www.halloriau.com
BREAKING NEWS :
Diskes Pekanbaru Diminta Lebih Maksimal Sosialisasikan Vaksin Covid-19
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
Tinjau Lokasi Budidaya di Kampar, Gubri Bertekad Jadikan Patin Riau Primadona Dunia
Minggu, 29 September 2019 - 09:52:55 WIB
Gubri Syamsuar melihat langsung proses salai Ikan Patin.
Gubri Syamsuar melihat langsung proses salai Ikan Patin.

KAMPAR - Sebelum mempromosikan ikan patin yang terkenal di Kabupaten Kampar, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar, melihat langsung bagaimana kondisi masyarakat yang melakukan budidaya ikan patin di Desa Koto Masjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Sabtu (28/9/2019).

Syamsuar memanfaatkan waktu sengangnya meninjau budidaya ikan patin dan pembuatan pakan ikan mandiri di Kabupaten Kampar, didampingi Bupati Kampar Catur Sugeng, Sekdakab Kampar, Kepala Dinas PUPR Dadang Eko Purwanto, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Herman Machmud, Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Holikutura Ferry HC, dan Kepala Biro Humas, Protokol dan Kerjasama Firdaus.

Setelah ia meninjau langsung ke kolam budidaya ikan patin, selain ilmu, Syamsuar juga melihat adanya peluang ikan patin di Kabupaten Kampar menjadi komoditas ekspor. Sebab, ikan patin yang ada di Provinsi Riau memiliki kualitas yang bagus sampai ikan patin yang perlu adanya peningkatan kualitas.

"Saya sudah berbicara di Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, bagaimana ikan patin di Riau menjadi komoditas ekspor di masa yang akan datang. Kalau komoditas ekspor harganya lebih bagus dan masyarakat lebih sejahtera," kata Syamsuar kepada Wartawan, usai meninjau sejumlah kolam patin yang dipanen dan akan dikirim ke Sumatera Utara sebanyak 15 ton.

Untuk memenuhi standar dan kualitas ekspor, dikatakan Syamsuar, tugas pemerintah daerah dan pusat saling bersinergi untuk menjadikan ikan patin di Riau menjadi komoditas ekspor. Apalagi, dengan adanya RoRo Dumai - Malaka, bisa menjadi pintu gerbang ekspor dari Riau (Indonesia) ke Malaysia.

"Petani budidaya ikan patin di Riau, juga harus membagi kolamnya, mana yang diperuntukkan untuk ekspor dan konsumsi lokal. Sehingga, kita bisa tahu jumlahnya yang akan dipanen setiap harinya sesuai dengan kolam yang sudah ditentukan kedepannya," ungkap Syamsuar.

Ia juga berharap, petani ikan di Riau serius dan menekuni usahanya. Bukan, karena hanya ingin mencari keuntungan semata. Tapi, bagaimana dengan adanya kolam ikan ini, memiliki dampak positif bagi masyarakat lainnya.

"Apalagi, ikan patin salai (ikan yang diasap, red), juga bisa menjadi buah tangan bagi pelancong yang datang ke Riau dari seluruh nusantara dan luar negeri. Hal ini akan menjadi perhatian kita bersama, bagaimana ke depannya ikan patin di Riau menjadi primadona dunia dan nusantara," jelasnya. (Adv)


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

BERITA TERKAIT    
Kepala Badan Kepegawaian Daerah Riau, Ikhwan Ridwan Jabatan Masrul Kasmy Berakhir 15 Januari, Gubri Akan Tunjuk Pj Sekdaprov
Gubri Syamsuar dan istri di sebuah acaraKetika Gubri dan Istri Sembuh dari Covid-19 Setelah Dirawat 23 Hari di Rumah Sakit
Gubernur Riau SyamsuarTim Dokter Belum Bolehkan Gubri Terima Tamu
  Gubri, H SyamsuarGubri Minta OPD Buat Laporan Tertulis Kinerja 2020
dr Indra YoviGubri Tunggu Kebijakan Tim Dokter untuk Kembali Beraktivitas
IlustrasiLewat Indra Yovi Gubri Berpesan: Covid-19 Itu Ada, Lihat Buktinya

BERITA LAINNYA    
IlustrasiDiskes Pekanbaru Diminta Lebih Maksimal Sosialisasikan Vaksin Covid-19
Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi SadikinMenkes Budi Gunadi: Masyarakat dan Pemerintah Harus Kerja Keras Tekan Laju Covid
IlustrasiSudah Ditetapkan, 4 Daerah di Riau Usulkan Pelantikan Bupati dan Walikota Terpilih
  IlustrasiPekanbaru Berpotensi Hujan pada Sore Hari Nanti
ilustrasiRamalan Zodiak Keuangan 27 Januari 2021, Gemini Dapat Rezeki Nomplok, Scorpio Batasi Pengeluaran
Anggota KPU Provinsi Riau, Firdaus SH (paling kiri) mengikuti sidang pemeriksaan pendahuluan MK secara Daring di Gedung Grand Mercure Jakarta. 
KPU Riau Dampingi 5 Daerah di Persidangan MK
Komentar Anda :

 
 
 
Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
     
Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
    © 2010-2021 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved