BREAKING NEWS :
Kadispora Riau Resmikan Kodai Kopi Hasil Kerjasama Bakayu Art dengan PPI
Otonomi
Pekanbaru | Dumai | Inhu | Kuansing | Inhil | Kampar | Pelalawan | Rohul | Bengkalis | Siak | Rohil | Meranti
 
+ INDEX BERITA

15:31 - Sensus Penduduk Harus Dima...
17:44 - Gubri Keluarkan SK Bansos ...
08:34 - Cegah dan Atasi Karhutla, ...
13:20 - Kunjungan Presiden Jokowi ...
17:08 - Ini Kata Gubri Terkait Per...
16:04 - Gubri Sampaikan 5 Misi dan...
17:05 - Pertumbuhan Ekonomi Menuru...
13:14 - Dana Tak Cukup, Pembanguna...
13:52 - Wagubri: Dana Desa Bisa Te...
12:08 - Seluruh Biro Dituntut Ting...
15:43 - Edwar Sanger: BNPB Proses ...
11:56 - Gubri Resmi Canangkan SP O...
16:58 - Gubri Paparkan Persoalan I...
10:33 - Pemprov Riau akan Kirimkan...
21:51 - Sekdaprov Riau Bangun Sine...
18:38 - Empat Bupati dan Walikota ...
18:18 - Gubernur Riau dan Kapolda ...
16:19 - Provinsi Riau Raih Predika...
06:13 - Besok, Gubri Tetapkan Stat...
19:40 - Tak Ada Hambatan, Kegiatan...
 
Perubahan APBD Riau 2019; Pemprov Anggarkan Rp200 Juta untuk Masing-masing Desa
Kamis, 22/08/2019 - 13:35:37 WIB
Gubernur Riau Syamsuar beri keterangan usai rapat paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan (PNPK) Raperda tentang perubahan APBD Provinsi Riau 2019
Gubernur Riau Syamsuar beri keterangan usai rapat paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan (PNPK) Raperda tentang perubahan APBD Provinsi Riau 2019
TERKAIT:

PEKANBARU - Dalam rapat paripurna Penyampaian Nota Pengantar Keuangan (PNPK) Raperda tentang perubahan APBD Provinsi Riau 2019, banyak yang menjadi fokus Pemerintah Provinsi Riau. Termasuk dalam hal membangun perkembangan dan pertumbuhan wilayah, juga mengenai pergeseran anggaran.

"Dalam nota tadi, fokus kegiatan kita pada pergeseran anggaran. Ada yang belum dianggarkan, serta anggaran baru sesuai dengan misi - misi kami," ucap Gubernur Riau Syamsuar kepada halloriau.com, Kamis (22/8/2019) usai rapat paripurna di kantor DPRD Riau.

Menurut Syamsuar, visi misinya yang nantinya masuk dalam anggaran APBD perubahan Riau 2019 diantaranya, bantuan keuangan untuk anggaran desa dan kecamatan. Selain itu juga ada anggaran yang belum dianggarkan yakni PPLP.

"Anggaran desa ini besarnya Rp200 juta per desa. Ini sudah masuk dalam anggaran perubahan," sebut Syamsuar.

Kata Syamsuar, anggaran perubahan ini dapat terjadi apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum anggaran. Keadaan yang menyebabkan harus dilakukanya pergeseran anggaran antar organisasi.

"Selain itu, keadaan yang menyebabkan Silpa tahun anggaran sebelumnya harus digunakan dalam anggaran yang berjalan. Keadaan darurat dan keadaan luar biasa," jelasnya.

Penulis : Helmi
Editor : Yusni Fatimah


Jika Anda punya informasi kejadian/peristiwa/rilis atau ingin berbagi foto?
Silakan SMS ke 0813 7176 0777
via EMAIL: redaksi@halloriau.com
(mohon dilampirkan data diri Anda)

 
Berita Lainnya :
  • Kadispora Riau Resmikan Kodai Kopi Hasil Kerjasama Bakayu Art dengan PPI
  • Polda Riau Tanam Seribu Pohon di SPN
  • EMP Malacca Strait SA Latih Warga Tiga Desa untuk Buat Pangan Sagu Olahan
  • Beli Honda di Showroom Event HSH, Bebas Biaya dan Banyak Hadiahnya
  • Layanan Honda Care, Solusi Menyenangkan saat Motor Mogok di Jalan
  •  
    Komentar Anda :

     
    Eksekutif : Pemprov Riau Pekanbaru Dumai Inhu Kuansing Inhil Kampar Pelalawan Rohul Bengkalis Siak Rohil Meranti
    Legislatif : DPRD Pekanbaru DPRD Dumai DPRD Inhu DPRD Kuansing DPRD Inhil DPRD Kampar DPRD Pelalawan DPRD Rohul
    DPRD Bengkalis DPRD Siak DPRD Rohil DPRD Meranti
         
    Management : Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik Wartawan | Visi dan Misi
        © 2010-2019 PT. METRO MEDIA CEMERLANG (MMC), All Rights Reserved