10 - Inilah Rekam Jejak 20 Peja...
14:22 - Gubri Tegaskan Pejabat Bar...
12:17 - Empat PTP Pemprov Riau Aka...
 
Tidak Main-main, Bekraf RI Ungkap 7 Persen Ekonomi Indonesia Ada di Sektor Ekonomi Kreatif
Selasa, 15 Oktober 2019 - 15:14:32 WIB
 Gubri H Syamsuar saat menjemput kedatangan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).
Gubri H Syamsuar saat menjemput kedatangan Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf).
TERKAIT:

PEKANBARU - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) menggelar sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 142 tahun 2018 tentang Rencana Induk Pengembangan Ekonomi Kreatif Nasional tahun 2018 - 2025, Selasa (15/10/2019) siang di Hotel Pangeran Pekanbaru.

Acara ini dihadiri oleh masing-masing perwakilan provinsi serta kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Diantaranya ada Perwakilan dari Kalimantan Utara, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, seterusnya Sumatra Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkalis, dan juga Aceh.

Gubernur Riau (Gubri), Syamsur dalam sambutannya mengatakan dengan ekonomi kreatif ini, dia yakin dan percaya ke depannya akan menjadi pilar yang besar dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

"Karena kita ketahui bersama, kita tidak bisa selalu bertumpu kepada migas dan juga tidak bisa selalu merasa nyaman dengan apa yang telah kita terima pada masa kini. Maka dari itu kita harus ada penetrasi produk-produk ekonomi terbaru agar bisa meningkatkan perekonomian kita secara berkelanjutan dimasa yang akan datang," jelasnya.

Oleh karena itu, dia mengajak jadikan sosialisasi ini sebagi langkah yang efektif untuk menambah pengetahuan bersama. Terutama bagi pelaku-pelaku ekonomi kreatif.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI, Triawan Munaf juga mengatakan bahwa untuk mewujudkan ekonomi kreatif ini peranan Gubernur saja tidak cukup, harus ada peranan dari daerah juga.

"Ekonomi kreatif yang dimiliki Indonesia ini tidak main-main. Sekarang kita sudah memiliki UU tentang ekonomi kreatif, kita juga sudah memiliki induk ekonomi kreatif, dan juga sudah memiliki satu Conferensi Dunia yang diinsiasi oleh Indonesia sekaligus diakui oleh PBB. Dengan ini semua kita bisa menancapkan kepemimpinan kita di ekonomi kreatif di dunia," katanya.

Selain itu, katanya, kontribusi ekonomi kreatif kepada PDP tumbuh dengan sangat pesat. Di setiap tahunnya ada peningkatan Rp 100 triliun.

"Dan di Dunia, proporsi yang paling besar ekonomi kreatif di negaranya adalah Amerika. 11 persen dari ekonominya adalah ekonomi kreatif. Selajutnya Korea Selatan, 9 persen dari ekonominya adalah ekonomi kreatif," ujarnya.

Untuk yang ketiga adalah Indonesia. Untuk sekarang 7 persen dari ekonomi Indonesia adalah ekonomi kreatif. "Semoga ke depannya bisa tambah meningkat," bebernya.

Penulis : Rivo Wijaya
Editor : Yusni Fatimah



Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Bermodal Lencana Plastik, Pria Lampung Ngaku Anggota BIN dan Tipu Warga Pekanbaru
  • Real Madrid Bisa Juara La Liga Spanyol Lebih Cepat
  • Rekor di Dunia, Amerika Catatkan 68 Ribu Kasus Baru dalam Sehari
  • Pendaftaran Mahasiswa Baru PCR Jalur Beasiswa Bidikmisi Pemprov Riau Diperpanjang hingga 15 Juli
  • Trik Mudah Memilih Alpukat yang Sudah Matang
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved