BREAKING NEWS :
Polres Rohil Kembali Salurkan Zakat Profesi
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

22:07 - Pemprov Riau Bayar Setenga...
17:26 - Gubri akan Perpanjang Masa...
17:45 - Jelang New Normal, Pemprov...
15:09 - Ketua RT/RW di Riau Dimint...
14:00 - Pemprov Riau Ikuti Upacar...
13:32 - Tinjau Persiapan Penerapan...
12:29 - DBH 2018 Sudah Diterima, P...
15:00 - Walaupun New Normal, Check...
12:13 - Pemprov Bakal Libatkan IDI...
12:16 - Gubri Sidak ke Sejumlah OP...
15:19 - Antisipasi Lonjakan Kasus ...
15:19 - Tiga Daerah di Riau Masuk ...
18:14 - Dukung PSBB, Enam daerah d...
16:28 - Pantau Pelaksanaan PSBB Du...
14:30 - Pemprov Riau Salurkan Bant...
13:45 - Pemprov Riau Terbitkan SE ...
12:49 - Gubri Serahkan Bantuan Log...
12:31 - Pemprov Riau Terima Bantua...
12:16 - Sambut Idul Fitri, Gubri R...
10:49 - Gubri Minta Masyarakat Pat...
 
Gubri Tegaskan Polda Riau akan Tangkap Siapa yang Menanam di Lahan Terbakar
Minggu, 22 September 2019 - 08:53:01 WIB

PEKANBARU - Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi, menegaskan kepada bupati dan walikota se Provinsi Riau, agar kepala desa (kades), lurah dan camat, menginventarisir lahan yang terbakar tahun ini. Karena, Kapolda Riau Irjen Pol Widodo Eko akan menangkap siapa saja yang menanam di lahan yang terbakar tahun ini.

"Saat rapat dengan Presiden RI Joko Widodo kemarin, bersama bupati dan walikota telah disepakati. Semua tanah (lahan, red) yang terbakar tahun ini diinventaris oleh kades, lurah, dan camat," kata Syamsuar kepada Wartawan, Minggu (22/9/2019).

Setelah diinventaris kades, lurah, dan camat, ditegaskan Syamsuar, untuk koordinasi dan menyerahkan berkas tersebut ke Kapolsek atau Kapolres untuk ditindaklanjuti.

"Jangan pulak sempat keluar SKT (Surat Keterangan Tanah), di lahan yang terbakar. Sempat ada yang mengeluarkan kita tindak tegas. Hal ini kami serius jangan lalai," ungkap Syamsuar.

Hal ini ditegaskan Syamsuar, harus menjadi perhatian bersama. Bukti keseriusan Pemerintah Provinsi Riau, dikatakan Syamsuar, telah terbentuk Tim Terpadu Penertiban Penggunaan Kawasan/Lahan Secara Ilegal di Provinsi Riau, berdasarkan keputusan Gubernur Riau Nomor: Kpts.911/VIII/2019, 2 Agustus 2019.

"Tentunya dalam hal ini kades, lurah dan camat, tahu siapa pemilik lahan yang terbakar tersebut. Karena data surat kepemilikan tanah awalnya diurus tingkat desa dan kelurahan atau kecamatan," ujar Syamsuar.

Dengan inventaris lahan ini, Syamsuar berharap persoalan karhutla tidak terulang lagi tahun depan di Bumi Lancang Kuning ini. Karena tugas pemerintah daerah itu mensejahterakan masyarakat, melalui pemberdayaan masyarakat.

"Pemberdayaan masyarakat bukan melulu tanaman sawit, banyak tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat mensejahterakan masyarakat. Contohnya, belum lama ini di Kecamatan Pusako, Kabupaten Siak, saya menghadiri penanaman perdana tanaman kopi di lahan TORA (Tanah Objek Reforma Agraria," jelas Syamsuar. (Adv)

Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Polres Rohil Kembali Salurkan Zakat Profesi
  • Honda Raih Penghargaan Marketing Continuity Brand
  • Suzuki Bakal Luncurkan Mobil Murah untuk Indonesia di Era New Normal, Ini Bocorannya
  • Tim Polri Pimpinan Brigjen Ferdy Sambo Berhasil Ungkap Peredaran Narkoba 6,92 Ton
  • Melintas di Tengah Kota Pekanbaru, Kendaraan Bertonase Besar akan Ditilang
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved