BREAKING NEWS :
Trafik Melonjak, WhatsApp Batasi Video di Status Jadi 15 Detik
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

12:02 - Jangan Bergantung ke Pusat...
10:46 - Pemprov Riau, Forkopimda h...
15:33 - Pemprov Riau Usulkan Labke...
14:11 - Gubri Larang Seluruh Masya...
13:48 - Angka ODP di Riau Tembus 1...
09:21 - Gubernur Riau: Rapid Test ...
16:29 - Gubri Berharap Pandemi Cor...
14:19 - Presiden Instruksikan Daer...
07:29 - Riau Siaga Darurat Virus C...
17:13 - Pemprov Riau Himbau Masyar...
15:22 - Riau Perpanjang Status Sia...
14:33 - Gubri Ajukan 6.000 Alat Ra...
13:39 - Besok, Gubri Akan Video Co...
12:09 - Cegah Penyebaran Corona, G...
11:25 - ODP Covid-19 di Riau Meni...
15:07 - Gubernur Riau Tinjau Gedun...
11:39 - Antisipasi Pandemi Virus C...
12:09 - Bersiap Hadapi Ramadan, Gu...
18:30 - Gubri Akan Ajukan Pembuata...
14:02 - Riau Siapkan Rp 11 Milliar...
 
Solusi agar Tak Ada Lagi Pembakaran Lahan, Tahun Depan Gubri Siapkan Alat Berat Excavator
Senin, 16/09/2019 - 20:06:00 WIB

PEKANBARU - Tahun depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berencana akan menyiapkan peralatan, yakni alat berat excavator terkait upaya Satgas Karhutla dalam pencegahan kasus pembakaran lahan. Tujuan sebagai solusi atau jalan keluar untuk masyarakat. 

Menurut Gubernur Riau, Syamsuar, di Pekanbaru, Senin (16/9/2019) tadi, rencana persiapan peralatan alat berat excavator ini sebagai bentuk pencegahan membuka lahan secara instan atau membakarnya. 

"Persiapan alat ini sebagai bentuk solusi jalan keluar yang baik bagi masyarakat agar menghentikan pembakaran lahan secara instasn (cepat,red)," ucap Syamsuar. 

Lebih lanjut, Syamsuar menyebut alat berat ini bagian utama dalam salah satu cara solusi menghindari terjadinya dampak asap saat ini. Khusus masyarakat yang memiliki lahan di wilayah Provinsi Riau, ke dapan tidak lagi membuka lahan dengan secara instan (membakar,red).

"Rencana persiapannya ini untuk tahun 2020. Namun, saat ini alat escavator belum ada masih lagi kita diupayakan. Jadi besok tidak ada lagi yang membakar lahan," sambung Syamsuar.

Sementara itu, bantuan helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat, sejauh ini telah memcapai tujuh unit guna memudahkan proses pencegahan dan pemadaman api melalui udara di lokasi kebakaran lahan. 

"Selain itu, ada juga pesawat hercules dan Cassa yang dalam operasionalnya untuk modifikasi cuaca dengan membuat hujan buatan di wilayah Riau. Ini masih berlanjut di lapangan," kata Syamsuar. 

Penulis : Helmi 
Editor : Fauzia


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Trafik Melonjak, WhatsApp Batasi Video di Status Jadi 15 Detik
  • Jika Pekanbaru Lockdown, Kebutuhan Pokok Dipastikan Aman
  • Beda Israf dan Tabdzir
  • PGN Pastikan Pasokan Gas ke Sektor Kelistrikan Aman
  • Azuan Helmi: Jika Diterapkan, Darurat Sipil Berpotensi Timbulkan Keributan dan Pelanggaran HAM
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2020 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved